KakdrWay – Disclaimer

Ingat!
Setelah membeli sebuah emiten, Kakdrway tidak mengharapkan harga langsung naik, tetapi turun dulu supaya bisa Averaging Down (selama emiten yang dipilih benar).
Mengapa?

Perlu diketahui bahwa KakdrWay bukan strategi mencari saham untuk dibeli di harga terendahnya, tetapi membeli saham saham baik (dengan beberapa syarat dasar baca : https://kakdr.com/syarat-strategi-dasar-pemilihan-emiten-ala-kakdrway/) yang sedang jatuh dalam.

Namanya saja menangkap pisau jatuh, artinya saham saham yang dibeli itu adalah saham saham yang sedang mengalami Down Trend
baca : https://kakdr.com/sideways-uptrend-dan-downtrend/

Sudah tahu saham sedang downtrend kenapa masih mau dibeli?
Karena Uptrend maupun Downtrend, kita tidak pernah bisa tahu sampai harga berapa harga akan naik sampai puncak tertingginya atau turun sampai lembah terendahnya.

Yang di manfaatkan adalah saat mantulnya, sama seperti main trampolin, semakin dalam kita turun, maka ketika mantul , akan semakin tinggi.
baca : https://kakdr.com/matematika-a-turun-ke-x-x-naik-ke-a/
Kembali ke Pisau Jatuh, emiten yang sedang downtrend itu memiliki beberapa kemungkinan.
Antara kinerja emiten tersebut memang terus memburuk,
Atau…..
Harga memang sedang dibawa turun dengan berbagai alasan.

Karena adanya karena kinerja emiten yang memang sedang / terus memburuk, maka sebelum membeli sebuah saham, yang kita harus utamakan adalah Pencegahan. Perencanaan yang baik untuk https://kakdr.com/kakdr-way-yang-penting-jangan-rugi-dulu/ yaitu dengan standard screening mencari emiten yang baik dan murah disertai pengelolaan keuangan (money management) dan rencana realisasi keuntungan yang baik.

Menangkap pisau jatuh, artinya kita mencari keuntungan ketika harga naik kembalinya.
Jika harga turun dari 1.000 ke 700 itu namanya turun 30%, tetapi jika harga kemudian dari 700 naik kembali ke 1.000 itu namanya naik 42%.
Jika harga turun dari 1.000 ke 500 itu namanya turun 50%, tetapi jika harga kemudian dari 500 naik kembali ke 1.000 itu namanya naik 100%.
Jika harga turun dari 1.000 ke 25 itu namanya turun 75%, tetapi jika harga kemudian dari 250 naik kembali ke 1.000 itu namanya naik 300%.

Turun -30% vs Naik +42%
Turun -50% vs Naik +100%
Turun -75% vs Naik +300%
Ini yang dicari….

Disamping itu, dengan menangkap pisau jatuh dengan PBV <1 dan Dividen Rutin….
Jika kemudian harga terus turun, itu artinya PBV nya akan semakin kecil.
Demikian pun dengan Dividen Yieldnya yang akan kita dapatkan jika kita averaging Down (ps. dengan asumsi kinerja emiten adalah tetap)
baca : https://kakdr.com/pengertian-pbv-der-roe-dividen/

Pisau Jatuh…. PBV Rendah…. Dividen Yield Tinggi
Ini adalah safety Poin nya

Jadi sebenar benarnya, KakdrWay adalah strategi membeli saham yang tidak langsung mengharapkan harga akan segera naik, tetapi malah mengharapkan agar harga turun dulu agar bisa tambah beli (averaging Down)

Averaging Down setiap turun 30% dari harga terakhir.

Maksud dari Averaging Down 30% adalah Membeli lagi dengan Nominal Rupiah yang sama dengan pembelian sebelumnya.
Jika awalnya kita membeli 10 Juta Rupiah di harga 1.000 (dapat 100 Lot), maka:
* Di harga 700 (1.000 turun 30%) kita membeli lagi sebanyak 10 Juta Rupiah
* Di harga 490 (790 turun 30%) kita membeli lagi sebanyak 10 Juta Rupiah
* Di harga 340 (790 turun 30%) kita membeli lagi sebanyak 10 Juta Rupiah
* Di harga 238 (790 turun 30%) kita membeli lagi sebanyak 10 Juta Rupiah
* Di harga 166 (790 turun 30%) kita membeli lagi sebanyak 10 Juta Rupiah
* Di harga 116 (790 turun 30%) kita membeli lagi sebanyak 10 Juta Rupiah
* Di harga 81 (790 turun 30%) kita membeli lagi sebanyak 10 Juta Rupiah
ps. Catat Terpisah seperti contoh ilustrasi! Jangan digabung menjadi satu

