Klik tautan ini Jika pembaca merasa isi dan materi blog kakdr.com berguna dan memberikan manfaat,
Dan ingin memberikan donasi (untuk membantu meringankan biaya pemeliharaan dan pengembangan blog ini)
Terima Kasih
Biasanya gue melakukan ngesot itu dengan 2 kondisi
Karena RDN minus
Mau tes feeling
Tapi kedua poin diatas di lakukan dengan satu persamaan yaitu harus ada tempat pindah nya (saham lain)

Jumat kemaren adalah minggu ke-3 gue merasakan adanya perubahan pola dari PJAA
Yang setelah gue cek dari sejarah harganya, dari EPS 2022 nya kayaknya cukup aman buat di sort
Tapi yang terutama adalah ada ngesotan INDF yang sudah bisa buyback tapi duitnya gak ada
Gue punya 2 posisi sort INDF di harga 7.306 (sisa 2 lot sudah berhasil buyback kemarin) dan 6.800 yang kemarin gue pasang order buy di harga 6.050 tapi sayangnya gak dapat sehingga menyebabkan RDN ada lebih duit 3jt an dan ini (menurut gue) gak bagus karena ini sudah termasuk spekulasi tanpa arah.
BIRD adalah buyback ngesotan di harga 1.830 untuk tutupin minus minggu lalu
Pagi ini, melihat bursa Eropa yang kemaren merah, dan bursa Amerika yang tadi malam dibuka hijau di tutup merah, berarti hari ini kesempatan untuk buyback INDF terbuka kembali,

Order buy TRIS yang di tambahkan menemani INDF hari ini adalah ngesotan di harga 260 (menurut catatan gue) yang belum di buyback
kebetulan kemarin closing di 226 (13% lebih rendah dari harga sort) jadi gue coba pasang buyback di 260*0.85 = 220
Tujuan lain dari gue agak memaksakan diri Buyback INDF adalah potensi dividen karena sudah musim dividen

kalau kita liat dari timeframe menengah – panjang (3 tahun), dari titik biru (resisten) dan merah (support) keliatan tuh lagi Downtrend
Ketika naik, harga tidak pernah bisa naik lebih tinggi dari harga tertinggi sebelumnya, sementara ketika turun harga selalu turun lebih rendah dari harga terendah sebelumnya
Harga sekarang sudah dibawah support terakhir yang support selanjutnya ada di titik hijau

Dan kalau kita pendekin timeframe nya (menjadi 1 tahun) keliatan Support 1 ada di kira kira 620 atau 615 yang kalau sampai ketembus, maka support selanjutnya adalah dibawah 577
Ngesot di 630
Rencana buyback 10% lebih rendah
630*0.9 = 565
kemungkinan lebih besar bisa kena dengan 3 catatan
- timeframe buybacknya di panjangin (hitungannya bulan)
- tembus Support S2 dan men trigger trader panik selling
- Siap kehilangan barang andaikan tebakan gue salah.
Toh PJAA yang di sort kemarin di harga 630 itu sudah posisi untung 12%
Dan uangnya juga sudah habis untuk BuyBack saham lainnya
Lalu hasil akhirnya gimana?
kita tunggu hasilnya besok lusa kemana dewi Fortuna berpihak
Toh dari aksi ngesot ini, semua kemungkinan yang terjadi (plus dan minus nya) sudah kita ketahui dan ada antisipasi nya

Ini adalah EPS INDF 2022
Dari hasil 3Q yang sudah ada total nya adalah 560
Dengan asumsi DPR 50% dan dividen tahun 2023 ini tetap 278 rupiah maka EPS Full Year 2022 yang dibutuhkan adalah 556 Rupiah
Atau EPS Q4 2022 kalau Minus 4 Rupiah pun DPS 278 tetap bisa tercapai
Dividen Yield 278/6.100 = 4.5% ini adalah asuransi nya kalau sampai salah ngesot PJAA dan kehilangan barang
Be the first to comment