Tutorial mengisi Aplikasi Analisa Cepat KakdrWay

Artikel penjelasan dari aplikasi Analisa Cepat Kakdr Way

Disclaimer:
Aplikasi ini bukan analisa rekomendasi beli/jual , tetapi adalah pendapat atau opini mengenai sebuah emiten dengan menggunakan analisa ala KakdrWay yaitu:

Pisau Jatuh 50% atau lebih dari harga tertingginya
PBV <1
DER <1
ROE Positif
Dividen Rutin

Kita sudah memiliki calon emiten yang mau dibeli , aplikasi analisa ini membantu memberikan hasil analisanya (opini) berdasarkan Strategi KakdrWay.
Hasilnya bisa cocok juga bisa tidak (bertolak belakang) dengan analisa kita.
Kalau cocok beli
Kalau tidak cocok kita yang putuskan sendiri
Uangnya adalah Uang Kita. Tanggung Jawab Kita Sendiri


Penjelasan singkat
Bursa adalah Pasar, tempat bertemunya Pembeli & Penjual.
Adanya pembeli menciptakan permintaan (demand). Adanya penjual menciptakan penawaran (supply).

Berdasarkan hukum dasar ekonomi,
Supply > Demand = Harga Turun
Supply < Demand = Harga Naik

Agar transaksi bisa terus terjadi, maka harga dibuat terus berubah, naik dan turun. Untuk merangsang terjadinya permintaan dan penawaran.

Semua kembali ke Harga.
Teknikal , Fundamental dan lainnya (termasuk KakdrWay) adalah alat yang digunakan untuk menilai dan mencari safety dari emiten yang ingin kita beli.

Dalam menilai sebuah emiten, KakdrWay membuat penilaian berdasarkan 2 hal:
1. Dari sisi keamanan uang kita
2. Dari sisi keamanan emiten yang ingin kita beli


Dari sisi keamanan uang kita
Ada 2 pengamanan terhadap uang kita yang difokuskan yaitu dari sisi :
1. Sisi Harga (di wakili oleh PBV).
Harga wajar adalah Harga = Nilai Buku (PBV = BV)
2. Imbal Hasil (diwakili oleh pisau jatuh & Dividen)
Menangkap Pisau jatuh mengharapkan potensi keuntungan jika harga kembali ke harga tertingginya atau target harga jual kita (Capital Gain)
Dividen adalah sebagai ongkos tunggu (imbal hasil) selama menunggu harga naik sampai target. Kapan bisa tercapai kita tidak bisa tahu kapan pastinya (kadang cepat sekali, kadang cepat , kadang lama, kadang lama sekali). Oleh karena itu kita memerlukan dividen sebagai ongkos tunggu atau lindung nilai terhadap uang kita (Dividen Gain).

Dari sisi keamanan emiten yang ingin kita beli
Ada 3 pengamanan terhadap uang kita yang difokuskan yaitu dari sisi :
1. Kemampuan emiten menghasilkan keuntungan (diwakili oleh ROE)
2. Besarnya hutang emiten (diwakili oleh DER)
3. GCG atau Tata Kelola Perusahaan (diwakili oleh Dividen)
Dividen selain sebagai alat ukur GCG juga bisa sebagai pembuktian bahwa uangnya memang ada ketika emiten melaporkan mendapatkan keuntungan

Intinya adalah Yang Penting Jangan Rugi Dulu , Karena dengan Tidak Rugi Artinya Sudah Untung

Usahakan mengisi semua kolom yang ada dengan data akurat.
Kalau kita tidak tahu dari mana angka tersebut bisa didapat, lebih baik jangan beli dulu. Lebih baik kita persiapkan diri dulu (investasi kedalam)
Karena This is Zero Sum Game. Cuma antara:
1. Gue makan duit Lu
2. Lu makan duit Gue
3. Gue dan Lu makan duit orang lain
4. Orang lain makan duit Gue dan Lu
* Kecuali Dividen kita makan duit emiten hehehe

A. PBV DER & ROE
Usahakan diisi dengan data Quartal terakhir.
Berdasarkan peraturan, emiten wajib menyerahkan Laporan Keuangan paling lambat 90 hari setelah Quartal berakhir.
Misalkan sekarang adalah bulan Februari 2022 maka seharusnya data PBV DER ROE adalah berdasarkan Laporan Keuangan Q3 2021
Q3 berakhir di bulan september, ditambah 3 bulan berarti paling telat 31 Desember sudah harus terbit.
April 2022 nanti harusnya data yang bisa kita dapatkan adalah data Q4 2021 (Full Year)

B. Harga Terendah & Tertinggi
Untuk sejarah harga Terendah dan Tertinggi dalam X tahun bisa kita dapatkan dari berbagai sumber, seperti Stockbit atau RTI.
Sejarah harga tertinggi & terendah paling idealnya adalah data 5 tahun (atau 3 tahun). Tetapi mau pakai berapa tahun kembali ke kita masing masing ya. Sesuai yang menurut kita benar aja.
Ingat, uang nya uang kita bukan uang orang lain.

C. Dividen
Dividen ada 2 macam, yaitu Dividen hasil RUPS dan Dividen tanpa RUPS (Dividen Interim)
Dividen Interim dapat dibagikan oleh pengelola tanpa harus melalui RUPS.
Jika emiten membagikan beberapa kali dividen dalam 1 tahun (seperti contoh SMSM) maka Dividen yang pertama kali dibagikan kita anggap sebagai Dividen Utama. Sisanya digabung di kolom Dividen Interim.

Perencanaan jika Nyangkut setelah dibeli

ps. KakdrWay menganut prinsip Anti Cut Loss, Jika sampai mengalami Floating Loss jalan ninjanya adalah Averaging Down. Jika masih ada opsi cut loss jika sampai mengalami Floating Loss , artinya aplikasi ini tidak cocok untuk anda.


Analisa emiten itu memang penting, tapi itu nomor dua
Nomor satunya apa?
Perencanaan jika mengalami Floating Loss (Nyangkut) setelah dibeli
Money Management #1

Selalu persiapkan dahulu perencanaan Take Profit & kalau nyangkut sebelum membeli.
Kalau abis beli nyangkut gue harus gimana?
Kalau abis beli harga naik gue mau Take Profit dimana?

Gunakan Kalkulator TP AVG Plan untuk membuat perencanaannya

Jika artikel ini dirasa masih kurang jelas, bisa belajar bersama di Telegram Goup

About Kakdr 287 Articles
Founder of "Kakdr Way (Ncek Glodok Style)" --- Aliran Penangkap Pisau Jatuh Anti Cut Loss

Be the first to comment

Leave a Reply