Day 16 – Praha (Ceko) 28 Desember 2019

Pagi ini kami sarapan di stasiun, perjalanan hari ini adalah tujuan yang gue paling tunggu tunggu di trip ini. Ceko!

Entah kenapa dari dulu gue sangat suka dengan sebutan Czech hihihi. Apalagi kemarin kami juga sempat mengunjungi negara Slovakia (baca : Day 15 – Bratislava (Slovakia) 27 Desember 2019). Sebelum pecah, kedua negara ini dulu bernama Cekoslovakia, cukup bersinar namanya di dunia bulutangkis.

Salju turun di perjalanan menuju Praha

Perjalanan kereta cukup menyenangkan, karena hari ini udara terasa dingin. Mungkin yang paling dingin selama perjalanan kali ini. Sampai minus dua. Salju juga sempat turun sehingga menjadikan perjalanan 4 jam lebih menuju Praha menjadi tidak terasa.

Touch down! di peron inilah kami berhenti. Praha hlavní nádraží adalah nama stasiunnya. Udara sangat dingin ketika kami tiba. Minus dua derajat. Dingin dan lelah akhirnya membuat gue gak sempat banyak foto dan lebih memilih secepatnya menuju hotel aja.

Karena sudah sore, kami memutuskan untuk beli tiket harian untuk besok saja, sore ini menuju hotel naik taxi aja. Cuma 150 Kronz, sekitar 150rb Rupiah.

Selesai proses check in. Kamar hotel (terutama kasurnya) cukup nyaman, dilengkapi juga sudut dapur yang memungkinkan gue untuk masak mie instan hihihihi. Istirahat sebentar, isi botol minum langsung cari makan malam. Enaknya perjalanan di eropa kali ini adalah, dari 6 negara yang sudah kami kunjungi, hampir semua kota kecuali di roma (pemiliknya lebih menyarankan direbus dulu) air minumnya bisa diminum langsung dari keran air (disini sebutnya tab water). Jadi kita bisa menghemat cukup banyak biaya minum.

Inilah Prague astronomical clock yang terkenal itu. Yang menjadi destinasi wisata turis di Prague. Gue pribadi gak gitu jelas gimana cara bacanya hehe, tapi gue sempat merekam momen saat jam 7 malam

Christmas market praha juga ada di dekat Prague astronomical clock , disitu kami sempat mencoba makanan khasnya. Namanya Trdelnik (Chimney cake), entah gimana cara bacanya hihihi…. Kayak kue semprong gitu deh, cuma kue semprong garing semua, ini dalamnya masih kayak roti. Dan didalamnya bisa dioleskan dengan coklat, jam, keju atau bahkan es krim.

Juga sempat mencobai bonbon nya, grill cheese, mampir ke toko souvenir sebentar dan kemudian keliling keliling mencoba mengerti suasana kota Praha itu seperti apa, untuk petualangan besok hari.

Baca cerita lanjutannya di : 
Cerita lengkap bisa dibaca di Euro Trip 2019

Artikel ini adalah cerita gue sebagai Kakdr, nantikan cerita yang lebih menarik versi Ipie ya.
Foto lengkap perjalan ini bisa dilihat di Facebook
Video lengkap trip ini bisa dilihat di Youtube
Please Follow & Like ya.

Update peta perjalanan

About Kakdr 245 Articles
Founder of "Kakdr Way (Ncek Glodok Style)" --- Aliran Penangkap Pisau Jatuh Anti Cut Loss

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*