Cerita ITMA – Contoh Alur Jual (Keluar) Buyback (Masuk)

Klik tautan ini Jika pembaca merasa isi dan materi blog kakdr.com berguna dan memberikan manfaat,
Dan ingin memberikan donasi (untuk membantu meringankan biaya pemeliharaan dan pengembangan blog ini)

Terima Kasih

Dalam jual beli saham, gue cuma pake beberapa patokan yang gue jalankan secara konsisten dengan mengorbankan waktu (pokoknya tunggu sampai kena)

Untuk kalau harga turun setelah dibeli, Averaging Down jika sudah mencapai Floating Loss -33%

Sementara untuk kalau harga naik setelah dibeli,
TP bertahap jika sudah mencapai Floating Profit 50% , 100% dan 200% dan Buyback jika harga nya kemudian turun kembali 33% dari harga jual
Ngesot (jika belum mencapai target jual) dan Buyback jika harga kemudian turun kembali antara 5% 10% 15% atau 20% (ini sifatnya relatif)
Uda ini aja garis besarnya yang gue jalankan

Jadi misalnya pas suatu saat gue lagi dijalan, atau diluar
liat running trade liat ada saham yang sedang turun dalam atau sedang naik tinggi
gue cukup melihat history penjualan sebentar, gue uda bisa tau apakah ada kesempatan untuk Jual atau Buyback
kalau ada, brenti sebentar pencet pencet lalu jalan lagi

Seperti contoh TP ITMA
ada 3 titik Take Profit di +50% +100% dan +80%

Nah, dari liat catatan penjualan gue uda tau
berarti ada 2 profit taking yang sesuai dengan target TP1 TP2 TP3
dan ada 1 ngesotan (yang +80%)

Penjualan +50% di harga 1.010 berarti buyback nya uda mutlak harus di harga 1.010*0.67 = 676 atau lebih rendah

Penjualan +100% di harga 1.300 berarti buyback nya uda mutlak harus di harga 1.300*0.67 = 871 atau lebih rendah

Sementara penjualan +80% berarti adalah ngesotan, kapanpun bisa buyback kalau pas duitnya ada tapi biasanya gue usahakan buyback minimal 5% lebih rendah dari harga jual

Untuk buyback TP1 (+50%) biasanya gue disiplin buyback jika harga turun 33%
Sementara untuk TP2 (+100%) kalau gue merasa bisa dapet gue buyback di harga 40% lebih rendah dari harga jual

Alasan nya adalah
Jika buyback TP +50%
Maka disini kita bisa mendapatkan kembali lot kita dan untung nya masih utuh 50%
*coba hitung beli 1.000 jual 1.500 buyback 1.005

Sementara jika buyback TP2 +100% jika dilakukan ketika Harga turun kembali 33%
ini berarti kita mendapatkan kembali lot kita tapi dengan konsekuensi keuntungan 100% jadi tinggal 50%
*coba hitung beli 1.000 jual 2.000 buyback 1.340
https://kakdr.com/menghitung-persentase-untung-itu-adalah-terhadap-modal-beli/

Ini adalah hasil nya (jika berhasil buyback)
Dari 260 Lot (26.000 lembar) yang dijual sudah buyback 270 Lot (27.000 lembar) atau sudah dapat 10 Lot lebih banyak
Sementara dari sisi duit, ada Selisih Jual (uang masuk) Buyback (uang keluar) sebanyak 30.600.999 – 22.953.529 = 7.647.470

10 Lot dari 260 Lot berarti dapat untung lot 10/260 = 3.8%
7.646.470 dari 22.953.529 dapat untung Rupiah = 33.3%
Untung Kanan Untung Kiri
JADI ITMA ATAU ITMG SAMA SAMA MPAT HRUF AJAA KANN?

Dagang itu Hidup
di Pasar Duren busuk pun ada pembeli nya
Yang penting Jangan Bangkrut Dulu, Karena Seiring Waktu Kita Akan Belajar dan Dapat Pengalaman

Seperti contoh belakangan ini gue baru mendapatkan pemahaman Teknikal
Kalau kita lihat timeframe 3 tahunan sebenarnya harga itu rata2 bergerak di harga 600 plus minus

Kebetulan gue masih punya ngesotan 100 Lot di harga 745 yang belum di buyback

Kalau di buyback di 745*0.9 = 670 hari ini sudah bisa di buyback
Tapi duitnya belum ada
Kalau di buyback di 745*0.8 = 596
Pas Tuh di rentang harga 600 plus minus
cobain aja, mana tau bacaan kita benar
Tapi kalau salah, ya belajar lagi

GTC ITMA sudah gue di harga 640
atau lebih rendah 15% dari harga jual 745
karena jaraknya sudah dekat, 665 – 640 = 25 = 5 Tick lagi uda kena
sedangkan RDN gak ada duit
ya uda sekalian coba aja tawar di 745*0.8 = 595
Dapat sukur gak dapat lain kali coba lagi

Yang penting jangan bangkrut dulu…
Karena kalau uda keburu bangkrut uda gak bisa coba lagi

About Kakdr 479 Articles
Founder of "Kakdr Way (Ncek Glodok Style)" --- Aliran Penangkap Pisau Jatuh Anti Cut Loss

Be the first to comment

Leave a Reply