Ketika Tsunami Datang

Minggu ini semua porto yang gue pegang mengalami penurunan dalam karena IHSG secara keseluruhan yang mengalami koreksi bukan karena emiten atau sektor tertentu yang mengalami koreksi
Tetapi karena IHSG nya (seluruh sektor mengalami koreksi)

Sebagai penganut Diversifikasi lebar, kondisi ini lah yang paling menakutkan

Karena mayoritas emiten di IHSG dibawa turun
Dan kita memiliki sebagian besar emiten di bursa
Minggu ini IHSG turun -2.36%
Mirae gue turun -1.59% (YTD per 14 Juli 2024 turun 7.46%)
Ipot gue turun -3.2% (YTD per 14 Juli 2024 turun 12.20%)
Ipot bini turun -3.42% (YTD per 14 Juli 2024 turun 6.62%)
Penurunan 3%an ini bukan terjadi di saham nya tapi terhadap seluruh aset (Porto)
Jadi kalau mau menyelamatkan diri dengan cut loss sudah tidak memungkinan
karena biaya nya akan sangat besar

Tetapi seperti yang terjadi juga dengan tsunami tsunami sebelumnya
Penurunan portofolio secara keseluruhan juga mendatangkan kesempatan
yaitu kesempatan BUYBACK
Porto diversifikasi juga memiliki 1 keuntungan yang sangat membantu yaitu Dividen
Kalau kita memiliki 1 emiten di porto kita
Maka dalam setahun hanya ada 1 hari dimana RDN kita akan mendapatkan uang masuk saat emiten di porto membagikan dividen
Atau 2 hari jika emiten membagikan dividen interim dan dividen final
Tetapi kalau kita memiliki 50 emiten misalnya
Maka dalam setahun akan ada 50 hari sampai 100 hari dimana RDN kita akan mendapatkan uang masuk dari dividen interim dan atau dividen final
Jadi disini, disaat kita mempunya kesempatan buyback
kita juga didukung oleh dividen dividen yang masuk sehingga kita tidak perlu 100% mengandalkan top up

Minggu ini porto bini gue berkesempatan buyback GPRA , LPGI & CPIN yang sebelumnya sudah pernah di TP atau di sort
Selain itu juga berkesempatan menambah emiten WOOD
Dan juga tambah beli BJTM di harga 500
WOOD di harga 200 merupakan harga terendah selama 5 tahunnya
Demikian juga dengan BJTM yang berada di harga terendah 5 tahunnya (tahun 2020 tidak dianggap karena pandemi Covid) dan kebetulan beberapa waktu lalu baru membagikan Dividen 54 Perak

Tsunami minggu ini, walaupun portofolio secara keseluruhan harus mengalami Damage Ilusi 3%
Tetapi juga membuka peluang mendapatkan kembali GPRA yang sudah dijual sejak tahun 2022 di harga 130
Dan bisa dibeli kembali minggu ini di harga 78
Atau dikasih kesempatan buyback 78/130 = 40% lebih murah dari harga beli
Atau (130-78)/78 = 66% (anggap dividen interim) yield dibanding modal buyback

Kalau kita lihat sejarah harganya, sejak dijual Desember 2022 harga tidak pernah bisa lebih rendah dari 90 Rupiah
Tetapi bisa menjadi 78 Rupiah Ketika Tsunami Datang

Tsunami minggu ini juga membuka kesempatan buyback LPGI
Dijual di harga 3.900
Buyback 2.780
28% lebih murah dibanding harga jual
atau setara (3.900-2.780)/2.780 = 40% (anggap dividen interim) yield jika dibanding harga buyback
Kalau selanjutnya LPGI lanjut turun berarti gtc sisa di harga yang lebih rendah kembali memiliki kesempatan besar untuk bisa buyback juga

Atau kesempatan buyback CPIN

Dengan berhasilnya buyback CPIN ini, artinya kedepannya gue jadi kembali memiliki kesempatan melanjutkan ngesot buyback
Tanpa buyback ini kita sudah tidak punya kesempatan bermain (ngesot ngesot) karena kita sudah tidak punya stok untuk di mainin

Nah sekarang kita kembali ke sini
Sepanjang minggu ini gue mendapatkan uang masuk (Dividen) dari beberapa emiten
Dividen ini sifatnya REAL karena uangnya bisa kita pakai buat bayar pembelian yang terjadi minggu ini

Sementara Penurunan 3.4% porto yang terjadi sifatnya ILUSI
Memang terhadap modal beli, harga sekarang ada dibawah modal beli
Tapi gue gak mau jual lu mau apa?

