Harga itu Cuma Naik atau Turun – Jodoh itu Takdir

Klik tautan ini Jika pembaca merasa isi dan materi blog kakdr.com berguna dan memberikan manfaat,
Dan ingin memberikan donasi (untuk membantu meringankan biaya pemeliharaan dan pengembangan blog ini)

Terima Kasih

INTP ini adalah contoh dari emiten yang kalau nggak ada jodoh, dia tidak bisa bertahan lama di porto kita
Sudah bertahun tahun gue suka sama INTP tapi emiten ini gak pernah bisa bertahan lama setelah di beli
Selalu terjadi ketika cicil beli belum selesai, eh RDN minus
Akhirnya hilang lagi karena di sort

Sementara SMGR yang gak pernah memberikan keuntungan (kecuali makan dividen) malah punya jodoh kuat dengan porto gue
Gak pernah ada kesempatan jual malah tambah beli terus

Tapi jual dan beli itu adalah keputusan.
Kita mau jual untung atau jual rugi
Kita mau beli kembali di harga lebih rendah atau tinggi

Itu semua tergantung keputusan kita.
Bukan karena jodoh harus beli di harga tinggi jual di harga rendah.
Atau jual di harga rendah beli kembali di harga tinggi

Harga itu cuma ada Naik (Hijau) dan Turun (Merah)
Kalau gue beli di hijau jual di merah
Atau jual di merah buyback di hijau…
itu bukan nasib tapi bego

Karena Harga itu memang ada 2 opsi yaitu Naik dan Turun
Tapi waktu itu cuma ada maju (ke kanan) gak ada mundur (ke kiri)
Jadi ketika hari itu harga sedang turun, kita bisa memutuskan untuk tidak dijual, tunggu besok
Ketika besok harga masih turun, kita bisa memutuskan untuk tunggu besok lagi

Jual dan beli sebaiknya menggunakan hitungan persen
Maksudnya adalah kalau kita membeli sebuah emiten misalnya deh di harga 10.000
rencana jual untung nya adalah 10% bukan 1.000

Karena harga 900 emiten di bursa itu bervariasi antara 50 Rupiah sampai puluhan ribu rupiah

Kalau kita membeli emiten ABCD di harga 10.000
untuk naik 10% harga harus naik 1.000 ke 11.000

Tapi kalau harga ABCD adalah 5.000
Naik 1.000 itu artinya harga harus naik 20% bukan 10%

Untuk untung 20% sudah pasti lebih sulit dari untung 10%
Karena sebelum 20% tetap harus melewati 10% dulu

Kalau kita membeli 2 emiten
ABCD dan EFGH di harga 5.000 dan 10.000
Target kita mau untung 1.000
Kalau gitu lebih baik beli ABCD aja gak usah beli EFGH

Karena kalau kita belikan saham ABCD kita bisa mendapatkan 2x lebih banyak daripada EFGH
Beli EFGH cuma dapat untung 1.000
Sementara ABCD bisa untung 1.000*2 = 1.000

Demikian pun ketika ingin membeli saham yang sedang turun harga
Kalau ada 2 emiten ABCD dan EFGH
ABCD sudah turun 1.000 dari 5.000 ke 4.000
EFGH sudah turun 1.000 dari 10.000 ke 9.000
Lebih baik kita membeli ABCD daripada EFGH
Karena turun 1.000 dari 5.000 itu artinya turun 20%
Sementara turun 1.000 dari 10.000 itu cuma turun 10%

Jual Beli itu pake hitung, jangan pake feeling
Kalau pakai hitung
ABCD awalnya 5.000 sekarang 4.000
EFGH awalnya 10.000 sekarang 8.500
Kita bisa tau kalau ABCD sudah turun 20%
Sementara EFGH cuma turun 15%

Tapi kalau kita pake Feeling
ABCD cuma turun 1.000
EFGH turun 1.500
Kita pasti akan memilih beli EFGH karena sudah turun 1.500 sementara ABCD cuma turun 1.000

Hitung…
Naik (Hijau) Turun (Merah) itu diluar kuasa kita
Jual ketika Naik (Untung) atau Turun (Rugi) itu 100% kuasa kita

About Kakdr 479 Articles
Founder of "Kakdr Way (Ncek Glodok Style)" --- Aliran Penangkap Pisau Jatuh Anti Cut Loss

Be the first to comment

Leave a Reply