Ayo Berkebun (Nabung) Saham – ANS

Bayangkan 1 sampai 100 adalah sebidang tanah luas yang telah di petak petakan. Dimana Petak 1 sampai 10 (blok kuning) adalah tanah milik kita dan kita berencana menanam setiap petak dengan 1 jenis pohon buah (berkebun).

Sebelum kita menanam, kita sudah memiliki rencana bagaimana dan apa tujuan kita berkebun.
* Bahwa kita akan menanam setiap petak tanah milik kita dengan 1 bibit pohon.
* Bahwa ketika pohon tersebut tumbuh dan sudah berbuah, kita bisa menikmati buahnya, atau kita bisa jual pohonnya dengan target keuntungan 50%
* Bahwa semua hasil dari pohon yang terjual akan kita gunakan uang nya untuk membeli petak baru untuk ditanami dengan bibit baru.

Petak & Bibit : ini bisa kita ibaratkan dengan Emiten
Buah : ini bisa kita ibaratkan dengan Dividen

Jika misalnya kita sudah memutuskan baru akan menjual pohon dengan keuntungan 50% maka sebelum terjual, kita bisa menikmati buah nya.
Jika kita anggap modal 1 petak tanah + Bibit adalah 1 Juta Rupiah, maka modal 2 petak sawah itu adalah 2 Juta Rupiah.
Ketika terjual nanti (entah kapan, esok itu mistery) maka kita akan mendapatkan uang 3 Juta Rupiah. Dan dengan uang 3 Juta Rupiah itu kita bisa membeli dan menanam 3 petak dan bibit baru.


Menjual 2 Pohon = Menanam 3 Bibit Baru

Ilustrasi 2

Dengan menjual 2 Pohon yang sudah jadi, artinya kita bisa membeli dan menanam 3 petak tanah baru (lihat ilustrasi)
* Jika kita akhirnya berhasil menjual 10 Pohon yang kita tanam diawal, maka kita kini bisa membeli dan menanam 15 petak tanah baru
* Jika 10 pohon itu baru bisa terjual setelah 10 bulan dan selama masa tunggu itu kita bisa mendapatkan uang 100 Ribu dari kegiatan lagi (bukan menunggu kebun) setiap bulannya. maka setelah 10 bulan kita bisa memiliki uang 1 juta rupiah lagi dari hasil bukan jual pohon atau jual buah. Inilah Menabung atau Berinvestasi.

Maka di akhir bulan ke 10, dengan asumsi semua pohon bisa terjual, kita jadi memiliki uang sebanyak 15 juta (1.5 juta * 10 Pohon) ditambah 1 juta rupiah dari penghasilan lain sehingga total kita memiliki 16 Juta (bisa buat beli 16 petak tanah baru)


Menjual 10 Pohon + 1 juta penghasilan lain = Menanam 16 Bibit Baru

Ilustrasi 3

Inilah Konsep dasarnya, Jual 2 Beli 3, jual 10 beli 15,
Jangan ditunggu, tapi terus bergerak.

Jika 10 jenis pohon baru bisa terjual dalam waktu 10 bulan, maka kita berusaha memperbanyak jenis pohonnya. Agar kita memiliki lebih banyak jenis pohon untuk bisa di jual.

Semakin banyak jenis pohon, semakin cepat waktu yang diperlukan untuk menjual 10 Jenis pohon.
Yang awalnya 10 jenis pohon baru bisa terjual dalam waktu 10 bulan (karena keterbatasan pilihan) maka kedepannya dengan semakin banyak pilihan, menjual 10 jenis pohon mungkin hanya butuh waktu 8 bulan, kemudian 6 bulan, kemudian 4 bulan kemudian 2 bulan seiring dengan banyaknya jenis pohon kita.

Pohon adalah Emiten
Buah adalah Dividen

Tugas selanjutnya adalah berusaha memilih bibit yang baik. berusaha menanam pohon yang baik. yang cepat tumbuh dan pasti berbuah.

sebagai seorang yang tidak mengerti Teknikal ataupun Fundamental, gue hanya mengandalkan Uang Dingin & Kesabaran. Tapi mengerti lah kulit kulitnya. cuma PBV DER ROE & Dividen. Di dunia dagang tiap hari gue juga menghadapi hitungan yang sama, cuma beda di istilah aja.
Memilih Bibit yang menurut gue baik, baca di : https://kakdr.com/easy-way-kakdr-way-bagian-2-basic-strategy/

Tetapi karena sadar diri cuma ngerti kulit, maka gue berusaha mencari pengamanan tambahan buat kebun gue, seperti berupa Dividen Rutin (buah) & Matematika (Rencana AVG & TP).
Yang Penting Jangan Rugi Dulu, Karena Dengan Tidak Rugi Artinya Sudah Untung https://kakdr.com/kakdr-way-yang-penting-jangan-rugi-dulu/

