Mencatat Beli – Jual – Buyback ala KakdrWay

Pencatatan itu sangat penting, Baik ketika membeli, menjual maupun membeli kembali (Buyback).
Dengan mencatat yang baik, ketika dibutuhkan kita bisa langsung melihat catatan yang sudah ada dan bisa dengan cepat mengambil keputusan.

3 Sheet utama : Dividen – Beli – Jual & Buyback


Mencatat Dividen

Mencatat Dividen

Dengan mencatat Dividen yang kita terima, bisa memberikan total dividen yang telah kita terima di tahun ini sampai dengan hari ini (YTD).
Memasukan Equity terakhir tahun sebelumnya (atau modal disetor jika baru mulai) juga penting agar kita bisa tahu berapa persentase dividen yang telah kita terima jika dibandingkan dengan Equity akhir tahun lalu.

Dalam ilustrasi kita bisa langsung melihat bahwa sepanjang tahun 2019 ini, dividen yang kita terima adalah setara 0.64% equity akhir tahun lalu.
Dividen bersifat REAL, artinya dia menambah kemampuan beli kita (ada duit masuk). Mau posisi porto lagi merah kek, hijau kek, IHSG merah kek, hijau kek dia akan tetap menambah posisi Cash kita
* angka 72.226.800 bisa dilihat di ilustrasi beli dibawah


Mencatat Pembelian

Mencatat Pembelian

Dengan mencatat seperti ini, cukup dengan mengupdate harga terakhir, kita bisa langsung mengetahui posisi portofolio kita secara keseluruhan maupun secara detail. baca : https://kakdr.com/strategi-dasar-avg-tp-ala-kakdrway/
* Kita jadi bisa langsung tahu secara total kita sedang posisi FL hampir 3 juta rupiah atau -4.13% dari modal kita
* Kita juga bisa langsung melihat bahwa posisi FL hampir 3 juta itu tidaklah semuanya dalam posisi nyangkut.
Ada AKRA (modal 6.000) yang sudah harus siap siap di Averaging Down, tetapi ada juga WIIM yang bisa direalisasikan keuntungannya.
* Dengan merealisasikan keuntungan WIIM kita dapat menggunakan uang tersebut untuk Averaging Down AKRA
* Dengan adanya data Dividen & Data PBV juga bisa membantu kita menganalisa apakah lebih menguntungkan jika kita TP sesuai rencana atau dengan persentase lebih tinggi. baca : https://kakdr.com/take-profit-pakai-patokan/


Mencatat Penjualan

Mencatat Penjualan

Oke, kita tetap pada rencana awal, TP +50% dan +100%.
Kita jual separoh WIIM di harga 256 Rupiah. Realisasi keuntungan sebesar 2.6 Juta (+52% net) , kita catat lah di sheet Jual & Buyback.
Dengan merealisasikan keuntungan dari sebagian lot WIIM yang modal 167 itu artinya sheet Beli juga harus di sesuaikan.

Menyesuaikan LOT tersisa

Dengan menjual 300 Lot WIIM, artinya jumlah Lot kita berkurang (Cash Bertambah). WIIM dengan modal 167 Rupiah Bukan lagi 600 lot tetapi tinggal 300 Lot. Kita harus sesuaikan (lihat blok kuning Lot pada baris WIIM modal 167).
Nah kebetulan ada AKRA yang harus kita Averaging Down. Dengan uang hasil jualan WIIN (atau bisa juga dari Cash jika kebetulan tidak ada yang bisa direalisasikan keuntungan) kita bisa Averaging Down AKRA.


Mencatat Pembelian Averaging Down

Mencatat Averaging Down AKRA

Karena AKRA sudah dalam posisi Floating Loss 30% , kita beli lagi AKRA di harga 4.200 sebanyak 10 Juta Rupiah.
Dengan 10 Juta Rupiah di harga 6.000 kita cuma dapat 18 Lot
Dengan 10 Juta Rupiah di harga 4.200 kita bisa dapatkan 26 Lot.
Dengan Averaging Down AKRA artinya jika kedepannya AKRA membagikan dividen, total kita akan memperoleh dividen sebanyak 44 Lot
Catat Terpisah! Jangan digabung
Dengan menggabung 2 transaski, itu artinya bukan lagi Averaging Down tetapi menambah posisi.
Untung Rugi menambah posisi baca:
* https://kakdr.com/bolehkah-beli-lagi-di-bawah-untuk-menurunkan-modal/
* https://kakdr.com/bolehkah-beli-lagi-di-atas-tetapi-menaikan-avg-up-modal/


Tetapi jika kita gabung AKRA 6.000 dan 4.200 menjadi satu , Maka total 44 Lot dengan total modal 21.720.000 itu berarti modal rata rata selembar AKRA kita adalah 4.937 Rupiah.
Yang jika kita menargetkan Take Profit +50% dan +100% maka baru bisa kita realisasikan keuntungan jika AKRA naik ssampai 7.390 & 9.880


Coba Perhatikan

sama dengan ilustrasi mencatat pembelian
sama dengan ilustrasi mencatat Averaging Down

Coba perhatikan kolom M1 (Kolom Val Buy).
Awalnya total Val Buy adalah 72.226.800
Setelah proses Jual & Averaging Down total Val Buy berubah menjadi 78.136.800
Ada penambahan sebanyak 5.910.000.

