
SIT Bus Shuttle 
Tiket ke airporto Ciampino 
Si cantik 
Perjalanan ke airport Ciampino
Hari ini pagi pagi Jam 5 subuh kami sudah berjalan menuju SIT Bus Shuttle Pickup Poin, menumpang bus khusus menuju Airport Ciampino. Letaknya bersebelahan dengan terminal Roma Temini. Perjalanan pagi ini gue gak sempat poto poto karena tidur di bus. Ngantuk soalnya wkwkwkwkw

Airport Ciampino 
Ruang tunggu Gate 

Sarapan pagi kami 
Yang selalu dicari hehe 
Menuju pesawat 
Instruksi Menu 
Leg room sangat lega
Sampai di Ciampino ternyata airport sudah ramai, langsung ngurus ngurus check in, menuju ke Gate A1 setelah itu sarapan croisant. Sementara Ipie memanfaatkan sisa waktu berkeliling, gue memanfaatkan waktu tersisa untuk “cari napas” hihihi
Maskapai Ryan Air yang gue naiki dari Roma (Italy) menuju Budapest (Hungary) adalah LCC, diluar dugaan, ternyata leg room nya lega banget.

Turun pesawat 
Menuju Terminal kedatangan 
Terminal kedatangan 
Public Transport 
Transportasi yang kami gunakan 
Sampai di depan hotel
Penerbangan 1.5 jam kemudian gue manfaatkan untuk tidur, abis mau ngapain lagi. Karena LCC, jadinya gak dapat makan dan minum dipesawat hehehe.
Tiba di Airport Budapest, ternyata walaupun LCC tapi bagasi gak perlu tunggu lama Paman dan Bibi, cepet banget koper kami sudah keluar.
Kemudian kami menggunakan transportasi public miniBUD. Awalnya kami kira itu adalah sejenis taxi gitu, tapi ternyata bukan.
Jadi 1 mobil itu bisa muat sampai 8 penumpang. 2 di depan, 3 di tengah , 3 dibelakang (koper koper di paling belakang). dengan tujuannya masing masing (penumpang diatur yang tujuannya saling berdekatan). Nah kebetulan mobil yang kami tumpangi tadi full 8 orang. Yang lucunya adalah 8 orang didalam mobil berbicara menggunakan 3 bahasa. Kami berdua menggunakan bahasa Indonesia, 2 yang lain sudah pasti menggunakan bahasa Italy, dan 4 lainnya menggunakan bahasa yang gue kurang jelas itu bahasa apa, tapi kayaknya bahasa spanyol.

Loby Hotel 
Welcome Snack 
Lumayan Enak 
Ternyata fungsi nya buat taro koper
Check in hotel lalu masuk kamar. Sebetulnya awalnya kami ingin beristirahat aja sisa hari ini, karena sejak turun pesawat gue kok merasa kota ini sepi dan agak gimana gitu hehehe. Tapi ternyata gue salah sodara sodara. Kota ini… gue sukaaaaaaa wkwkwkwkwk
Mungkin karena efek sudah bangun subuh 2 hari berturut turut, dan perbedaan suhu antara Roma dan Budapest membuat gue kelelahan.

Mata uang Hungaria disebut Forint. Hungarian Forint atau disingkat HUF. Sementara bandara Hungaria disebut dengan singkatan BUD. Foto diatas hanya beberapa contoh dari mata uang Forint.

Cari nasi 
Makan siang Ipie 
Makan siang gue
Antara lelah dan lapar, akhirnya lapar menang. Gak jadi istirahat, cari makan dulu. Abis makan baru istirahat. Rencananya sih gitu hehehe.
Hari ini Ipie bilang dia pengen makan nasi. Wajar, karena sudah 6 hari kami tidak ketemu nasi. Terakhir kali kami makan nasi adalah di stasiun Interlaken


ke Metro 



Ini adalah suasana kota sepanjang perjalanan kami cari makan Paman dan Bibi. Foto foto yang gue ambil gak bisa menunjukkan keindahan kota ini. Harap maklum karena gue bukan potograper propesional. Sembarangan pencet aja tombol kameranya hihihihi….
Tapi suasana kota inilah yang akhirnya membuat kami setelah makan gak jadi kembali ke hotel.
Setelah makan, kami berkeliling sekitar dengan jalan kaki, beginilah kira kira suasananya. Untuk Foto lain bisa dilihat di Facebook atau Youtube Channel gue.
Gue yang awalnya capek dan lelah mendadak jadi semangat hehehe….. Dimana ada keramaian kesitulah kami kesana.

Tank di Basilica St Steven 
Indonesia di Budapest
Foto spesial…

Altar gereja 
Patung Yesus 
Patung Maria 
Persiapan Misa Natal 
Persiapan Misa Natal 
Ipie berdoa 
St. Stephen’s Basilica, Budapest, Szent István tér 1, 1051
Sampailah kami di Basilica St Steven. Basilica adalah gereja, di Eropa banyak sekali gereja dan rata rata gereja gereja tersebut besar dan megah. Lukisan dan Ukiran sudah menjadi bagian dari gereja gereja di Eropa. Biasanya kami kalau ketemu gereja, pasti akan usahakan mampir (kalau terbuka untuk umum) sekedar berdoa.

Christmas Market 







Macaron nya enak 

Setelah itu kami mengunjungi Christmas Market yang berada di dekat gereja. Mencoba beberapa jenis makanan khas Hungaria. Setelah itu kami memutuskan untuk kembali ke hotel karena udara semakin dingin. Tapi kami sengaja mencari rute yang paling panjang.
Berjalan menikmati dingin dan suasana kota Budapest sambil bergandengan tangan. #Eaaaaaaaaaaa
Baca cerita lanjutannya di : Day 13 – Budapest (Hungary) 25 Desember 2019
Cerita lengkap bisa dibaca di Euro Trip 2019
Artikel ini adalah cerita gue sebagai Kakdr, nantikan cerita yang lebih menarik versi Ipie ya.
Foto lengkap perjalan ini bisa dilihat di Facebook
Video lengkap trip ini bisa dilihat di Youtube
Please Follow & Like ya.
Update peta perjalanan

Day 1 
Day 2 
Day 3 
Day 4 
Day 5 
Day 6 
Day 7 & 8 
Day 9 & 10 & 11 
Day 12








Be the first to comment