Bolehkah Beli Lagi di Bawah untuk Menurunkan (AVG Down) Modal?

Banyak yang bertanya , boleh kah kita tambah beli lagi dibawah harga beli kita sebelumnya agar rata rata modal kita turun?


Jawabannya adalah Sangat Boleh!
…. Kalau memang sudah direncanakan sebelumnya.

Sesuai Rencana Awal

Jika diawal kita hendak membeli emiten AAAA di harga 1.000 sebanyak 1 Juta Rupiah (10 Lot)
Tetapi di harga 1.000 kita beli dulu 2 lot
di harga 975 kita beli lagi 2 lot
di harga 950 kita beli lagi 2 lot
di harga 925 kita beli lagi 2 lot
di harga 900 kita beli lagi 2 lot
Maka secara total , yang awalnya dengan uang 1 juta kita mendapatkan 10 lot, dengan cara beli bertahap 10 lot itu bisa kita dapatkan hanya dengan uang 950.000
Rata rata modal AAAA kita adalah 950 Rupiah
Dan masih tersisa uang 50.000 dari 1 Juta yang dialokasikan.
Di harga 900 Rupiah, posisi kita adalah mengalami Floating Loss sebesar -5.2%

Tidak Sesuai Rencana Awal

Tetapi jika di harga 1.000 kita sudah beli seluruh 1 juta rupiah (10 Lot) dan di harga 900 kita tambah lagi 2 lot,
Maka sebenar benarnya atas aksi tersebut modal kita tidaklah turun banyak.
Rata rata modal AAAA kita adalah 983 Rupiah
kita harus rogoh kantong keluarkan lagi 180.000 dari dana 1 juta yang sudah dialokasikan
Di harga 900 Rupiah, posisi kita adalah mengalami Floating Loss sebesar -8.4%


Perhatikan perbedaan antara direncanakan dengan iseng
Di posisi harga 900 Rupiah, dengan pembelian terencana kita mengalami posisi Floating Loss sebesar -5.2% , dengan pembelian iseng kita mengalami posisi Floating Loss sebesar -8.4%

Secara umum kita melihat hanya terdapat selisih sebesar 3.2%
Tetapi kalau mau dihitung, selisih sebenarnya adalah 61%
Selisih antara -8.4% dan -5.2% itu sebenar benarnya adalah sebesar 61%

Jika kita mengacu pada strategi AVG & TP Plan ala KakdrWay yang AVG setiap -30% dan TP setiap +50% & +100% MAKA:

1. Averaging Down
* Yang terencana kita harus Averaging Down di harga 665 sebanyak 1.000.000 Rupiah
* Yang iseng kita harus Averaging Down di harga 688 sebanyak 1.180.000 Rupiah
* Jika diluar dugaan ternyata harga turun sangat dalam sehingga kita harus Averaging Down berkali kali, maka untuk yang terencana kita hanya perlu menyiapkan dana X kali dikali 1.000.000, tetapi untuk yang iseng kita perlu menyiapkan dana X kali dikali 1.000.000 ditambah 180.000 dikali X kali

2. Take Profit
* yang terencana kita sudah bisa TP +50% di harga 1.425 & TP +100% di harga 1.900
* yang iseng kita baru bisa TP +50% di harga 1.475 & TP +100% di 1.966

Disinilah perbedaan resiko pembelian yang terencana dengan yang tidak terencana.
Jika kita memiliki cadangan dana yang besar, nambah iseng untuk menurunkan modal rata rata itu gak masalah.
Tetapi kalau kita tidak memiliki cadangan dana, nambah iseng untuk menurunkan modal itu bisa bisa mencelakakan kita jika sampai ternyata keadaan tidak sesuai dengan rencana kita.

Bolehkah Beli Lagi di Atas tetapi Menaikan (AVG Up) Modal? baca disini

About Kakdr 240 Articles
Founder of "Kakdr Way (Ncek Glodok Style)" --- Aliran Penangkap Pisau Jatuh Anti Cut Loss

2 Comments

    • Disesuaikan dengan keadaaan aja.
      Kalau cuma ada 500rb tapi emiten inceran sudah sesuai harganya ya beli seadanya dulu
      tapi kalau ada 5jt tapi emiten inceran sudah keburu naik ya di tabung dulu tungguin turun lagi atau kalau ketemu emiten baru baru dikeluarkan

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*