Buy – TePe – Buyback

Prediksi Stockbit 31 Agustus 2018

Pertama kalinya gue memperkenalkan emiten WIIM di Stockbit (lihat disini), saat itu harga berada di angka 192 Rupiah. Berdasarkan screening standard ala Kakdrway, PBV & DER rendah, ROE Positif dan rutin bagi dividen. Saat itu PBV WIIM hanya 0.2X dengan DER (Hutang) NOL.


Sudah beli sejak Juli 2018

ilustrasi 1

Ketika membeli di harga 210, harga masih terus melanjutkan penurunan sampai pernah titik terendah adalah 140 Rupiah. Selama masa penurunan tersebut sudah pasti ada rasa takut dan ragu. Takut Kalah, Takut gak ikut menikmati Cuan ini sudah menjadi sifat dasar manusia (baca : Kia Si & Kia Su ). Oleh karena itu KakdrWay menyarankan Diversifikasi lebar, selain untuk memperkecil resiko jika kejadian buruk terjadi, juga memperbesar probabilitas kita memiliki saham saham yang sedang naik tinggi.

Jika kita memiliki uang 100% dimana kita belikan menjadi 50 emiten masing masing 2% modal.
maka jika sampai ada satu emiten yang delisting, maksimal resiko kita sudah bisa dihitung yaitu adalah 2% dari modal kita

Dengan menyebar uang 100% menjadi 50 emiten juga secara otomatis memperbesar Probabilitas.

IHSG memiliki total 626 Emiten
* Jika 100% uang kita belikan hanya 1 emiten, maka probabilitas kita memiliki saham yang sedang naik tinggi hanya 1/626%.
Tetapi dengan memiliki 50 emiten, maka probabilitas kita memiliki saham yang sedang naik tinggi menjadi 50/626%.

* Dengan memiliki hanya 1 emiten, kita cenderung akan merasa takut ketika harga emiten kita itu sedang turun. karena 100% uang kita, kita pertaruhkan disana. Jadi ketika dia rebound, begitu berbalik cuan dikit, kita pasti cenderung untuk kabur.
Tetapi dengan memiliki 50 emiten, kita akan tahu bahwa walaupun sudah naik, tetapi secara nominal keuntungan tersebut masih kecil, sehingga kita punya keberanian lebih untuk tahan diri sampai mendapatkan keuntungan yang lebih besar.
Sesuai prinsip dasar ekonomi, dengan modal sekecil kecilnya mencari keuntungan sebesar besarnya.


TePe (Take Profit)

ilustrasi 2

Atas pertimbangan membeli emiten menarik lain yang ditemukan, akhirnya dijual lah sebagian, di harga 380.
Merealisasikan keuntungan sebesar 80%.

Lihat ilustrasi dibawah:

ilustrasi 3

Perhatikan Baris 15 dan 16.
Awalnya, sebelum kita melakukan aksi beli, kita memiliki harta sebesar 4.200.000 Rupiah

Tanggal 27 Juli 2018 dengan aksi beli kita telah mengubah satuan harta kita dari Rupiah menjadi Lot.
Harta kita yang awalnya adalah 4.200.000 Rupiah, kita ubah menjadi 200 Lot (20.000 lembar). Setelah diubah, Posisi harta kita saat itu menjadi 200 Lot WIIM + 0 Rupiah.

Sekarang perhatikan baris 22 dan 23.
Tanggal 14 February 2019, dengan melakukan aksi jual, kita kembali mengubah satuan harta kita.
Dari yang awalnya 200 Lot + 0 Rupiah karena aksi jual yang kita lakukan berubah menjadi 100 Lot WIIM + 3.800.000 Rupiah


Buyback

Setiap waktu itu adalah pertigaan. Artinya kedepannya harga naik ataupun turun memiliki probabilitas yang sama besarnya. Yaitu 50 : 50

Ketika harga sudah naik dari 180 sampai ke 380, dia sudah naik sebanyak 111%.
Secara probabilitas kesempatan untuk melanjutkan kenaikan sudah menjadi lebih kecil. Itulah mengapa Kakdrway tidak menyarankan untuk membeli saham yang sudah naik tinggi.

ilustrasi 4

Jeng Jeng…
Harga jatuh ke 260….
Dari jual di 380, berarti sudah turun kembali sebanyak 31.57%.
Secara probabilitas, sekarang kemungkinan untuk naik menjadi lebih besar ketimbang kemungkinan untuk terus turun.

Cek data keystat dasar. PBV masih 0.6X , DER masih 0 , ROE masih positif. Masih sesuai dengan screening standard KakdrWay.
Pucuk dicinta ulam tiba. Buyback!

Ketika kita menjual 100 Lot di harga 380 (lihat ilustrasi 3), kita mendapatkan cash sebesar 3.800.000 Rupiah.
Namun di harga 260, jika kita buyback kembali 100 Lot, uang yang harus kita keluarkan hanya 2.600.000 Rupiah.
Masih ada sisa 1.200.000 Rupiah berupa Cash

Lihat ilustrasi dibawah:

ilustrasi 5

Perhatikan baris 22 dan 23.
Tanggal 14 February 2019, setelah menjual 100 Lot WIIM di harga 3.800, kita memiliki harta sebesar 100 Lot WIIM + 3.800.000 Rupiah

Perhatikan baris 29 dan 30.
Tanggal 14 February 2019, dengan melakukan aksi buyback, kita kembali mengubah satuan harta kita.
Dari yang awalnya memiliki 100 Lot dan 3.800.000 Rupiah karena aksi buyback, sekarang kembali berubah menjadi 200 Lot WIIM + 1.200.000

Sekarang kita lihat kembali ilustrasi 1.
1. Dimana awalnya kita yang memiliki harta sebesar 4.200.000 Rupiah.
2. Yang kemudian kita ubah satuannya menjadi 200 Lot WIIM
3. Kemudian kita ubah kembali menjadi 100 Lot WIIM + 3.800.000
4. kemudian kita ubah kembali menjadi 200 Lot WIIM + 1.200.000 Rupiah

4.200.000 Rupiah kita kini telah berubah menjadi 200 Lot WIIM (setara 4.200.000 Rupiah) + 1.200.000 Rupiah.

Mengapa gue bilang 200 Lot WIIM setara 4.200.000 Rupiah?
karena memang diawal, uang kita yang sebesar 4.200.000 Rupiah sudah kita ubah satuannya menjadi 200 Lot WIIM.
Di posisi terakhir, kita masih memiliki 200 Lot WIIM tetapi sekarang kita juga memiliki 1.200.000 Rupiah.

Hanya dengan menjual 100 Lot di harga 380 dan buyback 100 lot di harga 260 kita sudah berhasil merealisasikan keuntungan Rupiah sebesar 28.5%.
Dan kita tetap memiliki 200 Lot WIIM.
Jika WIIM tahun ini kembali membagikan dividen, maka kita akan dapat lagi realisasi profit tambahan dari dividen tersebut.

Selama emiten yang kita pilih itu benar, jangan takut dengan Floating Loss, Harga akan selalu naik dan turun setiap saatnya tergantung besaran Permintaan dan Penawaran. Secara jangka waktu panjang, semua harga pasti akan naik di dorong oleh inflasi.
Yang penting jumlah LOT kita jangan sampai berkurang saja

About Kakdr 245 Articles
Founder of "Kakdr Way (Ncek Glodok Style)" --- Aliran Penangkap Pisau Jatuh Anti Cut Loss

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*