

Salah satu dasar patokan gue ketika membeli saham adalah Dividen Yield
Sering gue bilang di grup, tentukan dulu batas kesanggupan kita kalau sampai hilang itu berapa?
2 juta atau 20 juta misalnya
Menurut kita, minimal dividen yield yang kita anggap wajar berapa?
5% misalnya
Nah, TPMA ini ketika gue beli, saat itu LK yang release baru sampai Q2
Total EPS 2Q dengan DPR 50% sudah keliatan 4.2%
berarti EPS 2 kuartal selanjutnya, Dividen Yield minimal 5% seharusnya sudah hampir pasti dapat….
Beli
Setelah dibeli, karena untuk menutupi RDN yang minus,
Kebetulan (ingat karena kebetulan) harga TPMA saat itu ada di harga 462 dan 472
Beli 382 – Ngesot 462 = 20%
Beli 386 – Ngesot 472 = 22%
Ketika dibeli, target nya adalah dividen yield 5%
3 Bulan kemudian Floating Gain sudah 20% atau setara 4X target Dividen Yield 5%
ya sudah…
Setiap aksi Beli maupun Jual harus ada maksud dan tujuan
Karena ini adalah sort, maka rencana buyback selanjutnya harus sudah ada sebelum tombol jual ditekan

Rencana waktu itu adalah 10%
462*0.9 = 415
472*0.9 = 424
Planning itu dibuat untuk di realisasikan, bukan cuma untuk dibuat
Sedangkan apakah bisa terlaksana atau tidak, itu sudah tergantung nasib.
Yang penting kita sudah berusaha
Jual duluan, Buyback Belakangan
Karena jual duluan berarti harga jual lebih rendah, otomatis buybacknya lebih lama
Jual terakhir, Buyback duluan
Karena juga terakhir berarti harga jual lebih tinggi
400 Lot yang dijual di harga 472 (A)
Seiring waktu gue cicil buyback sesuai kemampuan di harga 426 , 422 dan 418
Rata rata harga buyback 423 sesuai rencana buyback 10% lebih murah dari harga jual 472
200 Lot yang di jual di harga 462 (B)
Kemarin terakhir buyback di harga 412 dan 394
Rata rata harga buyback 403 juga masih sesuai rencana buyback 10% lebih murah dari harga jual 462
Matematika
Jual di 472 buyback di 423
Ini artinya kita membeli kembali dengan harga Lebih Murah dari harga jual
100% – (423/472*100%) = 10.3%
Lebih murah dari harga jual Bukan untung
Untungnya lebih besar lagi yaitu 11.5% (472 – 423)/423100% = 11.5%
Jual di 462 buyback di 403
Ini artinya kita membeli kembali dengan harga Lebih Murah dari harga jual
100% – (403/462100%) = 12.7%
Lebih murah dari harga jual Bukan untung
Untungnya lebih besar lagi yaitu 14.6% (462 – 403)/403100% = 14.6%

Nah, sekarang kita kembali ke tujuan awal membeli TPMA
Tujuan awal adalah Dividen Yield 5%
Ngesot sudah selesai (Seiring Waktu)
Seiring waktu juga, LK Q3 sudah release
Angkanya sudah berubah
Dari hasil EPS 3Q angkanya naik menjadi 55 Rupiah
Dengan DPR 50% DPS nya juga naik menjadi 27.5 Rupiah
Atau Dividen Yield 5% yang menjadi target awal kita membeli TPMA sekarang sudah tercapai
Ini belum Termasuk EPS Q4
Jika EPS Q4 Positif, artinya Dividen Yield nya akan naik lagi
Tapi Bagaimana jika EPS Q4 Negatif?
Harga beli 384
Mengharapkan Dividen Yield 5% berarti mengharapkan DPS adalah 384*5% = 19.2
Karena DPR (dipatok) adalah 50%
Berarti EPS Full Year tahun 2022 nya adalah 19.2/0.5 = 38.4
EPS 3Q 2022 sudah keliatan sebesar 55 Rupiah
Sementara EPS yang menghasilkan Dividen 5% cukup sebesar 38.4 Rupiah
Berarti… EPS Q4 2022 masih ada ruang untuk minus sebesar 55 – 38.4 = 16.6 Rupiah

Dengan berhasilnya buyback ngesot ini
Berarti selain potensi Dividen 5% yang akan kita dapatkan RUPS nanti.
Kita juga sudah dapat Dividen Interim 11.5% dan 12.7% (ini sudah real) Kalau selisih ngesot – buyback kita tidak anggap sebagai ngesot gain
Di mengerti bukan di hafal
Klik di sini jika anda ingin memberikan donasi untuk membantu Kakdr meringankan biaya pemeliharaan dan pengembangan blog ini.
Terima Kasih
Be the first to comment