Site icon KakdrWay

Cerita TUGU – Setelah Selesai 1 Lingkaran Beli – Jual – Buyback

Tujuan akhir dari KakdrWay adalah Lingkaran Beli – Jual – Beli Kembali (seiring waktu) dengan menggunakan strategi Averaging down (jika setelah dibeli harga turun) dan TP Bertahap (jika Floating Profit Mencapai Target)

Karena ini bentuknya adalah lingkaran, maka metode ini tidak ada selesainya.
Dia akan berulang terus seiring waktu
Yang kita harapkan adalah pengulangan lingkaran ini bisa terjadi dalam waktu secepat cepatnya
Semakin cepat tercapai, semakin banyak lingkaran yang kita dapatkan

Cerita TUGU ini dimulai 17 Mei 2021
Saat itu terjadi 3X pembelian dengan setiap pembelian selalu lebih rendah dari harga pembelian sebelumnya

ps. karena gue biasanya selalu beli full dalam setiap kali pembelian, dengan pembelian sampai 3X begini berarti saat dibeli posisi RDN memang gak mencukupi untuk langsung beli full sehingga terjadi pembelian cicil

Biasanya jika ada transaksi pembelian yang belum Full Porsi dan harga keburu rebound
Kalau kebetulan gue bisa kebaca pola nya, gue suka melakukan aksi sort mengharapkan bisa buyback dengan mendapatkan lot lebih banyak

Seperti contoh ketika gue melakukan aksi ngesot pada 14 dan 25 Oktober 2021
Dan (selesai) buyback pada tanggal 3 Desember 2021
Dari aksi Jual lalu Buyback menghasilkan keuntungan berupa
Rupiah : 18.573.955 – 17.765.691 = 808.264 Rupiah
Lembar : 11.000 – 10.000 = 1.000 Lembar

Jadi sebenarnya ada cukup banyak cara mendapatkan keuntungan di bursa
Dari Capital Gain
Dari Dividen Gain
bisa juga dari selisih nilai seperti aksi ngesot ini
Yang POKOKNYA kita harus perhatikan hanya 2 hal
Jual Harus Lebih Tinggi Dari Harga Beli
Buyback Harus Lebih Rendah Dari Harga Jual
uda, 2 Pokoknya ini aja
ps. Hitung nya Pakai Persen Jangan Pake Rupiah

Setiap kali kita melakukan sebuah aksi (Beli / Jual)
Saat itu kita akan langsung berhadapan dengan 2 kemungkinan yang akan terjadi
Aksi nya Benar
Aksi nya Salah

Jika aksi itu kita lakukan dalam posisi Untung/Take Profit (+1)
Maka jika kemudian ternyata poin #2 yang terjadi (-1)
Kita tidak mengalami kerugian secara Total
+1 – (-1) = 0
tidak jadi untung tapi juga tidak rugi

Tetapi jika aksi itu kita lakukan dalam posisi Rugi/Cut Loss (-1)
Jika kemudian ternyata poin #2 yang terjadi (-1)
Disini kita akan mengalami kerugian 2X
-1-1 = -2
Sementara kalau poin #1 yang terjadi kita hanya mendapatkan keuntungan berupa tidak jadi rugi
-1 + 1 = 0

Nah, Kemungkinan itu cuma ada 2
Naik atau Turun
Benar atau Salah

Seiring waktu, setiap saatnya hanya antara naik atau turun, benar atau salah
Kalau hari ini salah, kita tunggu besok mana tau jadi benar
atau tungguin aja sampai jadi benar

Kalau hari ini benar (dan tidak kita realisasikan), besok lusa bisa jadi akan menjadi salah

Enaknya kita di bursa…
Waktu itu milik kita
yang penting pastikan uang nya adalah uang dingin
Tungguin aja… Pokoknya Rugi = Gue gak Realisasikan
Ada Ongkos Tunggunya

Seperti contoh TUGU ini…

Beli pertama 1.500
Jual pertama 1.800
Kalau saat itu di harga 1.800 kita nggak realisasikan keuntungannya
Maka setelah itu keuntungan ilusi yang sudah ditangan menjadi hilang
Atau malah berbalik menjadi Rugi (ilusi juga)
10 Maret 2022 harga turun kembali sampai 1.480 yang menyebabkan Floating Profit berbalik menjadi Floating Loss

Tetapi Karena di harga 1.800 kita realisasikan keuntungannya
Maka setelah itu keuntungan yang sudah direalisasikan sudah tidak bisa hilang lagi ketika harga turun kembali sampai 1.480
Justru kita berkesempatan buyback sebanyak lot (sisa uang) atau sebanyak uang didapat ketika di jual (dapat lot lebih banyak)

Kalau hilang barang setelah dijual gimana?
ya uda, kita beli saham lain
Toh di bursa ada 900 Emiten takut apa?

Kalau ada kesempatan buyback tapi duitnya gak ada gimana?
Nah ini KESALAHAN kita
Berarti managemen duit kita harus diperbaiki

Kalau kita hitung secara keseluruhan (lingkaran sempurna)
10.000 Lembar TUGU yang awalnya kita beli di harga 1.500an

Maka sekarang modal per lembarnya itu sudah turun menjadi 814 Rupiah

Tetapi kita tidak boleh menganggap Modal TUGU kita sekarang adalah 814 Rupiah
Karena uang yang sudah masuk kantong haram untuk dikembalikan
Kita belanja juga begitu kan?
Barang yang sudah dibeli tidak dapat dikembalikan dengan alasan apapun juga

Jadi kita harus mencatat lot di porto kita sesuai dengan harga buyback

120 Lot (12.000 lembar) TUGU di porto tetap gue catat sesuai harga buybacknya
Hanya di tambahkan catatan aja di kolom Keterangan

Dengan adanya catatan di kolom keterangan dia akan sangat membantu psikologis kita ketika kemudian kita mengalami Floating Loss
Kita menjadi tidak takut ketika harga terus turun, karena kita tau sebenarnya masih ada sisa duit jual beli yang bisa kita pakai untuk tambah beli kalau harganya great sale
Apalagi seperti TUGU ini sejak 2019 selalu membagikan dividen

Kalau posisinya Floating Profit ya uda gak usah cerita
Karena judulnya aja uda untung
Bebasssss

Exit mobile version