Membeli Emiten Dengan Alasan Dividen Yield Tinggi

Ada 1 cara (berdasarkan yang gue alami) mudah membeli saham tanpa pertimbangan keystat adalah membeli karena Dividen Yield Tinggi
biasanya yang menurut gue tinggi itu adalah >10%

yang perlu kita lakukan setelah membeli hanya memperhatikan Dividen Yield Tahunannya
apakah masih tetap diatas 10% atau tidak

Seperti contoh tahun 2017 gue membeli MYOH murni berdasarkan hitungan Dividen Yield 102.85/727*100% = 14.14%
Jadi gue membeli MYOH hanya mengharapkan Dividen Yield diatas 10% per tahun

Setelah dibeli, tahun berikutnya hitung ulang dividen yieldnya

Dividen yang dibagikan tahun 2018 sebesar 0.00816 jika dirupiahkan adalah 0.00816*14.500 = 118 Rupiah
(biasanya gue kalau menghitung dividen dalam USD gue suka menggunakan patokan 1 USD = 14.500 Rupiah)
Dividen 118 Rupiah di harga beli 727 = 16.2%
masih diatas 10%
karena masih diatas 10% gue biarkan aja (gak jual)
Liat lagi tahun depan nya dividen berapa?

Ternyata 2019 masih membagikan dividen 0.00862*14.500 = 124 Rupiah atau 17% yield
Ternyata 2020 masih membagikan dividen 0.0068*14.500 = 98.6 Rupiah atau 13.5%
Ternyata 2021 masih membagikan dividen 0.0068*14.500 = 98.6 Rupiah atau 13.5%
Jadi selama Dividen Yieldnya masih diatas 10% gue biarkan

Sejak dibeli, Dividen dari MYOH yang gue dapatkan sudah sebesar 0.00816+0.00862+0.0068+0.0068+0.00227 = 0.03315 atau sudah setara 480 Rupiah (kurs 14.500)
atau sudah setara 66% modal beli

Nah, tahun 2022 MYOH membagikan dividen 0.00227 atau setara 40 Rupiah atau tinggal 5.5% yield

disini dengan posisi modal sudah kembali 66%
capital gain juga sudah posisi FP 114%

kita tinggal tentukan apakah sudah saat di jual (untuk pindah ke emiten baru dengan potensi dividen yield 10%)

Di Pahami JANGAN di Hafal

  1. Dividen itu apa?
  2. Datangnya dari mana?

2 Poin diatas adalah hal mutlak yang kita harus pahami dan tidak bisa ditawar tawar lagi

Yang berhubungan dengan Nomor 1 itu hanya beberapa poin yaitu
EPS, DPS, DPR & Dividen Yield
Yang berhubungan dengan Nomor 2 itu adalah Hitungan nya
kita hanya cukup menguasai beberapa rumus

https://kakdr.com/semua-mengenai-dividen/

kalau kita sudah mengerti & paham (bukan hafal)
Kita sudah bisa menghitung potensi kedepannya dengan akurasi lebih tinggi
sisanya cuma perlu sedikit logika

Kita loncat ke Mirae gue…

Seperti contoh karena gue uda memahami dan bisa berhitung
27 Mei 2022 gue berani untuk sort MYOH milik gue justru pada saat cum date
Saat itu Dividen 0.00227$ menghasilkan dividen sebesar 0.00227*14.500 = 32.9 Rupiah

Dividen 32.9 Rupiah itu terhadap modal beli gue yieldnya adalah 32.9/727 = 4.5%
Dari EPS Q1 2022 yang hanya 12 Rupiah
dari sini (ini berhubungan dengan jam terbang, kita harus melewati nya sendiri sendiri)

Secara hitungan kasar potensi dividen yield kedepannya diatas 10% sudah agak sulit

oleh karena itu gue berani sort ketika cum date
dengan tujuan mendapatkan (anggap) dividen lebih besar dari 32.9 Rupiah
ini secara probabilitas cukup besar karena dengan data yang ada kita sudah bisa berhitung
Dapat sukur gak dapat ya uda

Dan ternyata berhasil
10 Juni buyback di 1.580
atau 1.730 – 1.580 = 150 lebih tinggi (4.5X) dibandingkan dividen 33 Rupiah
15 Juni buyback di 1.500
atau 1.725 – 1.500 = 225 lebih tinggi (6.8X) dibandingkan dividen 33 Rupiah

Dengan Paham & Bisa Berhitung
kita sudah menang 1 langkah didepan

Ketika rival kita masih menunggu besaran dividen untuk dihitung
kita sudah bisa hitung duluan

ps.
TIDAK 100% PASTI BERHASIL
Setiap aksi pasti selalu diikuti 2 kemungkinan
Berhasil atau Gagal
Tapi kemungkinan besar berhasilnya yang lebih besar dibandingkan gagal

About Kakdr 436 Articles
Founder of "Kakdr Way (Ncek Glodok Style)" --- Aliran Penangkap Pisau Jatuh Anti Cut Loss

Be the first to comment

Leave a Reply