Kalau kita punya uang 2.000.000
Yang kita belikan 2 emiten masing-masing sebesar 1.000.000
Anggap deh emiten A dan B dan harganya adalah sama 100 Rupiah
Maka kita memiliki A & B masing masing sebanyak 100 lot
Setiap kali kita membeli saham (dan apapun juga) selalu ada 2 konsekuensi yang bisa terjadi kedepannya
- Untung
- Rugi
Dengan prinsip Anti Cut Loss, berarti kita sudah membuang kemungkinan Rugi.
Tetapi kemungkinan rugi tidak bisa di buang begitu aja. Harus ada yang di korbankan sebagai kompensasi nya.
Salah satunya yang bisa di korbankan adalah waktu
Misalnya deh kita sudah menargetkan
- Pokoknya gak mau rugi
- Pokoknya harus untung 100%
Disini kita mengorbankan waktu untuk 2 poin yang kita inginkan
Tetapi dengan pengorbanan waktu tersebut, hasil akhir yang terjadi dari uang 2.000.000 yang kita belikan emiten A & B hanya tersisa 1 yaitu menjadi 4.000.000
Lalu misalkan kemudian emiten A berhasil naik ke 2.000
tetapi B malah turun ke 500
Disini pengorbanan waktu yang kita lakukan sudah membuahkan hasil (untung 100%) di emiten A dan bisa kita realisasikan
Sementara B yang malah turun ke 500 kita korbankan waktu lagi pokoknya sampai untung 100%
Awalnya
A = 1.000.000
B = 1.000.000
Total 2.000.000
Akan menjadi 4.000.000 jika target yang kita inginkan tercapai
Ketika Harga
A = 2.000
B = 500
Kita realisasikan dulu keuntungan A
dengan menjual A kita mendapatkan uang sebesar 2.000.000
Lalu kita belikan emiten C & D masing-masing sebesar 1.000.000 (anggap harga 1.000.000 juga)
Maka sekarang posisi kita adalah:
B = 500.000 (harus jadi 2.000.000)
C = 1.000.000
D = 1.000.000
Total 2.500.000
Sekarang akan menjadi 5.000.000 jika target yang kita inginkan tercapai
Inilah pelaksanaan dari merealisasikan keuntungan kolom kanan (kolom harga yang di luar kuasa kita) ke kolom kiri (kolom harta yang sepenuhnya kuasa kita mau untung atau rugi)
Kalau tindakan ini kita lakukan berulang ulang, secara konsisten target awal mengubah 2.000.000 menjadi 4.000.000 bisa tercapai tanpa harus terjadi A dan B sama sama naik 100%
B mau delisting pun 2.000.000 kita bisa berubah menjadi 4.000.000 atau 40.000.000 sampai tak terhingga asalkan A (atau ada salah satu / sebagian emiten dari porto kita) berhasil mencapai target
Semakin panjang waktu kita, semakin besar probabilitas untuk berhasil.
Semakin panjang waktu kita, semakin besar hasil akhir yang bisa tercapai
Jika sampai 1 waktu Kolom Kiri (kolom harta) kita sudah bisa mencapai 10.000.000
Maka saat itu untuk mencapai target awal (untung 2.000.000)
Dengan kolom kiri (kolom harta) sebanyak 10.000.000 sudah tidak perlu untung 100% lagi.
Tetapi cukup untung 20% kita sudah bisa mendapatkan keuntungan sebesar 2.000.000
Konsep dasarnya adalah ini
Pelaksanaannya yang kita tambahkan beberapa syarat pemilihan emiten
Seperti Pisau Jatuh, Dividen Rutin, Top Up Rutin, PBV DER ROE (atau indikator yang lain terserah selera masing masing) untuk mempercepat waktu tercapai dan memperbesar keuntungan nilai rupiahnya
Be the first to comment