Ada cukup banyak yang mempertanyakan bagaimana mungkin porto bisa tumbuh konsisten per tahun karena harga saham tidak ada yang konsisten naik sebanyak X% setiap tahunnya** di post https://stockbit.com/post/13482318
Ada yang perlu di luruskan disini bahwa yang berhubungan dengan emiten itu bukan tumbuh tapi naik (atau turun)
Yang tumbuh itu adalah porto folio kita secara keseluruhan
Dimana didalamnya adalah gabungan dari emiten emiten yang harganya naik dan turun
Kalau sebuah emiten misalnya ABCD harganya dari 1.000 sudah naik ke 1.500
maka disini yang terjadi pada emiten ABCD adalah harganya naik 50%
Sementara kalau porto kita hanya ada emiten ABCD yang harganya naik 50%
maka disini yang terjadi pada portofolio kita adalah tumbuh 50%
Nah kalau di harga 1.500 kita diamkan, lalu harga nya turun kembali ke 1.050 misalnya
Maka disini terjadi penurunan harga sebesar 30%
Maka disini terjadi penyusutan portofolio kita sebanyak 30%
Tapi kalau di harga 1.500 kita realisasikan kenaikannya dan kemudian harga turun kembali ke 1.050
Disini terjadi penurunan harga ABCD sebesar 30%
Sementara porto kita sudah tidak mengalami penyusutan sebesar 30% karena sudah kita realisasikan
ibaratnya kita sudah kunci pertumbuhan nya sehingga ketika emiten ABCD mengalami penurunan harga, porto kita sudah tidak terpengaruh lagi
Demikian juga kalau ABCD melanjutkan kenaikan harga porto kita juga tidak mendapatkan keuntungan dari kenaikan lanjutan nya
Pertumbuhan porto folio (ingat portofilio bukan emiten) tidak melulu harus dengan beli harga 1.000 jual harga 1.500
Tetapi bisa juga dengan jual 1.500 beli kembali (buyback) 1.000
Disini sama sama ada selisih positif (untung) yang kita dapatkan
Selain itu portofolio juga bisa mengalami pertumbuhan dari dividen

Seperti contoh 2 transaksi terakhir yang terjadi di porto IPOT bini gue
Terdapat transaksi keluar duit (beli) sebesar 7.048.367 Rupiah
dan transaksi masuk duit (jual) sebesar 10.968.100 Rupiah


Bulan oktober 2023 ketika harga CPIN dari 5.034 naik ke 5.309
saat itu harga CPIN mengalami kenaikan sebesar 5.4%
saat itu portofolio kita mengalami pertumbuhan (kalau kita anggap porto kita hanya ada emiten CPIN) yang sama sebesar 5.4%
Nah kemudian ketika kita jual di 5.309
artinya saat itu kita sudah mengunci pertumbuhan yang terjadi
jika kemudian harga CPIN turun kembali , portofolio kita sudah tidak mengalami penurunan
tetapi jika harga CPIN melanjutkan kenaikan, portofolio kita sudah tidak bisa lagi nebeng tumbuh
Setelah di jual , CPIN mengumumkan pembagian dividen sebesar 100 Rupiah
Dividen ini juga termasuk faktor yang membantu pertumbuhan portofolio kita secara keseluruhan
Dalam kejadian ini, karena CPIN milik kita sudah kita jual, maka faktor pertumbuhan portofilio dari dividen CPIN sudah tidak lagi kita dapatkan
Karena sudah kita kunci pada saat di jual di harga 5.309
Tetapi kalau di bulan November 2023 kita kehilangan potensi pertumbuhan portofolio dari dividen CPIN
Di bulan Januari 2024 ternyata CPIN mengalami penurunan harga
Dari 5.309 harga turun ke 4.959
Nah, disini ketika CPIN mengalami penurunan harga sebesar 6.5%
Porto kita sudah terbebas dari penurunan karena sudah kita kunci sejak Oktober 2023 kemarin
Justru disini kita mendapatkan keuntungan
Kita bisa membeli kembali (4.959) menggunakan uang yang kita dapatkan sebelumnya (5.309) dan masih ada sisa uang sebesar 5.309 – 4.959 = 350
Uang 350 inilah yang memastikan pertumbuhan portofolio kita sebesar X% setiap tahunnya
Jadi bukan harga CPIN nya yang setiap tahun selalu naik X%


Sementara TSPC sejak tahun 2019 membantu pertumbuhan tahunan portofolio melalui dividen
Dividen itu sifatnya sudah pasti
mau harga nya naik atau turun dividen tidak akan mengalami perubahan
Dividen inilah yang dalam perjalanan nya sangat membantu menahan portofolio kita ketika terjadi penurunan akibat banyak emiten di porto kita yang sedang mengalami penurunan harga
dan dia juga akan menjadi pendorong tambahan pertumbuhan porto kita ketika emiten emiten dalam porto kita mengalami kenaikan harga
Sejak di beli tahun 2019
disini kita tidak bisa menikmati pertumbuhan portofolio dari kenaikan harga
Tetapi portofolio kita masih bisa mengalami pertumbuhan dari dividen yang didapatkan setiap tahunnya
Tapi ada 1 hal lagi yang berdasarkan pengalaman yang bisa kita manfaatkan dari lama nya waktu yang dibutuhkan untuk bisa menikmati pertumbuhan portofolio dari kenaikan harga…
yaitu kita bisa cicil beli seperti yang post gue di https://stockbit.com/post/13352347

5.000 lembar TSPC yang dijual tanggal 18 Januari 2024 kemarin adalah 21.7% dari total 23.000 lembar yang di cicil beli sejak 2019
KALAU pada 2 januari 2019 setelah membeli 3.600 lembar di harga 1.392 harga langsung mengalami kenaikan 50% misalnya dan kita kunci pertumbuhannya
MAKA saat itu walaupun mengalami pertumbuhan dalam waktu singkat
TETAPI hanya dari 3.600 lembar
YANG 21.7% nya (sesuai rasio penjualan 18 Januari 2024) cuma 781 lembar
Dan karena sudah dijual , kita tidak lagi mendapatkan dividen yang dibagikan sejak tahun 2020
Jadi disini karena mengalami pertumbuhan dalam waktu cepat sebenarnya ada juga kerugian (ilusi) yang kita alami
- Dapat untung dari lembar yang lebih kecil
- Tidak dapat dividen
Jadi beginilah kira kira maksud dari pertumbuhan konsisten portofolio setiap tahunnya
Yaitu dari Capital Gain
Beli – Jual
Jual – Buyback
Dan dari Dividen Gain selama menunggu kesempatan mengunci keuntungan yang sudah didapatkan
Bukan mencari emiten yang setiap tahun pasti tumbuh X% setiap tahunnya
Dan dengan timeframe panjang kemungkinannya menjadi semakin besar mendekati hampir pasti
Kita hanya perlu memastikan 2 hal
- Jual harus lebih tinggi dari harga beli
semakin lebih tinggi semakin bagus - Beli (kembali) harus lebih rendah dari harga jual
semakin rendah semakin bagus
Hitunglah menggunakan persen
Kalau beli harga 1.000 maka lebih tinggi 10% nya adalah 100
Kalau beli harga 5.000 maka lebih tinggi 10% nya adalah 500 BUKAN 100
Kalau jual harga 1.000 maka lebih rendah 10% nya adalah 100
Kalau jual harga 5.000 maka lebih rendah 10% nya adalah 500 BUKAN 100
Donasi untuk pemeliharaan blog kakdr.com
Be the first to comment