Memecah Resiko dengan Pindah Kapal Sebagian (+ Template Inside)

Beberapa hari ini banyak yang nyangkut dalam dengan nominal jumlah besar, bertanya apakah lebih baik Hold atau Cut Loss.

Sebagai seorang anti cut loss, tentunya gue tidak memiliki opsi cut loss, lagipula apa gak sayang itu duit segitu banyak di cut loss begitu aja?
Perlu diketahui, jika awalnya kita memiliki uang 100 juta, yang lalu akibat cut loss uang kita tinggal 70 juta. Kerugian 30% itu selanjutnya harus bisa untung 42% baru bisa balik modal.

Sementara untuk Averaging Down, kebanyakan sudah tidak punya uang lagi karena keburu All In akibat terlalu percaya diri di awal, andaikan punya uangnya pun mental belum tentu siap.

Memecah Resiko dengan memindahkan sebagian resiko ke emiten lain

Misalkan kita sekarang memiliki 2.000 lot saham AAAA yang kita beli di harga 1.000 Rupiah, tetapi sekarang harga tinggal 600 Rupiah.
Mau Averaging Down gak punya duit. Punya Duit pun tidak berani karena kita tahu bahwa saham AAAA tersebut kita beli di pucuk.

Dalam kondisi seperti ini, kita bisa melakukan aksi rekayasa dengan memindahkan sebagian resiko dari keseluruhan uang kita yang nyangkut di 1 emiten ke 2 atau lebih emiten.
Kalau kita sekarang hanya memiliki 1 emiten dan sampai delisting, maka kita akan kehilangan seluruh uang kita.
Tetapi dengan memecah menjadi 2 emiten jika salah satu delisting, kita hanya akan kehilangan 50% uang kita.
Dengan memecah menjadi 3 emiten jika salah satu delisting, kita hanya akan kehilangan 33% uang kita.

Bagaimana caranya?

Pertama tama, kita harus tahu dulu, 2.000 Lot saham AAAA yang kita pegang itu sudah Floating Loss berapa persen?
Bagaimana keystat Quartal terakhir nya?
Apakah emiten ini rutin bayar dividen?
Berapa besar Dividen Yieldnya?

Misalnya Emiten AAAA kita sudah mengalami posisi Floting Loss sebesar 40% dan kita ingin memecah setengah resiko atas modal kita.

Nah kita coba cari dulu saham lain yang sejak harga tertingginya sudah turun 40% atau lebih. Jika sudah ketemu, kita coba hitung dengan template yang bisa di download di akhir artikel ini.

Misalkan deh emiten AAAA milik kita berdasar Keystat Q3 2020 memiliki PBV 2X , DER 2X , ROE 10%.
Tahun 2018 membagikan dividen 5 Rupiah
Tahun 2019 membagikan dividen 5 Rupiah
Tahun 2020 membagikan dividen 10 Rupiah

Pisau Jatuh
Keystat PBV
Keystat DER & ROE
History Dividen

Setelah mencari cari kita menemukan CLPI yang sudah turun 33% sejak harga tertingginya di 1.175 dengan Keystat Q3 2020 memiliki PBV 0.5X , DER 0.4X , ROE 7%.
Tahun 2018 membagikan dividen 63.87 Rupiah
Tahun 2019 membagikan dividen 55.09 Rupiah
Tahun 2020 membagikan dividen 56.55 Rupiah

Nah, setelah data lengkap kita pindahkan ke template Excel nya

Isi hanya di kolom yang di blok Kuning – Kolom dengan blok abu abu jangan di ubah

Pertama tama yang kita lakukan adalah mengisi bagian Emiten Asal, Emiten milik kita yang ingin kita pecah ke emiten lain yaitu:
1. Banyaknya Lot yang mau kita pecah resikonya
2. Modal Beli
3. Harga ingin dijual
4. Keystat (PBV , DER , ROE)
5. Pembagian Dividen 3 tahun terakhir

Lalu selanjutnya kita isi bagian Emiten Pindah, yaitu emiten tempat menampung hasil penjualan Emiten Asal
1. Harga ingin di beli
2. Keystat (PBV , DER , ROE)
3. Pembagian Dividen 3 tahun terakhir

Kolom I4 (Blok Ungu) secara otomatis akan menghitungkan, Jika kita menjual 1.000 Lot saham AAAA di harga 600 Rupiah, berapa lot saham CLPI yang harus kita beli.

