KakdrWay – Mengapa PBV DER ROE & Dividen doang?

Banyak yang bingung kenapa gue gak pernah ngomongin PER atau EPS.
Kembali lagi harus di segarkan dalam ingatan. Bahwa KakdrWay ini bukanlah Fundamentalis, bukan juga Teknikalis, Tetapi adalah Pengusaha.

Jadi konsep dasarnya bukanlah Investasi atau Trading, tapi lebih pada pengembangan uang kita dengan fokus utama adalah jangan sampai rugi dulu.

Yang penting jangan rugi dulu, karena dengan tidak rugi artinya sudah untung (sesuai hukum probabilitas, Untung : Rugi adalah 50:50)
baca: https://kakdr.com/kakdr-way-yang-penting-jangan-rugi-dulu/

PBV dan Dividen itu adalah untuk melindungi uang kita
DER dan ROE itu adalah untuk mengukur kualitas barang yang akan kita beli (emiten) secara mendasar.


A. PBV itu HargaFungsinya adalah untuk melindungi uang kita.

Kalau sekarang harga sekilo apel rata rata dijual 50.000 Rupiah, maka:
Jika ada yang menawarkan di harga 100.000 (PBV 2X) itu artinya mahal
Jika ada yang menawarkan di harga 25.000 (PBV 0.5X) itu artinya murah
Jangan pikirkan dulu kualitas apel, Nilai Apel ataupun apapun dulu. kita fokus dulu sama yang namanya HARGA.

Dengan membeli Apel seharga 200.000 (harga normal 100.000) apapun kualitasnya atau apapun itu. kalau kita melihat dari sudut Apel vs Apel saja, itu artinya Apel 200.000 lebih mahal dari nilainya.

Dengan membeli Apel seharga 50.000 (harga normal 100.000) apapun kualitasnya atau apapun itu. kalau kita melihat dari sudut Apel vs Apel saja, itu artinya Apel 50.000 lebih murah dari nilainya.

Inilah Fungsi PBV, cari yang lebih murah dari Nilai nya (BV)


B. Dividen itu adalah Ongkos Tunggu – Fungsinya mengecilkan resiko jika sampai apel yang kita beli ternyata busuk dan terpaksa dibuang (Delisting)

Sebaik apapun tindakan yang kita ambil, yang namanya kemungkinan Benar dan Salah itu tetap ada.
Tidak mungkin ada keputusan yang 100% benar. Walaupun cuma 1%, kemungkinan salah tetap ada. Kemungkinan yang namanya Apes itu tetap ada. Hanya kemungkinan benarnya besar atau kecil, hanya kemungkinan apes nya besar atau kecil.

Dividen itu berfungsi mengembalikan uang kita setiap tahunnya. Jika kita membeli sebuah saham seharga 1.000 Rupiah, dengan rata2 dividen setiap tahun adalah sebesar 50 Rupiah (5%) Maka:
Di akhir tahun 1 resiko kita yang awalnya 1.000 sekarang tinggal 950
Di akhir tahun 2 resiko yang awalnya 1.000 sekarang tinggal 900
Di akhir tahun 3 resiko yang awalnya 1.000 sekarang tinggal 850
Di akhir tahun 4 resiko yang awalnya 1.000 sekarang tinggal 800
Di akhir tahun 5 resiko yang awalnya 1.000 sekarang tinggal 750
Di akhir tahun 6 resiko yang awalnya 1.000 sekarang tinggal 700

Nah jika kemudian di tahun ke 6 mendadak emiten yang kita beli bangkrut, artinya resiko kehilangan uang kita tinggal hilang 700 bukan hilang 1.000 karena yang 300 sudah kita ambil kembali.

Tetapi jika di tahun ke 6 emiten yang kita beli mendadak jadi emiten super, maka seluruh lot yang kita miliki akan naik tinggi secara bersamaan.
Ini adalah capital gain… Unsur Bonus
Sementara 6 tahun berjalan uang 1.000 kita sudah kembali 300 Rupiah.

Inilah Fungsi Dividen, Modal kembali lebih banyak seiring waktu berlalu

Jadi:
PBV & DIVIDEN – Ini adalah unsur untuk melindungi uang kita.


C. DER itu hutang perusahaan (emiten) yang ingin kita beli.

Ketika membeli sebuah saham, saat itu beli kita sebaiknya langsung anggap emiten tersebut dalam keadaan paling parahnya sehingga terpaksa dijual.

