
atau hanya 1/14.070 kapitalisasi BBCA
Yang setelah di bagi dengan formula tertentu untuk mengubah satuan Rupiah menjadi Index (Poin) jadi lah angka 6.800,67 yang kita kenal
Bobot Emiten Terhadap IHSG
Karena Kapitalisasi Emiten yang tidak berimbang,
menyebabkan bobot terhadap ihsg itu berbeda beda
Ada emiten yang bobot nya sangat besar (Big Cap , Bluechip)
Yang harganya naik / turun sedikit saja sudah bisa mempengaruhi IHSG
Ada juga emiten yang bobotnya sangat kecil (2nd & 3rd liner)
Yang walaupun harganya naik ratusan persen atau delisting pun tidak berpengaruh terhadap IHSG
Seperti BBCA dengan Kapitalisasi 1.047 Triliun
Bobot BBCA terhadap IHSG adalah sebesar 1.047/9.432*100% = 11.1%
Atau emiten XXXX dengan kapitalisasi hanya 102 Miliar
Bobotnya terhadap IHSG hanya sebesar 102/9.432.000*100% = 0.0018%
Jadi ada emiten yang walaupun turun sedikit bisa mempengaruhi IHSG secara keseluruhan
Ada juga emiten yang langsung delisting pun IHSG tidak terpengaruh sama sekali
Anggalah ini adalah IHSG
Dengan 43 Emiten (anggap 900 Emiten IHSG)
Dengan Total Kapitalisasi adalah sebesar 754.857.000 (anggap 9.432 Triliun)
Yang kemudian dibagi dengan 110.997,45 agar bisa mendapatkan INDEX 6.800,67 sama seperti angka closing IHSG jumat (23 Desember 2022) kemarin
Disini ada TOTO yang mewakili BBCA dengan bobot sebesar 12.92% kapitalisasi IHSG
Juga ada GOTO yang mewakili Saham XXXX dengan bobot sebesar 0.04% kapitalisasi IHSG
JIKA besok TOTO naik 3%
DAN GOTO langsung delisting (turun 100%)
MAKA IHSG tetap akan naik 6.824,32 – 6.800,67 = 23.65 Poin atau naik 0.35%
Ini adalah karena kenaikan 3% dari 12.92% itu setara 12.92%*3% = 0.3876% kenaikan IHSG
Sementara penurunan 100% dari 0.04% itu hanya setara 0.04% penurunan IHSG
Sehingga secara total IHSG masih naik 0.3876 – 0.04 = 0.3476% (dibulatkan jadi 0.35%)
Sementara JIKA besok TOTO turun 3%
DAN GOTO naik 100%
MAKA IHSG tetap akan turun 6.771,59 – 6.800,67 = 29.08 poin atau turun 0.35%
Ini adalah karena penurunan 3% dari 12.92% itu setara 12.92%*3% = -0.3876% penurunan IHSG
Sementara kenaikan 100% dari 0.04% itu hanya setara +0.04% kenaikan IHSG
Sehingga secara total IHSG masih turun 0.04 -0.3876 = -0.3476% (dibulatkan jadi -0.35%)
Inilah mengapa minggu minggu terakhir kita melihat IHSG nggak turun tapi kok porto kita babak belur
IHSG Naik, Porto Kita Turun
IHSG Turun, Porto Kita Masuk ICU
Karena walaupun banyak emiten yang turun, tetapi ada beberapa Big Cap yang naik sehingga IHSG tidak turun bahkan naik
Jadi ceritanya jumat kemarin ada 3 new comer
Tuan A
Nyonya B
Incess C
Masing masing membeli emiten sesuai dengan selera nya masing masing
Sama sama sebesar 60 juta Rupiah
Tuan A membeli 6 emiten masing masing sebesar 10jt (Medium Risk Profile – total 60jt)
Nyonya B membeli 24 emiten masing masing sebesar 2.5jt (Low Risk Profile -Total 60jt)
Incess C membeli 2 emiten masing masing sebesar 40jt (High Risk Profile – Total 60jt)
Jika besok 28 dari 43 emiten IHSG Auto Reject Bawah (lihat blok merah font putih)
Sementara TOTO dan BUMI (2 dari 43 emiten) Auto Reject Atas (lihat blok biru font putih)
Maka secara keseluruhan IHSG masih mengalami kenaikan sebesar 0.04%
Karena Bobot TOTO yang sebesar 97.552.000 adalah sebesar 12.92% terhadap IHSG
Kenaikan 25% terhadap 12.92% sendiri sudah menambah index sebesar 3.23%
Sementara bobot ke 28 emiten yang turun masih lebih kecil dari bobot TOTO terhadap IHSG
Sementara Tuan A dan Nyonya B….
Bonyok semua
Porto Tuan A Turun -2.33%
Porto Nyonya B Turun -4.08%
Inilah yang akhir akhir ini kita alami
Karena kenaikan dan penurunan IHSG hanya diangkat atau ditahan oleh beberapa emiten Big Cap
Sementara Incess C…
Dari 2 kemungkinan yang bisa terjadi
Hoki
Apes
Pas hoki datang portonya malah Naik +30%
Tetapi jika keadaan kita balik
TOTO dan BUMI turun 25% dan 35% (lihat blok merah font putih)
Sementara 28 dari 43 emiten IHSG Auto Reject Aawah (lihat blok biru font putih)
Hasilnya IHSG akan tetap ditutup Merah -0.04%
Bobot Kapitalisasi 28 Emiten yang naik masih belum cukup untuk menutupi turunnya TOTO dan BUMI
Sementara Porto Tuan A Naik +2.33%
Dan Porto Nyonya B Naik +4.08%
Porto Incess C pas apes yang datang Turun 30%
Jadi begitulah
Kalau IHSG Merah Tipis atau Hijau
Sementara Porto kita Merah Tipis atau Merah Tebal
Belum Tentu kita salah beli
Belum Tentu Emiten yang kita beli itu tidak baik
Seringkali penurunan harga yang terlalu dalam
atau kenaikan harga yang terlalu tinggi
Dalam Waktu Cepat….
ps. terutama terjadi pada emiten Small Cap 2nd & 3rd liner
Itu bukan Naik atau Turun Oleh Pasar
Penurunan Harga terlalu dalam bisa juga karena retail yang kena margin call
Kenaikan Harga terlalu tinggi bisa juga karena retail tajir yang fomo atau terpengaruh apa kata orang
Ketika harga mendadak naik terlalu tinggi, kita jangan sampai ikut2an
Takutnya nanti jadi pasukan pucuk
Ketika harga mendadak jatuh terlalu dalam, kita juga jangan sampai ikut2an cut loss
Takutnya jadi pasukan cuci piring
Coba cari tau dulu, mendadak naik tinggi kenapa?
Kalau uda gak cocok, ihsg kan masih ada 800an emiten lain
turun terlalu dalam kenapa?
Kalau setelah dicek keystat masih baik baik aja, EPS juga naik, DPR juga konstan
ya kita beli lagi lah masa malah ikut2an orang cut loss
Ingat…
This is Zero Sum Game
Antara gue makan duit lu, atau duit lu gue makan
