Site icon KakdrWay

Jangan Ditebak, Tapi Di Antisipasi

Hari ini gue berkesempatan untuk menunjukkan praktek dari yang gue sering bilang (di grup telgram KakdrWay – KasetRusak)
Jangan di Tebak, Tapi di Antisipasi.

Sabtu kemarin, setelah update porto, gue menemukan ada RICY yang bisa di TP1.
saat itu gue memperkirakan hari ini RICY bisa naik sampai 168 (ini berhubungan dengan jam terbang) sementara GTC Sell gue cuma 162 seharusnya bisa dapat.
Rencananya duit hasil TP Ricy gue mau pake buat tambah beli gudang garam

Jam 06 pagi, gue pasang tuh Order Sell Ricy
sementara Order Buy GGRM gue gak pasang, karena belum tentu RICY terjual.
Nanti aja kalau uda terjual langsung tabrak kanan GGRM

Jam 09 gue susul Order Buy KBLM di harga 240
KBLM ini gue ngesot pada 22 Juni 2022 kemarin di harga 300, saat tiba tiba KBLM naik 2 hari berturut turut. Dan gue merasa (ini juga berkaitan dengan jam terbang) kenaikan ini gak ada dasarnya, harusnya akan turun kembali) inilah alasan gue ngesot KBLM
Ngesot jual di 300 , buyback di 240
Artinya ada cuan (300-240)/240 = 25%

RICY memang naik sampai 162, tetapi antrian jual gue nggak kena.
Akhirnya malah ARB di 147.

Sementara KBLM yang sudah sejak juni gue antri buyback gak kena kena, diluar dugaan malah kena Order Buy nya.

Akhirnya RDN gue malah jadi minus.
Untungnya GGRM gue gak tabrak kanan dulu tadi pagi.

Sebelumnya waktu jam 10 , waktu MERK naik sampai 5.600
posisi TP1 MERK gue adalah di harga 6.000

Jadi sampai posisi ini, gue masih bisa agak tenang (sesi 1 belum berakhir)

gue masih punya harapan RICY naik kembali sampai berhasil TP1
atau MERK melanjutkan kenaikan sampai bisa TP1
kalau ada yang terjadi dari kedua ini, gue bisa lanjutkan beli gudang garam

Disini kita perlu hitung….
Buyback KBLM ini memberikan keuntungan sebesar 25%.
Sementara TP1 RICY (kalau berhasil memberikan keuntungan 50%)
Tapi kalau gue tadi tidak punya langkah antisipasi bertingkat tingkat, sehingga terpaksa jual RICY di 147
artinya gue harus kehilangan keuntungan sebesar (162-147)/162 = 9.25%
Atau artinya keuntungan 25% KBLM turun jadi tinggal 15%
Jadi langkah paksa jual RICY di ARB untuk tutupin minus buyback KBLM itu merugikan.

Tutup Bursa, Ricy & Merk gak ada yang berhasil TP

RDN di tutup dengan posisi minus

Tapi, gue masih punya waktu 2 hari buat lunasin RDN minus
kebetulan akun gue punya fasilitas T+2, hari ini beli lusa baru bayar

Jadi disini gue masih punya harapan untuk

  1. TP1 Ricy di 162
    Besok (T+1) Ricy cukup naik 11% uda bisa TP1
    dan atau
  2. TP1 Merk di 6.000
    Besok (T+1) Merk cukup naik 8.5% uda bisa TP1 juga

Tapi seandainya besok rencananya gagal
Masih ada Lusa (T+2)

Seandainya lusa (T+2) masih gagal
baru deh liat apa ada emiten lain yang bisa TP1 atau TP2 atau di ngesot

Seandainya gak ada juga…
ya gue jual kembali KBLM (selama harganya diatas 240)
atau….
Top Up (kebetulan lusa uda gajian)

Jangan Ditebak, Tapi Diantisipasi

Exit mobile version