SMBR Part 4 (Real Case) – Beli Kembali


Setelah Take Profit Bagger pada artikel SMBR Part 3 (Real Case) – Jual Kembali TP +100%


Kemarin berkat jatuhnya IHSG & bursa hampir seluruh dunia, SMBR ikutan jatuh juga. Hasilnya GTC Buyback yang gue pasang di 875 Rupiah dapat.

Jika tanggal 27 Juni 2019 itu gue menjual 100 Lot SMBR di harga 1.250, maka di tanggal 5 Agustus 2019 Jika gue buyback:

A. 100 Lot (Buyback lot nya yang sama)
Ketika di jual di 1.250 Rupiah , 100 Lot SMBR itu akan memberikan kita rupiah sebanyak 12.500.000.
Sementara ketika buyback 100 Lot di 875 Rupiah , 100 Lot SMBR itu kita hanya perlu mengeluarkan uang sebanyak 8.750.000
Jadi kita mendapatkan kembali 100 Lot SMBR dengan masih menyisakan uang sebesar 3.750.000 Rupiah

B. 12.500.000 Rupiah (Buyback Nominal nya yang sama)
Ketika di jual di 1.250 Rupiah , 100 Lot SMBR itu akan memberikan kita rupiah sebanyak 12.500.000 Rupiah.
Sementara ketika buyback 12.500.000 Rupiah di 875 Rupiah , kita bisa mendapatkan sampai 142 Lot.
Jadi kita mendapatkan kembali 42 Lot SMBR lebih banyak daripada kita lot yang kita jual saat itu.

Esok itu mistery, jangan menebak 1 arah (naik atau turun), tetapi diantisipasi jika 2 arah sampai terjadi (naik dan turun)

Disetiap waktu, pergerakan harga selalu ada 2 kemungkinan, yaitu naik atau turun. Hanya kemungkinan besarnya naik atau turun, itu akan kembali ke mekanisme Penawaran dan Permintaan Pasar.

Diversifikasi memperbesar kemungkinan. Dengan memiliki banyak emiten artinya kemungkinan untuk bisa Take Profit semakin besar, Semakin banyak Take Profit, berarti kemungkinan bisa buyback semakin besar pula.

Bayangkan jika kita memiliki 2 buah yang seperti SMBR tetapi bergerak berlawanan arah.
SMBR 1 bergerak turun menuju ke arah Buyback
SMBR 2 bergerak naik menuju ke arah Take Profit

Kemudian
SMBR 1 bergerak naik menjuju ke arah Take Profit
SMBR 2 bergerak turun menuju ke arah Buyback

Jika cukup beruntung memiliki 2 emiten yang bergerak berlawanan arah seperti ini, maka efek compounding nya akan luar biasa besarnya.

Banyak emiten tidaklah buruk. memang keuntungan ketika Take Profit menjadi kecil kecil, tetapi sering kali.
Kecil kali sering = besar
Besar kali jarang = besar

Yang penting pastikan saham yang kita beli adalah emiten yang baik dan aman bagi uang kita.
baca : Syarat & Strategi Dasar Pemilihan Emiten ala KakdrWay
baca : KakdrWay – Mengapa PBV DER ROE & Dividen doang?

About Kakdr 245 Articles
Founder of "Kakdr Way (Ncek Glodok Style)" --- Aliran Penangkap Pisau Jatuh Anti Cut Loss

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*