Minggu ini ditengah penurunan IHSG sebesar -2.42%, walaupun kebanyakan dari kita tidak mengalami penurunan sebesar itu tetapi terasa sangat mengganggu emosi dan mental.
Ada 4 alasan utama mengapa penurunan minggu ini terasa “Lebih” berat
Realita tidak sesuai ekspektasi
kita semua pasti memulai tahun baru ini dengan harapan porto tumbuh di minggu pertama, namun ternyata bukannya tumbuh malah menyusut
Compound Damage
Tahun lalu portofolio kita mengalami pertumbuhan kurang lebih 10%
tapi yang tumbuh 10% itu hanya portofolio kita, bukan kemampuan ekonomi kita secara keseluruhan
Maksudnya adalah misalnya penghasilan bulanan kita adalah 10jt per bulan
Kita memiliki investasi di saham sebesar 100 juta rupiah
Tahun 2022, investasi kita di saham mengalami pertumbuhan sebesar 10% atau 10 juta
Tetapi penghasilan kita tidak mengalami kenaikan sebesar 10% juga menjadi 11 juta
Jadi disini penilaian kita terhadap besaran nilai tetap sama
Misalnya tahun 2022 bagi kita turun 1 juta (10% dari penghasilan 10jt) sudah terasa besar.
Karena tahun 2022 kehidupan kita secara keseluruhan tidak mengalami kenaikan juga sebesar pertumbuhan investasi kita
Maka Besaran Nilai penurunan yang kita anggap besar tidak berubah, yaitu sebesar 1 juta
Nah…
Karena tahun 2022 investasi kita mengalami kenaikan sebesar 10%
Dari 100 juta menjadi 110 juta
Ketika terjadi penurunan 10jt (10% dari 100jt) kita bisa terima
Tapi ketika terjadi penurunan 11jt (10% dari 110juta)
disini ada kelebihan kehilangan tambahan sebesar 1jt yang kita sudah tidak bisa terima
Sepanjang tahun 2022, penurunan 10jt (10% dari 100jt) bagi kita masih bisa kita terima
Tapi akibat pertumbuhan investasi kita di tahun 2022 yang sebesar 10% menjadi 110 juta
penurunan 10% itu bukan lagi 10jt tapi 11 juta
inilah yang sering gue sebut reverse compound
100 juta tumbuh 10% jadi 110jt (naik 10jt)
110 juta tumbuh 10% jadi 121jt (naik 11jt)
Tetapi ketika kemudian terjadi penurunan 10%
121 juta turun 10% jadi 108.9jt (turun 12.1jt)

Seperti contoh minggu ke dua tahun 2022 porto gue juga pernah mengalami penurunan sebesar 1.43%
Saat itu penurunan sebesar 1.43% itu adalah dari total nilai 635jt
atau penurunan sebesar 9.096.136
Penurunan 1.43% saat itu adalah sebesar 9.096.136
Lalu Total Nilai 635 itu seiring perjalanan kemudian tumbuh menjadi 758 juta
terjadi pertumbuhan sebesar 758 – 635 = 123 juta
Dimana pertumbuhan tersebut datang dari Gain juga dari top up (uang kita sendiri)

Nah, minggu pertama tahun 2023 porto kita kembali mengalami penurunan yang mirip dengan penurunan minggu kedua tahun 2022
Secara persentase, penurunan yang terjadi Sedikit Lebih Kecil (-1.39%) dibanding minggu kedua 2022 (-1.43%)
Tetapi secara nominal, penurunan nya lebih besar 10.5juta vs 9jt
Minggu ke dua 2022 penurunan 9jt (walaupun turunnya adalah 1.43%) kita masih tidak merasa berat, karena nilai 9jt masih dibawah angka toleransi kita (anggap 10jt)
Tapi minggu pertama 2023 walaupun turunnya hanya 1.39% tapi nilainya sudah melebihi angka toleransi kita
*Angka toleransi maksudnya adalah kerugian yang masih bisa diterima secara psikologis
Ilmu dan Pengetahuan Kita Bertambah Seiring Waktu
Tahun 2022 selain mendapatkan pertumbuhan investasi (uang) kita sebenarnya juga mendapatkan pertumbuhan ilmu dan pengetahuan
Dengan bertambahnya pengetahuan di bursa, kita jadi semakin banyak tahu jika kita melakukan kesalahan dalam jual beli, atau telat antisipasi
inilah yang gue sering bilang pokoknya jangan bangkrut dulu
Bertahanlah Rosela… Bertahanlah…
Nanti kalau uda paham , gampang tinggal Tambahin Nol di Belakang
Inilah hasil dari review gue selama bertahun tahun
Cuma karena 3 poin ini aja setiap kali kejadian
Tapi setiap kali terus terasa bertambah berat
Karena apa?
Karena Compounding
Seluruh 3 poin diatas pengaruhnya itu ke Psikologis
Dan karena terjadi semuanya, maka terjadi Amplifying
Satu Kali Dua Kali Dua Kali Dua
Kena di realitas tidak sesuai ekspektasi
Kali Dua
Kena di Compound Damage
Kali Dua lagi
Kena di Semakin banyak ilmu pengetahuan
Kali Dua lagi
Apalagi buat yang uda 2+ tahun di grup
yang 2021 dan 2022 investasi nya tumbuh
ini akan kena lagi super damage di sebuah istilah yang disebut GENGSI (ini poin ke 4)
Jadi buat kawan kawan yang tahun 2022 kemarin portofolionya tumbuh (apalagi yang tumbuh diatas 25%)
tumbuh itu tidak harus 100jt jadi 110jt
100jt turun jadi 50jt naik jadi 90jt ini juga tumbuh
Jika kedepannya mengalami kondisi seperti minggu ini lagi
harus selalu diingat bahwa penurunan yang terjadi (misalnya 1.39%) itu sudah Bukan Lagi dari Saldo Awal tahun 2022, Tetapi dari Saldo Akhir Tahun 2022 (saldo awal 2022 + tumbuh + top up)
suka tidak suka kita harus bisa terima.
Karena jika di lihat dari sisi investasi (bukan dari semua sisi ekonomi kita) kekayaan kita memang tumbuh ke titik yang baru
Be the first to comment