Day 12 – Budapest (Hungary) 24 Desember 2019

Hari ini pagi pagi Jam 5 subuh kami sudah berjalan menuju SIT Bus Shuttle Pickup Poin, menumpang bus khusus menuju Airport Ciampino. Letaknya bersebelahan dengan terminal Roma Temini. Perjalanan pagi ini gue gak sempat poto poto karena tidur di bus. Ngantuk soalnya wkwkwkwkw

Sampai di Ciampino ternyata airport sudah ramai, langsung ngurus ngurus check in, menuju ke Gate A1 setelah itu sarapan croisant. Sementara Ipie memanfaatkan sisa waktu berkeliling, gue memanfaatkan waktu tersisa untuk “cari napas” hihihi
Maskapai Ryan Air yang gue naiki dari Roma (Italy) menuju Budapest (Hungary) adalah LCC, diluar dugaan, ternyata leg room nya lega banget.

Penerbangan 1.5 jam kemudian gue manfaatkan untuk tidur, abis mau ngapain lagi. Karena LCC, jadinya gak dapat makan dan minum dipesawat hehehe.
Tiba di Airport Budapest, ternyata walaupun LCC tapi bagasi gak perlu tunggu lama Paman dan Bibi, cepet banget koper kami sudah keluar.
Kemudian kami menggunakan transportasi public miniBUD. Awalnya kami kira itu adalah sejenis taxi gitu, tapi ternyata bukan.

Jadi 1 mobil itu bisa muat sampai 8 penumpang. 2 di depan, 3 di tengah , 3 dibelakang (koper koper di paling belakang). dengan tujuannya masing masing (penumpang diatur yang tujuannya saling berdekatan). Nah kebetulan mobil yang kami tumpangi tadi full 8 orang. Yang lucunya adalah 8 orang didalam mobil berbicara menggunakan 3 bahasa. Kami berdua menggunakan bahasa Indonesia, 2 yang lain sudah pasti menggunakan bahasa Italy, dan 4 lainnya menggunakan bahasa yang gue kurang jelas itu bahasa apa, tapi kayaknya bahasa spanyol.

Video kamar kami di Prestige Hotel Budapest

Check in hotel lalu masuk kamar. Sebetulnya awalnya kami ingin beristirahat aja sisa hari ini, karena sejak turun pesawat gue kok merasa kota ini sepi dan agak gimana gitu hehehe. Tapi ternyata gue salah sodara sodara. Kota ini… gue sukaaaaaaa wkwkwkwkwk
Mungkin karena efek sudah bangun subuh 2 hari berturut turut, dan perbedaan suhu antara Roma dan Budapest membuat gue kelelahan.

Mata uang Hungaria disebut Forint. Hungarian Forint atau disingkat HUF. Sementara bandara Hungaria disebut dengan singkatan BUD. Foto diatas hanya beberapa contoh dari mata uang Forint.

Antara lelah dan lapar, akhirnya lapar menang. Gak jadi istirahat, cari makan dulu. Abis makan baru istirahat. Rencananya sih gitu hehehe.
Hari ini Ipie bilang dia pengen makan nasi. Wajar, karena sudah 6 hari kami tidak ketemu nasi. Terakhir kali kami makan nasi adalah di stasiun Interlaken

Ini adalah suasana kota sepanjang perjalanan kami cari makan Paman dan Bibi. Foto foto yang gue ambil gak bisa menunjukkan keindahan kota ini. Harap maklum karena gue bukan potograper propesional. Sembarangan pencet aja tombol kameranya hihihihi….
Tapi suasana kota inilah yang akhirnya membuat kami setelah makan gak jadi kembali ke hotel.

Setelah makan, kami berkeliling sekitar dengan jalan kaki, beginilah kira kira suasananya. Untuk Foto lain bisa dilihat di Facebook atau Youtube Channel gue.
Gue yang awalnya capek dan lelah mendadak jadi semangat hehehe….. Dimana ada keramaian kesitulah kami kesana.

Foto spesial…

Sampailah kami di Basilica St Steven. Basilica adalah gereja, di Eropa banyak sekali gereja dan rata rata gereja gereja tersebut besar dan megah. Lukisan dan Ukiran sudah menjadi bagian dari gereja gereja di Eropa. Biasanya kami kalau ketemu gereja, pasti akan usahakan mampir (kalau terbuka untuk umum) sekedar berdoa.

Setelah itu kami mengunjungi Christmas Market yang berada di dekat gereja. Mencoba beberapa jenis makanan khas Hungaria. Setelah itu kami memutuskan untuk kembali ke hotel karena udara semakin dingin. Tapi kami sengaja mencari rute yang paling panjang.

Berjalan menikmati dingin dan suasana kota Budapest sambil bergandengan tangan. #Eaaaaaaaaaaa

Baca cerita lanjutannya di : Day 13 – Budapest (Hungary) 25 Desember 2019
Cerita lengkap bisa dibaca di Euro Trip 2019

Artikel ini adalah cerita gue sebagai Kakdr, nantikan cerita yang lebih menarik versi Ipie ya.
Foto lengkap perjalan ini bisa dilihat di Facebook
Video lengkap trip ini bisa dilihat di Youtube
Please Follow & Like ya.

Update peta perjalanan

About Kakdr 245 Articles
Founder of "Kakdr Way (Ncek Glodok Style)" --- Aliran Penangkap Pisau Jatuh Anti Cut Loss

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*