Day 15 – Bratislava (Slovakia) 27 Desember 2019

Selesai sarapan pagi, kami berencana mengunjungi Schönbrunn Palace, tapi gak tau gimana caranya hihihihi…. Stasiun Vienna bener bener membingungkan untuk kami yang baru pertama kali mengunjungi Vienna. Akhirnya kami bertanya di pusat informasi dan dijelaskan harus kesini, lalu naik itu, dan dilanjutkan naik itu dan dituliskan di secarik kertas.

Maka dimulailah petualangan mencari dimana line 18 itu. Setelah itu naik kereta dan turun naik sesuai petunjuk. Akhirnya berhasil keluar di stasiun Schornbrunn.

Istana Schornbrunn besar sekali dan ada bagian yang dibuka untuk umum (masuk harus bayar) ditengah tengah istana, itu ada yang kayak tembok hitam di tengan itu diisi dengan berbagai kios menjual makanan maupun souvenir khas Austria

Schönbrunn Palace tampak dari belakang

Dan ternyata dibelakang masih ada Paman Bibi, lebih gede lagi. Ada sebuah taman besar tepat dibagian belakang istana, dan kalau kita mau jalan terus, masih ada sebuah bangunan yang entah bangungan apa. Atas hasil kesepakatan antara gue dan Ipie, kami memutuskan untuk foto dari jauh aja.

Setelah capek berjalan, akhirnya kami memutuskan untuk meninggalkan istana.

“Mau kemana lagi Pie?” tanya gue
“Makan siang ke Bratislava yuk” jawab Ipie
“Dimana itu?” tanya gue lagi
“Slovakia”
Azzzzz, makan siang aja kudu pindah negara….
Tapi ayo deh, siapa takut! Akhirnya kami kembali ke stasiun Vienna untuk naik kereta menuju Bratislava, Slovakia

Slovakia dan Ceko (Czech) dahulu adalah sebuah negara yang disebut Cekoslovakia, yang akhirnya pecah menjadi 2 negara, Ceko dan slovakia. Stasiun Bratislava bernama Bratislava Hlavna Stanica. Sekilas dengar selama berada di Bratislava sih sepertinya negara ini menggunakan bahasa Rusia. Tapi gak tau bener apa nggak itu bahasa Rusia.

Kotanya tidak semaju Vienna, malah terkesan agak ketinggalan, tetapi transportasi umumnya sudah cukup maju.

Berkeliling, lalu cari makan dan akhirnya mengunjungi blue church. Tapi sayang hari ini tutup sehingga kami cuma bisa berdoa dan berfoto dari luar.

Kemudian kami mencobai trem Bratislava sekaligus untuk kembali ke stasiun Hlavna Stanica untuk kembali ke Vienna. Perjalanan kembali memakan waktu satu jam yang kemudian gue manfaatkan untuk tidur.

Sampai di Vienna, kami makan malam, makan asia lagi hehehe…. perut uda nolak makan eropa hihihihi….. selesai makan kami kembali ke peron stasiun, gue pengen banget ngerekam panjang peronnya wkwkwkwk….

Gileeeeee, stasiun ini adalah stasiun terbesar selama perjalanan kami kali ini. Gede dan Rapih.
Panjang peron 7 aja butuh 7 menit berjalan dari ujung ke ujung, dan Stasiun Vienna memiliki total 12 peron!

Baca cerita lanjutannya di : Day 16 – Praha (Ceko) 28 Desember 2019
Cerita lengkap bisa dibaca di Euro Trip 2019

Artikel ini adalah cerita gue sebagai Kakdr, nantikan cerita yang lebih menarik versi Ipie ya.
Foto lengkap perjalan ini bisa dilihat di Facebook
Video lengkap trip ini bisa dilihat di Youtube
Please Follow & Like ya.

Update peta perjalanan

About Kakdr 238 Articles
Founder of "Kakdr Way (Ncek Glodok Style)" --- Aliran Penangkap Pisau Jatuh Anti Cut Loss

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*