Ada 1 hal yang hampir gak mungkin bisa di hitung dengan pasti adalah Beli atau Jual di Harga Tertinggi atau Terendah
- Kita tidak akan pernah bisa menebak dengan pasti angka tertinggi dan terendah
- Andaikan bisa pun, belum tentu bisa kita jual atau beli di harga tersebut karena masih ada 1 faktor yang 100% bergantung pada nasib yaitu Nomor Antrian

Seperti contoh RICY (RICA) kira kira sejak april atau mei gue sudah merasakan pola nya berubah

Ketika mendadak harganya naik tinggi, titik TP1 (+50%) gue ada di harga 162 Rupiah


Dan memang, Tanggal 29 Harga tertinggi ada di 162 Rupiah
Tapi Jodohnya bukan milik gue
Naik sampai 162
Tetapi sebelum antrian gue kena harga turun kembali dan akhirnya ditutup di harga 147
Hari demi hari berharap bisa TP1, ternyata kemarin (25 November 2022) malah kembali ke harga 101

Dari yang seharusnya merealisasikan keuntungan 50% (karena memang belum jodohnya) akhirnya malah Floating Loss 6% kembali.
Menunggu sejak 29 Agustus
Sampai 25 November
Setelah 88 Hari penantian, harapan TP1 malah semakin menjauh

Malah TRIS yang akhirnya TP1 duluan
Pun dengan harga yang lebih tinggi.
Pasang order booking di harga 260

Padahal pada tanggal 29 Agustus
Target Jual RICA 162 dengan harga closing 147
hanya perlu naik 10.2%
Target Jual TRISIA 260 dengan harga closing 150
masih harus naik 73%
waktu itu, mimpi pun gak berani
Tapi seperti yang gue sering bilang,
Kalau belum jodoh kita, mau diapain pun tetap gak akan jadi milik
Tiap hari di pelototin hasilnya sama dengan tiap bulan perpanjang GTC
Sama seperti harga yang hanya antara Naik dan Turun
Demikian pun Jodoh atau Bukan Jodoh
Dan 2 hal ini…
Naik atau Turun
Jodoh atau Bukan Jodoh
Setiap hari hanya akan ada 2 kemungkinan ini yang akan kita hadapi…
Jadi….
Waktunya aja yang kita panjangin…
Selama menunggu sampai Match Naik & Jodoh kita makan dividen
Jalannya sama RICA , ke Pelaminnya sama TRISIA
Esok itu Mistery
Be the first to comment