Ketika kita hendak menjual barang itu hanya ada 2 kondisi:
1. Jika jual santai kita bisa mendapatkan harga jual yang lebih tinggi
2. Jika jual cepat kita pasti akan mendapatkan harga jual yang lebih rendah.

Nah setelah perusahaan dijual, maka hasil penjualan yang pertama tama harus dilakukan adalah membayar hutang, setelah bayar hutang ada sisa barulah dibagikan kepada pemegang sahamnya.

Dengan asumsi jual hanya bisa 70% dari Nilai Buku:

* Jika Modal Sendiri adalah 1.500.000 Hutang (DER) adalah 500.000 (DER 0.33X). Maka ketika dijual di 1.400.000 (70% dari Nilai Buku) setelah dipotong hutang masih tersisa 900.000 untuk dibagikan kepada pemegang sahamnya.

* Jika Modal Sendiri adalah 1.000.000 Hutang (DER) adalah 1.000.000 (DER 1X). Maka ketika dijual di 1.400.000 (70% dari Nilai Buku) setelah dipotong hutang hanya tersisa 400.000 untuk dibagikan kepada pemegang sahamnya.

* Jika Modal Sendiri adalah 500.000 Hutang (DER) adalah 1.500.000 (DER 3X). Maka ketika dijual di 1.400.000 (70% dari Nilai Buku) setelah dipotong hutang Masih kurang 100.000 sehingga pemegang saham tidak mendapatkan apa apa.

Inilah Fungsi DER, kalau sampai emiten yang kita beli bangkrut, kita masih dapat sesuatu gak?

*Tambahan : Fungsi hutang itu adalah untuk mengembangkan perusahaan. Sewajarnya hutang itu diperoleh dari pinjaman seperti bank atau yang lain yang menimbulkan bunga.
Hindari emiten emiten yang suka melakukan Right Issue, karena itu artinya pengelola perusahaan gak mau bayar bunga hihihihi.


D. ROE itu kinerja perusahaan (emiten) yang ingin kita beli.

Pengalaman 20 tahun mengelola perusahaan, adalah kurang wajar jika usaha setahun sampai mengalami kerugian. Pengelola perusahaan setiap harinya menjalankan perusahaan, merasakan apa yang terjadi pada perusahaan, bisa tau jika penjualan drop, bisa tau jika biaya membengkak.
Intinya pengelola perusahaan pasti tau kondisi perusahaan pada saat itu.

Ketika perusahaan mengalami anjloknya penjualan dia pasti bisa mengambil tindakan berupa potongan harga misalnya, supaya penjualan bisa naik kembali.
atau dengan efisiensi biaya, misalnya pengurangan jam kerja, pemangkasan biaya biaya yang dianggap memeberatkan atau tidak perlu dan lain lain sebagainya.

Intinya pengelola harus bisa mengatur, menyesuaikan biaya dengan keuntungan. sehingga tidak sampai rugi.
Sial2nya pokoknya gak sampai rugi. Sampai gak bisa menghasilkan keuntungan sementara gak apa apa. Pokoknya tidak sampai rugi.

Namanya Pengelola, mereka diberikan wewenang penuh menjalankan aktivitas sehari hari perusahaan. Mereka di gaji, diberikan bonus, diberikan insentif dll dll. Jadi minimal tidak rugi itu sudah menjadi kewajiban pengelola.

Jadi:
DER & ROE – Ini adalah unsur untuk menilai keamanan membeli emiten.

Inilah alasan mengapa PBV & Dividen , mengapa DER & ROE
Fokus utama kita adalah keamanan dan pengembangan uang kita.
Dividen lebih penting dari EPS

EPS tinggi, duitnya masuk ke rekening emiten.
Dividen tinggi, duitnya masuk ke rekening kita.

Rekening emiten gemuk, duitnya gak bisa kita pakai untuk memenuhi kebutuhan hidup kita. Gak bisa dipakai untuk meningkatkan taraf hidup kita.
Rekening RDI kita gemuk, duit nya bisa kita pakai untuk memenuhi kebutuhan hidup kita. Bisa dipakai untuk meningkatkan taraf hidup kita.

Oleh sebab itu KakdrWay bukanlah aliran Invsetor (Trader sudah jelas tidak) tetapi aliran Pengusaha. Fungsinya adalah MENGusahakan.

MENGusahakan agar tidak rugi dulu, karena dengan tidak rugi artinya sudah untung


About Kakdr 239 Articles
Founder of "Kakdr Way (Ncek Glodok Style)" --- Aliran Penangkap Pisau Jatuh Anti Cut Loss

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*