Coba perhatikan Jumlah LOT setiap transaksi,
Sama sama menggunakan 10 juta rupiah untuk membeli, tetapi harga semakin turun, lot yang bisa didapatkan dengan uang yang sama semakin banyak.

Jika kemudian emiten ABCD memutuskan membagikan dividen 50 rupiah perlembar, maka tidak peduli di harga berapapun kita beli, Dividen setiap lembar saham yang kita dapatkan adalah sama yaitu 50 Rupiah.

Take Profit di +50% & 100% (Masing masing 50% Lot)

Kalau kita sanggup tahan Floating Loss sampai -30%, maka sewajarnya kita harus mampu tahan sampai bisa Take Profit di minimal +30% (sama) atau +60% (2x nya)
Jika Risk yang kita hadapi adalah -30% maka sewajarnya reward yang kita targetkan adalah +30% juga (Risk vs Reward = -30% vs +30%) atau +60% (Risk vs Reward = -30% vs +60%)
KakdrWay menggunakan Perbandingan Risk vs Rewar -30% vs +50% dan +100%

Jika kita membeli saham ABCD di harga 1.000 Rupiah sebanyak 100 Lot, dan tidak perlu Averaging Down,
Maka Target Take Profit (TP) nya adalah di harga 1.500 (+50%) sebanyak 50 lot dan di harga 2.000 (+100%) sebanyak 50 lot.

Jika kita membeli saham ABCD di harga 1.000 sebanyak 100 Lot, dan harus Averaging Down di 700 Rupiah sebanyak 144 Lot
Maka Target Take Profit (TP) nya adalah
Untuk yang modal 1.000 di harga 1.500 (+50%) sebanyak 50 lot dan di harga 2.000 (+100%) sebanyak 50 lot.
Untuk yang modal 700 di harga 1.050 (+50%) sebanyak 72 lot dan di harga 1.400 (+100%) sebanyak 72 lot.
* Lihat ilustrasi

Menahan Floating Loss itu mudah…. yang susah itu adalah menahan diri agar bisa Take Profit sesuai rencana awal.

Manusia dalam keadaan rugi, dia cenderung akan kehilangan akal sehat. cenderung akan nekat.
Udah rugi sekian, sekalian aja deh rugi sampai habis

Tetapi dalam keadaan untung, dia akan cenderung ketakutan keuntungannya akan hilang. Lagi lagi dia akan kehilangan akal sehat. Keuntungan yang walaupun sedikit pun dia akan ambil juga…. tanpa mengingat resiko yang dia hadapi sampai bisa mendapatkan keuntungan (walaupun kecil) tersebut.
Untung uda sejuta, mending gue TP dulu deh daripada hilang lagi
padahal modal yang dipakai untuk mendapatkan keuntungan 1jt itu adalah sebesar 100jt

Jadi demikianlah,
*Tujuan menangkap pisau jatuh adalah supaya bisa mendapatkan reward yang lebih besar ketika harga kembali naik.
*Tujuan mengharapkan setelah beli harga terus turun adalah supaya bisa Averaging Down (untuk mendapatkan reward yang lebih besar), agar PBV semakin rendah & agar Dividen yield yang akan didapatkan semakin besar.

Dua yang harus diingat!
1. Yang penting pemilihan emitennya sudah benar.
Tidak usah cari yang murah, yang penting harus cari yang benar.
2. Setiap keputusan yang kita ambil pasti mengandung 2 kemungkinan, Benar & Salah. Kita hanya bisa berusaha mendapatkan hasil yang benar, tetapi apapun hasilnya…. Benar atau Salah, besok lusa yang akan memberikan jawaban yang pastinya.

KakdrWay – Disclaimer

Bagikan :
About Kakdr 174 Articles
Founder of "Kakdr Way (Ncek Glodok Style)" --- Strategy Aliran Penangkap Pisau Jatuh Anti Cut Loss

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*