Dari mana?
itu adalah dari hasil menjual 300 Lot WIIM di harga 256 (total dapat uang 7.680.000) dan Averaging Down 26 Lot AKRA di harga 4.200 (total pakai uang 10.920.000)

Artinya ada kekurangan sebesar 3.2400.000 untuk membeli AKRA, artinya uang tersebut berasal dari Cash kita sendiri.

Dengan menambah uang sebesar 3.240.000 Total Val Buy kita (Kolom M1) mengalami kenaikan sebesar 5.910.000
Selisih 2.670.000 ini artinya adalah Realisasi Keuntungan


Buyback!!!

Menghitung Buyback

Jika setelah kita jual WIIM di 256 Rupiah dan harga kemudian turun sampai 178 Rupiah (turun 30% dari harga jual), maka dari Sheet Jual dan buyback kita bisa langsung melihat juga :

*Jika kita buyback sebanyak uang terjual (7.680.000) kita bisa buyback sebanyak 431 Lot, realisasi keuntungan sebanyak 131 lot (+43%).
Cuan Rupiah diganti menjadi Cuan Lot (tahun depan bisa dapat dividen lebih banyak)

*Jika kita buyback sebanyak lot terjual (300 Lot) kita masih menyisakan keuntungan Rupiah sebesar 2.340.000.
Lot kembali , Cuan Rupiah dapat


Contoh mencatat Buyback

Mencatat Buyback

Mengubah catatan Jual

Jika kita kemudian memutuskan untuk Buyback sebanyak uang yang kita dapatkan, maka kita bisa membeli kembali sebanyak 431 lot.
lihat ilustrasi baris 37 (ilustrasi atas) dan 4 (ilustrasi bawah)
Baris 37 (ilustrasi atas) kita hapus dan dicatatkan seperti Baris 4 (ilustrasi bawah)

atau

Jika kita kemudian memutuskan untuk Buyback Separuh lot terjual ketika itu.
lihat ilustrasi baris 39 (ilustrasi atas) dan 6 (ilustrasi bawah)
Baris 39 (ilustrasi atas) kita ubah menjadi 150 dan dicatatkan seperti Baris 6 (ilustrasi bawah)

Bagaimana dengan pencatatannya?
Kembali ke penjelasan Mencatat Pembelian diatas.

Kita bisa mencatat harga beli dengan harga 178 dengan memberikan keterangan pada kolom keterangan beli seperti “modal sebenarnya 167, jual 256, buyback 178”
atau
Kita bisa mencatat harga beli dengan harga 167 dengan memberikan keterangan pada kolom keterangan beli seperti “jual 256, buyback 178”

Sesuai selera ajalah pokoknya.


Tanggung, sekalian kasih contoh deh

Terhadap Sheet Jual & Buyback Tabel Catat Jual

Misalkan kita buyback semua uang yang kita dapatkan ketika dijual waktu itu, maka Penjualan di tabel Catat JUAL Disini kita hapus

Terhadap Sheet Jual & Buyback Tabel Catat Buyback

Pindahkan ke tabel Catat Buyback Disini , di kolom keterangan diisi bla bla bla

Terhadap Sheet Pembelian

Sementara di Sheet Mencatat Pembelian kita catat sebagai pembelian sesuai dengan harga kita buyback, namun di kolom keterangan kita kasih keterangan “Buyback”
Apa tujuannya?
Supaya ketika kita hendak menjual, kita bisa melacak kembali…
Ini WIIM 431 Lot gue buyback di harga 178 itu ceritanya gimana?
kita tinggal masuk ke Sheet Jual & Buyback , Tabel Catat Buyback kita bisa langsung tau cerita dari awalnya seperti apa.

Cukup dengan 3 sheet…
Cukup 30 menit perminggu (biasanya gue update setiap jumat sore atau malam)…
Kita sudah bisa langsung tahu posisi kita pada saat itu secara mendetail ataupun keseluruhan.

Sekarang yang di tunggu tunggu….
Password : kakdrway

Selamat Mencatat!

About Kakdr 240 Articles
Founder of "Kakdr Way (Ncek Glodok Style)" --- Aliran Penangkap Pisau Jatuh Anti Cut Loss

1 Comment

Leave a Reply to ilham Cancel reply

Your email address will not be published.


*