Seperti dulu langganan gue sering bilang ke pembeli yang ngeyel
Gue gak mau jual lu mau apa?
Barang barang gue, gue bayar pake duit sendiri
Gue mau buang kelaut yang penting gue happy itu Hak Gue
Akhirnya dibeli juga sama si buyer…

Lalu minggu depan ngarepnya apa?
Bebas, mau naik boleh mau turun juga boleh
Kalau lanjut turun, berarti sisa GTC beli semakin terbuka lagi kesempatan untuk bisa buyback
Kalau rebound, berarti Floating Loss Porto bisa berkurang
biar ilusi tapi kalau merah bisa jadi ijo tentu (ilusinya) lebih menyenangkan lah hihihihi

Semerah merahnya IHSG , tetap ada emiten yang ARA atau malah naik
Sehijau hijaunya IHSG , tetap ada emiten yang ARB atau malah turun

Salah satu contoh emiten yang menolak turun adalah ini
ya sudah kita pasang jual bertingkat
Mana tau ada jodoh

Index gonjang ganjing juga membuka banyak kesempatan
Volatilitas menjadi tinggi
Akan ada paus (atau paus wannabe) yang mencoba memanfaatkan rasa takut atau serakah (fear and greed) Retail dengan menaikkan atau menurunkan harga emiten dengan timeframe pendek
Semakin banyak emiten yang kita miliki
Semakin banyak kesempatan kita punya emiten yang lagi dibawa naik turun

Money management itu Sangat Penting
Berbekal RDN 3.8 juta gue mencoba untuk BuyBack DVLA TRIS ASGR & TOTL

DVLA
Ketika pengumuman dividen sebesar 65 Rupiah
Setelah di hitung hitung dividen nya di harga saat itu 1.580 Yield nya cuma 65/1.580 = 4.1%
Kita sort lah
Coba pasang 1.580 – 1.515 = 65 Perak lebih murah di harga 1.515
Kalau sampai berhasil buyback artinya kita dapat 65 Perak (anggap dividen interim) dan juga akan mendapatkan dividen final 65 nya
Dividen Yield yang tadinya adalah 4.1% kalau rencana ini berhasil akan naik menjadi (65 + 65)/1.580 = 8.2% yield

ASGR
Yang di sort April 2023
Akibatnya kita kehilangan dividen 21+13+34 = 78 Rupiah
Tetapi di harga 715 kita mendapatkan keuntungan jual buyback 930 – 715 = 215
Atau atau rasional risk : Reward = 78 : 215 = 1 : 2.75
Kalau gak terjadi tsunami kali ini kesempatan buyback ini tidak pernah terjadi karena sejak di jual harga ASGR tidak pernah lebih rendah dari 870

TOTL
Kebalik dari TOTL di porto bini yang sedang pasang posisi Jual di 510
TOTL di porto mirae ini sudah punya posisi jual di harga 500
Lot yang sudah si sort ini coba pasang jaring Buyback dari lebih murah 5% (474) sampai 420 (berdasarkan ingatan gue 420 ini adalah base camp totl di harga kepala 4)
Kalau kedepannya harga totl turun berarti kita berkesempatan mengembalikan stok di porto mira kita
Tapi seandainya kedepannya harga totl malah naik kita berkesempatan ngesot stok di porto bini gue
Jadi bebas totl mau naik atau turun
Kalau nggak, harga totl cuma bisa bergerak di range 475 sampai 499
Terserah kuncen totl mau gimana cara main nya

Money Management

TRIS
Order buy 30 lot tris di harga 171 adalah rencana buyback dari ngesot yang terjadi tanggal 14 Juni kemarin di harga 193
Kalau berhasil buyback artinya kita berhasil buyback 171/193 = 10% lebih murah
Tapi diatas semua rencana itu kita mengeluarkan uang
Sementara uang di RDN cuma ada 3.8 juta
Yang kalau semua order buy tereksekusi berarti rdn kita langsung habis atau bahkan bisa berbalik minus

Untuk jaga jaga terhadap kemungkinan uang masuk dan uang keluar yang terjadi
Disini kita sudah kelihatan kalau akan terjadi besar pasak dari tiang
Yang mau dibeli banyak
Yang mau dijual gak ada

Ada 160 Lot TRIS dengan modal beli 158

Yang kalau kedepannya harga tris bukannya turun tapi malah naik

Kita bisa manfaatkan untuk ambil untung sebesar 199/158 = 25.9%

Tapi ini adalah rencana jual dimana rencana beli belum terjadi

Tapi seandainya minggu ini semua rencana beli terealisasi
Sampai RDN minus

Maka rencana jual tris di 199 bisa langsung di sesuaikan di harga berapapun selama masih diatas 158 Rupiah

2 posisi jual beli TRIS ini sekaligus menciptakan kerangkeng untuk berburu Tris

Rencana beli = 171
Harga sekarang = 188
Rencana jual 199

171 – 188 – 199
Jadi mirip dengan Teknikal kan ?
171 bisa dibaca sebagai Support
188 bisa dibaca sebagai Sekarang
199 bisa dibaca sebagai Resisten

1 hal yang pasti di pasar
Harga akan selalu bergerak naik dan turun sesuai perubahan Demand vs Supply

Kurang lebih seperti ini
Jangan ditebak tapi di antisipasi
Selamat pagi, Tuhan memberkati

Donasi untuk pemeliharaan blog kakdr.com

About Kakdr 479 Articles
Founder of "Kakdr Way (Ncek Glodok Style)" --- Aliran Penangkap Pisau Jatuh Anti Cut Loss

Be the first to comment

Leave a Reply