Tukar Guling TLKM dengan TPMA (Spekulasi Inside)

Tindakan yang jarang jarang gue lakukan…

Hari ini karena buyback TRIS yang membuat RDN gue kembali minus, maka gue mencari cari saham lain yang bisa di sort…
Ketemulah TLKM dan kebetulan juga ngeliat TPMA yang ternyata masih ada ngesotan yang belum di buyback

Karena sekarang sekarang ini adalah musim dividen, maka gue coba menghitung untung rugi TLKM dan TPMA dari sudut potensi Dividen Yield
20 Lot TLKM yang gue sort kembali hari ini adalah hasil buyback di harga 3.776 (menurut catatan gue)
di beli di 3.774 dan dijual di 3.940 berarti jual untung 3.940/3.776 = Untung 4.34%
100 Lot TPMA yang di buyback adalah hasil ngesot di harga 474
Jual di 474 dan beli di 418 berarti buyback lebih murah 418/474 = 11.8% lebih murah
Jadi disini aksi spekulasi ngesot buyback tetap berdasarkan 2 aturan Hukum Langit
https://kakdr.com/hukum-langit-jual-beli/

Sama sama punya kebiasaan membagikan dividen Bulan Juni
Artinya gue punya waktu sekitar 3 bulan punya kesempatan untuk mendapatkan 4 kemungkinan:

  1. Buyback TLKM Ngesot Back TPMA
  2. Buyback TLKM
  3. Ngesot Back TPMA
  4. TLKM ternyata tambah naik (hilang barang) sementara TPMA tambah turun (akibat sok pinter)

Menghitung TLKM
Sudah sejak tahun 2019 kinerja Q4 TLKM selalu lebih rendah dari Q3
Dari hasil resmi EPS 3 kuartal tahun 2022 sudah jelas lebih kecil dari EPS 3 kuartal tahun 2021 sehingga kemungkinan dividen tahun ini akan lebih kecil dari dividen tahun lalu (dasar pertama)

Tapi gue abaikan kenyataan ini, gue anggap EPS Q4 2022 akan lebih tinggi dari EPS Q3 2022
Angka nya pun sudah sangat tinggi, yaitu EPS Q4 tertinggi sejak 2019 (dasar kedua)

Untuk DPR gue menggunakan asumsi DPR 80%
ini pun adalah DPR tertinggi sejak 2019 (dasar ketiga)

Dengan 3 dasar analisa yang sudah di lebih lebihin, setelah di hitung DPS nya ketemulah angka 181 Rupiah
Yang setelah dibagi dengan 3.940 (harga gue sort) ketemu lah Dividen Yield 4.6%

Menghitung TPMA
Nah untuk TPMA gue menghitung dengan asumsi terbalik, yaitu asumsi terburuk
EPS Q3 2022 uda gue anggap Nol
Ketemu lah EPS Full Year 55 Rupiah

DPR gue ambil yang paling kecil yaitu 50%
Ketemulah DPS 27 Rupiah

Dan setelah di bagi dengan 418 (harga buyback) ketemu lah Dividen Yield 6.4%

Dividen Yield
Asumsi Tertinggi (TLKM) vs Asumsi Terendah (TPMA) = 4.6% vs 6.4%
TPMA Win
4.6% dan 6.4% ini juga artinya kita sudah mengunci selisih keuntungan tambahan sebesar 6.4/4.6 = 39%
Jadi misalnya kalau kita stay di TLKM dapat dividen 1.000.000
Dengan pindah ke TPMA dividennya jadi 1.390.000

Probabilitas (Naik & Turun adalah 50:50)
Ngesot TLKM berarti setelah di beli harga naik artinya selanjutnya kemungkinan turun kembali lebih besar
Buyback TPMA berarti setelah di jual harga turun artinya selanjutnya kemungkinan naik lebih besar
TPMA Win

Matematika
Jual TLKM yang untung 4.3% artinya menjual 1 yang jadi 1.043
Beli TPMA yang turun 11.8% artinya membeli 1 yang jadi 0.882
Jual 1,043 bisa Beli 1,043/0,882 = 1,182 TPMA
Jual 0,882 bisa beli 0,882/1.043 = 0,845 TLKM
TPMA Win

Pertimbangan lain:
Posisi TLKM dan TPMA gue sekarang juga sama sama belum full porsi akibat sudah di sort

Akhirnya atas dasar semua pertimbangan diatas akhirnya gue mengambil tindakan (Spekulasi) Tukar Guling ini dengan keyakinan tinggi
ps. Kemungkinan langit tidak berpihak tetap ada ya

Hasilnya gimana?
Nanti diupdate lagi ya
Karena esok belum terjadi, apalagi bulan juni yang masih 4 bulan lagi (120 hari)

Klik di sini jika anda ingin memberikan donasi untuk membantu Kakdr meringankan biaya pemeliharaan dan pengembangan blog ini.
Terima Kasih

About Kakdr 479 Articles
Founder of "Kakdr Way (Ncek Glodok Style)" --- Aliran Penangkap Pisau Jatuh Anti Cut Loss

Be the first to comment

Leave a Reply