Dengan mulai menjalankan konsep berkebun, jangka panjang secara tidak sadar kita akan berubah menjadi rajin menabung. Karena kita menjadi memilki Visi, memiliki Tujuan.
Awalnya dari yang dengan entengnya buka dompet, sekarang jadi hitung dulu sebelum buka dompet. Bukan Pelit, Tapi Berhitung Rasional

Semakin banyak emiten, semakin banyak dividen (buah) yang akan kita dapatkan.
Kalau kita hanya memiliki 1 emiten dan tahun ini diputuskan tidak membagikan dividen (tidak berbuah) maka kita harus tunggu lagi musim berikutnya, tetapi dengan memiliki 10 emiten misalnya, tahun ini emiten 1 sampai 5 tidak membagikan dividen, masih ada emiten 6 sampai 10 yang bisa memberikan kita buah.

Kalau dengan 10 pohon, setelah 10 bulan dapat terjual semuanya dan kita bisa belikan lagi 15 pohon baru.
Maka jika kita memiliki 100 pohon, setelah 10 bulan dapat terjual semuanya, maka kita jadi bisa belikan lagi 150 pohon.
Semakin banyak pohon, semakin banyak pilihan untuk dijual,
Semakin banyak pohon, semakin besar kemungkinan kita mendapatkan buah nya.

Memang butuh waktu, tapi tidak ada hasil cepat yang bisa bertahan lama.
Membangun rumah saja tetap harus dimulai dari menguatkan fondasi.
Agar bisa dibangun sampai berlantai lantai naik keatas.

=======================

Contoh hasil berkebun.
Dengan sabar menunggu pohon bisa dijual, sambil menikmati buah selama menunggu

Ayo Berkebun (Nabung) Saham.

ps. Menambah pohon tidak berarti harus menambah jenis yang selalu berbeda. Menambah pohon bisa berarti menambah jenis pohon yang sudah ada (averaging down) selama kita tahu bahwa pohon (emiten) tersebut memang memiliki kualitas baik, butuh waktu lama untuk tumbuh namun buah yang dihasilkan rutin dan banyak

Bagikan :
About Kakdr 174 Articles
Founder of "Kakdr Way (Ncek Glodok Style)" --- Strategy Aliran Penangkap Pisau Jatuh Anti Cut Loss

11 Comments

      • Kakdr, mau coba nabung saham ala kakdr, tp modal ane gak banyak, coba brp Emiten dulu baiknya ? dan Emiten apa saja yg baik, ane masih newbie nih, 100% modal dibeliin 10 emiten atau 50% dulu, sisa modal utk nangkap pisau jatuh, mohon pencerahannya….

        • Hi Fy75
          untuk kebun yang masih kosong sebenarnya paling enak.
          Pertama tama tentukan dulu mau sekali transaksi berapa nominalnya.
          Misalnya modal awal 10 juta, setiap transaksi 1 juta, berarti untuk awal bisa beli sampai 10 emiten.
          Tetapi gak usah langsung dihabiskan, sabar aja belinya pelan pelan

          lu bisa screening dulu sebanyak banyaknya emiten yang menurut lu paling menarik.
          kombinasikan dengan strategi http://kakdr.com/matematika-baru-beli-sudah-untung/
          Pasang beli dengan GTC, sampai uang habis sisa GTC yang belum dapat di cancel

          Kalau untuk averaging down lu masih punya dana diluar modal awal yang 10 juta, lu bisa beli sampai 10 emiten.
          Tetapi kalau hanya ada 10 juta itu, sisakan 2jt atau 3jt untuk jaga jaga jika sampai harus Averaging Down.

          Sisa dana bisa di tabung, masih bisa dapat bunga.
          Nanti kalau harus averaging down, dana tersebut baru dipakai
          atau kalau menemukan emiten baru yang sangat menarik, dana tersebut bisa dipakai.

          Jangan takut tidak ada saham murah yang bisa dibeli lagi.
          Yang takut (ini pasti) duitnya yang gak ada.

          • Ikut nyimak paman…
            Itu kan kalo sudah punya modal 10 jt..

            Misalkan casenya baru ada tiga juta, plus tiap minggu bisa nyisihin 500rb utk utk dialokasikan ke nabung saham..

            Saran paman gimana ya? ..
            Atau masukin ke bjtm aja ya paman 😉

          • Sama aja prinsip dasarnya.
            Kalau Cash uda habis GTC nya dicabut hihihiihi
            Nanti kalau cash nya uda ada lagi tinggal pasang lagi GTC nya

    • Pada dasarnya metode yang digunakan adalah sama, yaitu Menabung secara rutin.

      Hanya saja biasanya DCA fokus hanya pada sedikit emiten dengan fundamental sangat baik (harus menguasai Fundamental Analisis secara mendalam).

      Sementara KakdrWay lebih ke diversifikasi emiten, dimana fokus yang diperhatikan adalah Pisau Jatuh nya (dengan beberapa syarat yang sudah ditentukan).

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*