Mengubah Rugi Ilusi Menjadi Untung Nyata Dengan WAKTU

Hari ini, setelah merah sejak tahun 2013 (menurut catatan gue) akhirnya nyangkut BNBR gue yang nggak diapa apain menjadi untung juga (secara Rupiah)

Mengandalkan satu satunya senjata retail di bursa tapi merupakan senjata pamungkas dari semua senjata yaitu WAKTU

Tahun 2013 Waktu pertama kali gue beli, 1 Lot Saham saat itu masih 500 lembar
Gue beli 20 Lot di harga 50
Modal Rupiahnya = 2050050 = 500.000

Kemudian Tahun 2014 1 Lot berubah menjadi 100 lembar
Sehingga lot gue berubah menjadi 100 Lot dengan modal beli tetap 50 Rupiah
Modal Rupiahnya = 100*100*50 = 500.000
Kondisi ini berlangsung sampai Tahun 2017

Tahun 2018
BNBR Reverse Stock 10:1
artinya adalah setiap 10 lot diciutkan menjadi tinggal 1 lot
dan harganya naik 10X lipat dari 50 menjadi 500

Jadi ketika terjadi Reverse Stock BNBR gue yang awalnya adalah
100 Lot Modal 50
Menjadi
10 Lot Modal 500

Setelah Reverse Stock (harga berubah jadi 500) jadi ada kesempatan BNBR holder yang uda gerah, uda gak tahan untuk kabur.
Sebelumnya gak bisa kabur karena kepentok harga terendah bursa adalah 50 Rupiah
Dan Offer di 50 itu ada sangat banyak
ps. sampai disini perlu diingat bahwa BNBR gue BUKAN LAGI 100 Lot Modal 50 TAPI 10 Lot Modal 500

Dari 500 harga turun terus sampai akhirnya tidur panjang lagi di 50
Gue sempat melakukan beberapa kali Averaging Down (dengan metode digabung dengan biang bukan dicatat terpisah) sampai akhirnya:
Dari Punya 10 Lot Modal 500
Jadi Punya 140 Lot Modal 108

Cerita mengenai BUMI bisa dibaca di sini

Dari 2018 sampai Juni 2022 uda gak gue apa apain lagi….

Sampai akhirnya 27 Juli gue berhasil TP2 BUMI (Skip TP1)
sebagian keuntungan gue anggap amal / kembalikan sebagian dan gue belikan 60 Lot BNBR
Ini sifatnya uda di ikhlaskan
Gak harap kembali lagi

Inilah yang membuat Lot BNBR gue berubah
yang tadinya 140 Lot Modal 108
Menjadi 200 Lot Modal 90

Selama Belum Delisting, Harapan Mengubah Rugi Menjadi Untung Selalu Ada Kan?

Tapi apakah ini berarti kita bisa menyebut BNBR kita Tidak Rugi?
Belum Bisa Bambanggg….
Tidak Rugi itu adalah kalau kita lihat dari sudut pandang Nominal nya

Sementara ketika kita membeli sebuah saham, Ada 2 Modal yang kita tanam didalamnya yaitu

  1. Modal Uang
  2. Modal Waktu

Modal Uang sudah tidak rugi memang benar
Tapi Modal Waktu ini kita masih harus menentukan Nilai nya Berapa?

Secara Sederhananya, kita bisa mengambil patokan

  1. Bunga Tabungan (1% – 3% per tahun)
  2. Bunga Deposito / Inflasi (7.5% per tahun)

Nah, kalau kita pakai patokan Bunga Tabungan (3%)
Seharusnya uang kita yang tadinya adalah sebesar 1.800.000 (200 Lot Modal 90 Perak kita anggap deh invest nya sekaligus di 2013) dengan pertumbuhan 3% per tahun selama 9 Tahun seharusnya sekarang menjadi 2.348.591
Atau 2.348.591/200/100 = 117 Rupiah Perlembarnya baru bisa kita sebut Tidak Rugi Waktu

Atau, Kalau kita pakai patokan Bunga Deposito / Inflasi (7.5%)
Seharusnya uang 1.800.000 tersebut sekarang sudah jadi 3.451.029
atau 3.451.029/200/100 = 172 Rupiah Perlembarnya baru bisa kita sebut Tidak Rugi Waktu

Pentingnya Averaging Down

Sejak gue tambah beli 60 Lot BNBR di harga 50 kemarin di bulan Juli
sebenarnya dalam 3 bulan harganya sudah naik 82%

Tapi karena gue belinya nggak proporsional (gue beli cuma sekedar niat nyumbang, gak ada planning averaging down)

Jadinya pembelian 60 Lot di harga 50 tadi gue gabungkan dengan biang sebelumnya (untuk tarik turun modal)
Akhirnya modal gue turun dari 108 jadi 90 doang
Sekarang harga 91 kalau mau hitung untung berdasarkan waktu
masih harus tunggu BNBR naik sampai 117 (setara bunga tabungan) atau 172 (setara bunga deposito atau inflasi)

Sementara ini adalah BNBR di Ipot gue
(Modal biang sebenarnya adalah 81 perak, tapi kita anggap 90 aja samain dengan modal mirae, ini cuma sekedar buat ilustrasi hitungan)

Kalau BNBR di mirae gue yang awalnya 140 Lot Modal 108 dan gue tambahkan 60 Lot Modal 50 (ini anggap gak melakukan Averaging Down) menyebabkan Rata rata Total Menjadi 200 Lot Modal 90
di harga 91 (hari ini 24 Oktober 2022) Posisi nya secara keseluruhan Baru TIDAK RUGI

Sementara BNBR di Ipot gue yang awalnya 60 Lot Modal 90 dan gue tambahkan 200 Lot Modal 50 (ini menggunakan Metoder Averaging Down Piramid) menyebabkan Rata rata Total Menjadi 260 Lot Modal 59
di harga 91 (hari ini 24 Oktober 2022) Posisi nya secara keseluruhan Sudah UNTUNG 52.90%
Uda keliatan kan bedanya?

Kalau kita menggunakan Patokan Nilai Waktu yang sama

  1. Bunga Tabungan (1% – 3% per tahun)
  2. Bunga Deposito / Inflasi (7.5% per tahun)

Kalau Pakai Patokan Bunga Tabungan (3%)
Duit 1.540.000 sekarang seharusnya jadi 2.009.350
atau 2.009.350/260/100 = 77 Rupiah
Ini sudah tercapai karena harga hari ini adalah 91 Rupiah

Atau, Kalau kita pakai patokan Bunga Deposito / Inflasi (7.5%)
Duit 1.540.000 sekarang seharusnya jadi 2.952.547
atau 2.952.547/260/100 = 113 Rupiah
Masih kurang 24% lagi

Ada kesempatan selama 4 Tahun buat kita melakukan pembelian di harga 50

Averaging Down nya JANGAN Pakai Uang Top Up
TAPI pakai (sebagian) dari uang dividen atau uang TP Jin

About Kakdr 336 Articles
Founder of "Kakdr Way (Ncek Glodok Style)" --- Aliran Penangkap Pisau Jatuh Anti Cut Loss

Be the first to comment

Leave a Reply