Mengerti Logika Probabilitas Harga Turun

Ketika kita melempar sebuah koin, hanya ada 2 kemungkinan yang akan terjadi sisi yang akan menghadap keatas, yaitu Gambar atau Nominal Uang pada koin.

Demikian pun dengan banyak sekali unsur dalam kehidupan. Benar & Salah , Baik & Buruk , Untung & Rugi dll.

Kesemua itu sama sama memiliki 2 Probabilitas yang sama besarnya yaitu 50% : 50%

Demikian pun dengan harga sebuah saham. Hanya ada 2 probabilitas kedepannya, yaitu Naik & Turun.
Bursa itu tidak selalu berhubungan dengan yang namanya Nilai, Tetapi juga ada unsur Harga.

Kalau kita membuat sebuah patung dengan modal beli kayu & pahat 100.000 Rupiah. Maka 100.000 Rupiah itu disebut Nilai.
Tetapi kemudian jika patung tersebut dijual seharga 50.000 (50% dari nilai) atau 200.000 (200% dari nilai) maka itu disebut Harga.

Nah harga inilah, yang setelah melewati proses hukum ekonomi Supply (permintaan) & Demand (penawaran) akhirnya akan selalu memiliki 2 probabilitas. Yaitu Naik & Turun.

Ketika Harga = Nilai , maka kemungkinan (probabilitas) yang terjadi selanjutnya adalah Naik atau Turun.
50% : 50%

Jika kemudian harga tersebut naik, maka probabilitas selanjutnya seharusnya adalah turun.
Namun karena sudah ditambahkan unsur Supply & Demand, Unsur penilaian manusia, Unsur kebutuhan dll, maka kemungkinan selanjutnya tidaklah pasti turun. Masih bisa naik namun kini muncul probabilitas selanjutnya. yaitu kemungkinan naik ada tetapi lebih kecil daripada kemungkinan turun tetapi lebih besar.

Jika kita tidak memiliki kemampuan Fundamental atau Teknikal yang kuat, kita bisa membeli / menjual dengan pendekatan lain yaitu Logika & Probabilitas.

Jika emiten A awalnya di harga 1.000
Probabilitas selanjutnya adalah :
50% Naik ke 2.000 atau 50% Turun 500

Jika kemudian emiten A turun ke harga 500
Maka selanjut Kemungkinan Naik akan lebih besar daripada kemungkinan Turun. Probabilitas selanjutnya adalah :
75% naik kembali ke 1.000 atau 25% turun ke 250

Jika kemudian emiten A turun lagi ke harga 250
Maka selanjut Kemungkinan Naik akan semakin lebih besar daripada kemungkinan Turun. Probabilitas selanjutnya adalah :
87.5% naik kembali ke 500 dan 75% naik kembali ke 1.000 atau 12.5% turun ke 125

Dari mana angka persentasenya didapat?
Ya dari Probabilitas 50% : 50%.
*di harga 1.000 kemungkinan naik dan turun adalah 50% : 50%
*di harga 500 kemunginan turun ke 250 adalah 50% dari 50% yang telah terjadi.
50% dari 50% probabilitas adalah 25% turun dan 75% naik
* di harga 250 kemungkinan turun ke 125 adalah 50% dari 50% dari 50% yang telah terjadi.
50% dari 50% dari 50% adalah 12.5% turun dan 87.5% naik

Tapi ingat!!!
Beli lah saham saham yang benar, bukan saham gorengan.
patokan dari saham yang benar bisa kita lihat dari Nilai Buku nya (BV) , dari harganya (PBV) , dari Hutangnya (DER) , dari keuntungan usahanya (ROE) dan dari bagi hasil keuntungan setiap tahunnya (Dividen)
baca : http://kakdr.com/syarat-strategi-dasar-pemilihan-emiten-ala-kakdrway/
baca : http://kakdr.com/pengertian-pbv-der-roe-dividen/

Selama pemilihan emitennya sudah benar, membeli saham dengan pendekatan Logika & Probabilitas juga bisa menghasilkan keuntungan. Yang penting dasar pemilihannya sudah benar

Sebuah mindset sederhana:
* Jika kita membeli emiten A di harga 1.000 dan ternyata delisting, maka total kehilangan kita adalah 1.000 Rupiah
* Jika kita baru membeli emiten A di harga 500 (turun 50%), maka kita masih memiliki sisa uang 500 Rupiah untuk dibelikan SATU emiten lain yang seperti emiten A.
Jika ternyata emiten A delisting, maka total kehilangan kita hanya 500 Rupiah.
* Jika kita baru membeli emiten A di harga 250 (turun 75%), maka kita masih memiliki sisa uang 750 Rupiah untuk dibelikan TIGA emiten lain yang seperti emiten A.
Jika ternyata emiten A delisting, maka total kehilangan kita hanya 250 Rupiah.

Jadi tanpa harus menguasai fundamental ataupun teknikal secara mendalam pun, sebenarnya kita masih bisa mencari keuntungan secara terencana, bukan sekedar lempar koin adu nasib.
yang penting pemilihan emitennya sudah benar

Untuk artikel Mindset, Logika & Matematika lainnya bisa dibaca di : http://kakdr.com/category/pojok-mindset-logika-matematika/

Bersambung ke Artikel : http://kakdr.com/mengerti-logika-probabilitas-harga-naik/

About Kakdr 240 Articles
Founder of "Kakdr Way (Ncek Glodok Style)" --- Aliran Penangkap Pisau Jatuh Anti Cut Loss

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*