
ITMG sudah merelase LK Q3 yang EPS nya seperti dugaan mengalami penurunan di banding Q2 karena penurunan harga batubara
Dengan angka EPS Q3 yang semakin meyakinkan, bahwa EPS sangat tergantung kepada harga batubara,
Dan kita ketahui bahwa Q4 2023 ini harga acuan batubara kembali mengalami penurunan kurang lebih 10%an maka kita sudah bisa mengamsusikan bahwa EPS Q4 juga akan terjadi penurunan minimal 10%
Disamping itu kita juga bisa melihat berdasarkan sejarah, bahwa Q4 setiap tahun selalu lebih rendah dari Q3 nya (kecuali Q4 tahun 2021 mengalami kenaikan karena saat itu memang harga batubara mulai naik dari 50$ sampai tertingginya 350$ , sekarang harga contract batubara ada di kisaran 130$)
Dari data yang ada, kita sudah bisa mengira ngira EPS Q4 2023 yang kira2 10% lebih rendah atau ada di anga 1.495*0.9 = 1.345
Dengan sudah didapatkan angka asumsi Q4 2023 yang sebesar 1.345
MAKA Total EPS FY 2023 adalah sebesar 2.436+1.646+1.495+1.345 = 6.922
Berdasarkan sejarah DPR yang dibagikan ITMG adalah sebesar 96% , 70% dan 63%
Lalu angka yang harus digunakan berapa?
Dalam hal ini, gue coba menghitung DPR yang dibagikan dari Dividen Interim bulan September 2023 kemarin
EPS 2Q 2023 adalah sebesar 2.436+1.646 = 4.082
Dividen interim 2.660 artinya DPR nya adalah sebesar 2.660/4.081 = 65.16%
Kita anggaplah DPR tahun 2023 adalah sebesar 70%
EPS FY 2023 sebesar 6.922
Dengan DPR asumsi 70%
Akan menghasilkan DPS total sebesar 4.845 Rupiah
Dari 4.845 Rupiah , 2.660 nya sudah dibagikan
Sehingga sisa yang akan dibagikan adalah 4.845-2.660 = 2.185 Rupiah
Dividen sebesar 2.185 di harga penutupan hari ini (10 November 2023) di 24.850 akan menghasilkan Dividen Yield Final sebesar 2.185/24.850*100% = 8.7%
Artikel ini akan di update setelah angka Q4 sebenarnya release untuk hasil yang lebih akurat.
Klik tautan ini Jika pembaca merasa isi dan materi blog kakdr.com berguna dan memberikan manfaat,
Dan ingin memberikan donasi (untuk membantu meringankan biaya pemeliharaan dan pengembangan blog ini)
Terima Kasih
========