Isi kolom fee beli dan fee jual

Setelah selesai mengisi semua data Emiten Asal dan Emiten Pindah, selanjutnya isi Fee Beli dan Fee Jual di kolom D16 dan D17

Setelah kolom Fee Beli dan Fee Jual diisi, secara otomatis Bagian Jual Emiten Asal akan memberikan informasi bahwa:
1A. Dengan memindahkan 1.000 Lot AAAA yang kita beli di harga 1.000, kita akan memindahkan uang sebesar 100.150.000 (termasuk Fee Beli) ke CLPI.
1B. Dengan menjualnya di harga 600 maka posisi kita saat itu mengalami kerugian sebesar 40.300.000 (termasuk Fee Jual)
1C. Uang yang akan kita terima atas aksi ini adalah sebesar 59.850.000

Dan bagian Beli Emiten Pindah akan memberikan informasi bahwa:
2A. Karena ini bukan Cut Loss, tetapi memecah resiko dari 1 Emiten yaitu AAAA menjadi 2 Emiten yaitu AAAA dan BBBB, maka walaupun CLPI dibeli di harga 790, tetapi total modal beli nya tidak boleh dianggap 59.850.000 tetapi adalah 100.000.000 sehingga harga beli kita bukanlah 790 Rupiah melainkan adalah 1.323 Rupiah.

Kenaikan Harga menyebabkan PBV Naik
Kenaikan Harga menyebabkan Dividen Yield Turun

Tabel Perbandingan (Adjusted) ini telah menyesuaikan PBV dan Dividen Yield CLPI ke harga 1.323

Nah, dari sini kita tinggal bandingkan deh….
Diharga 1.323
1. PBV CLPI masih lebih baik dari PBV AAAA
2. DER CLPI masih lebih baik dari DER AAAA
3. ROE CLPI kalah besar jika dibandingkan dengan ROE AAAA
4. Dividen Yield 1 tahun terakhir, rata rata 2 tahun terakhir & rata2 3 tahun terakhir CLPI lebih baik dari AAAA

Ternyata setelah di sesuaikan, keystat dan Dividen Yield CLPI masih lebih bagus dari AAAA.

Nahhhhh, kita ketemu deh Kapal baru untuk memindahkan separoh resiko kita di AAAA kan?

Kita Pindahhhhhhhh
Jual 1.000 Lot AAAA di harga 600 Rupiah untuk Beli 756 Lot CLPI di harga 790 Rupiah yang modalnya disesuaikan menjadi 1.323 Rupiah

Kondisi sebelum memecah resiko dengan pindah kapal
Kondisi setelah kita memecah resiko AAAA menjadi AAAA & CLPI

Beginilah komposisi portofolio kita setelah kita lakukan rekayasa dengan memecah resiko dari 1 emiten ke 2 atau lebih emiten

Setelah di pecah, kita tetap mengalami kerugian yang sama yaitu 80.600.000
setelah dipecah kerugian naik menjadi 80.894.133 itu adalah karena faktor sebenarnya modal CLPI tidak bulat 1.323 tetapi 1.322,xxxx ditambah dengan faktor Fee Jual dari CLPI yang baru.

Dengan memecah AAAA menjadi AAAA & CLPI, yang tadinya hanya ada 2 kemungkinan yaitu AAAA Naik atau Turun, sekarang menjadi 4 kemungkinan.
1. AAAA Naik CLPI Naik
Disini kita bisa menjual yang sudah untung untuk dibelikan saham lain
2. AAAA Naik CLPI Turun
Disini kita bisa menjual AAAA (jika sudah balik modal) untuk Averaging Down CLPI atau dibelikan emiten lain
3. AAAA Turun CLPI Naik
Disini kita bisa menjual CLPI (jika sudah balik modal) untuk Avergaing Down AAAA atau dibelikan emiten lain
4. AAAA Turun CLPI Turun
Disini (kalau ada duit) kita bisa memilih untuk Averaging Down mana yang turun paling dalam atau paling menguntungkan secara keystat atau dividen yield.

Demikian kira2 jawaban gue untuk Hold atau TIDAK Cut Loss.
Sebagai seorang Anti Cut Losser, gue tidak memiliki Opsi Cut Loss, tetapi bisa dengan memecah resiko dari 1 kapal ke 2 atau lebih kapal yang lebih baik.

File Memecah Resiko dengan Pindah Kapal bisa di download di link di bawah ini.
Password : kakdrway

Semoga membantu.

========
Donasi untuk keberlangsungan web kakdr.com disini

About Kakdr 261 Articles
Founder of "Kakdr Way (Ncek Glodok Style)" --- Aliran Penangkap Pisau Jatuh Anti Cut Loss

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*