BIRD – Pisau Jatuh ber Dividen

Tidak bisa dipungkiri kalau Bluebird terdampak sangat besar oleh kemunculan taxi online.
Mudahnya cara memesan taxi secara online, harga yang lebih murah, cashback, membuat bluebird terasa seperti apa yang ncess gue suka bilang “Papi tuh sooooo yesterday”.
sementara taxi Online? sooooo tomorrow…. dapat cashback pulak

Tetapi harus diingat, sejak dulu yang menjadi kekuatan utama dari bluebird bukanlah harga, tetapi keamanannya, dan Drivernya. Setidaknya buat gue yang so yesterday kata ncess gue.

Tapi itu adalah menurut gue. menurut perasaan doang. mungkin karena memang dari dulu sebagai salesman, kemana mana gue selalu pakai bluebird kalau di luar kota.

Kita bicara data saja…..

Syarat dasar pemilihan emiten ala KakdrWay : http://kakdr.com/syarat-strategi-dasar-pemilihan-emiten-ala-kakdrway/
di Harga 2.990 Harga BIRD sudah turun 75% jika kita lihat dari harga tertinggi 5 tahunnya, dan sudah turun 58% dari harga IPO nya.
Berdasarkan data Q1 2019 yang disediakan oleh mirae dan RTI,
Pisau Jatuh = Yes
Dividen Rutin = Yes
DER 0.4X = Yes
ROE 6.7% = Yes
Dividen Yield 2.19% , tidak 2x PBV
PBV 1.4X = No
*Harga di PBV 1X (Nilai Buku) ada di harga 2.135


Mencari tahu Resiko
Template AVG & TP Plan ala KakdrWay : http://kakdr.com/avg-tp-plan-template-ala-kakdrway-upd-april-2019/

Jika kita mulai membeli dari harga 2.990 dengan rencana Averaging Down setiap turun 40% (pertimbangan PBV & so yesterday diatas), maka jika kemudian BIRD turun sampai ke 50 Rupiah, total dibutuhkan sampai 7X Averaging Down (lihat tabel).
83 Rupiah adalah harga averaging down terakhir, dimana secara total kita memiliki 882 Lot dengan rata rata modal adalah 270 Rupiah per lembarnya. Yang artinya jika kita averaging down sampai 83 , di harga 270 kita sudah bisa jual 100% lot kita sekaligus dengan posisi BEP atau melanjutkan rencana Take Profit seperti yang sudah direncanakan sejak awal (lihat tabel kolom Target Jual).
Jika sampai BIRD kemudian delisting, maka total kehilangan yang kita hadapi adalah sebesar 23.803.140 (sudah termasuk Fee Beli) jika mengacu pada tabel ilustrasi

Asumsi dividen adalah merata ratakan dividen 5 tahun sejak tahun 2015 sampai 2019. Jika selanjutnya dividen tetap diberikan dengan nominal asumsi, harus diketahui, semakin harga turun artinya dividen yield semakin naik.

Apakah rencana bisa terealisasikan?
ya gak tau, Esok itu Mistery. Kita hanya bisa berusaha, Benar salahnya besok lusa baru akan terjawab. Yang paling penting adalah kita sudah mempersiapkan diri menghadapi resiko terburuk jika sampai terjadi.

Kapan kira kira bisa terealisasi?
ya gak tau juga. Kemenangan mutlak kita sebagai retail di bursa adalah http://kakdr.com/di-bursa-waktu-itu-milik-kita/
Asal bisa sabar. Toh selama menunggu kita diberikan ongkos tunggu setiap tahunnya berupa dividen.

Hitung sendiri, Analisa sendiri, Ambil keputusan sendiri.
Uang milik masing masing, tanggung jawab masing masing.

PS. Artikel ini hanyalah ilustrasi dan sharing pandangan, BUKAN ajakan membeli ataupun menjual.
Perlu diketahui bahwa menangkap pisau jatuh mengandung resiko.
Namanya aja MenangkapPisau Jatuh
Oleh karena itu harus dipikirkan benar benar, dan harus yakin benar benar kalau analisa kita itu sudah benar.

About Kakdr 239 Articles
Founder of "Kakdr Way (Ncek Glodok Style)" --- Aliran Penangkap Pisau Jatuh Anti Cut Loss

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*