Antara Schloss, Ncek Glodok & Kakdr Way

Thanks to Bluerider 2000 atas kiriman foto ini

Post ini terakhir di update tanggal 29 Maret 2019

1. Schloss : Price is the most important factor to use in relation to value.

2. Try to establish the value of the company. Remember that a share of stock represent a part of a business and is not just a piece of paper

Cobalah mencari Nilai dari sebuah perusahaan. jangan mencari harga.
Kalau lu punya ilmu Fundamental ataupun Teknikal berbahagialah karena itu artinya minimal sudah punya panduan.

LIHAT & RASA
Tetapi jangan hanya bisa baca dan dengar. Padukan juga dengan lihat dan rasa.
pergerakan harga di bursa tidak selalu berbanding lurus dengan apa yang terjadi pada perusahaannya.
Ingat! Bursa itu belantara. Makan atau Dimakan.

Misalnya lu dagang keramik yang perusahaanya listing di bursa dengan kode ABCD.
Harga sahamnya terus terusan turun, sementara lu pesan barang inden sampai 3 bulan, harga naik terus, harus bayar dulu pulak.
Nah disini kalau lu tunggu sampai laporan keuangan keluar, atau tunggu sampai chart conform break resisten. Sudah terlambat!
daging sudah habis dimakan orang, paling dapat jilat jilat tulang doang. Abis jilat tulang cuci piring. hihihihii

kesempatan seperti ini sering sering bisa kita temukan di bursa kalau kita mau memakai karunia Tuhan yang terbesar untuk manusia.

Lihat…. Rasa…. Logika!

3. Use book value as a starting poin to try and establish the value of the enterprise. Be sure that debt does not equal 100% of the equity. (Capital and surplus for the common stock).

4. Schloss : Have Patience. Stocks don’t go up immediately.

Ncek Glodok : Sabar, selama stok di gudang tidak basi, tidak kering, tidak rusak, tidak ada masa expired, cepat atau lambat pasti bisa dijual diharga yang diinginkan.
Pohon natal akan dapat dijual di harga yang tinggi ketika menjelang natal, tapi setelah natal lewat, biar kata mau diobral 50% pun tetap gak laku.
beli lah pohon natal di harga terdiskon 50% untuk di stok, jual lah menjelang natal di harga normalnya.

Kakdr Way : Sabarrrr, bursa itu sama dengan pasar induk.
Tempat berkumpulnya orang orang dengan berbagai jenis kepentingan.
ada Penjual, Pembeli, Suplier, Reseler, Copet, Preman dll.
Harga tidak murni tergantung pada kualitas seekor ayam. Seringkali seekor ayam sakit juga bisa terjual dengan harga sekilo daging Wagyu import.
Ada satu fenomena unik di bursa, ketika mendadak harga sebuah saham naik tinggi tanpa ada kejelasan mengapa dia naik, justru semakin banyak pembeli yang rebutan membeli.
Demikian pun dengan ketika mendadak harga sebuah saham anjlok tajam, semua pedagang rebutan jual tanpa lagi memperhitungkan kerugian yang timbul. Dan ini sangat sering terjadi.
Jadi sebenarnya yang perlu kita lakukan hanyalah bersabar.
Bersabar menunggu membeli saham yang jatuh dalam tanpa alasan yang jelas .
Bersabar menunggu menjual saham yang naik tinggi tanpa alasan yang jelas juga.

5. Schloss : Don’t buy on tips or for a quick move. Let the professionals do that, if they can. Don’t sell on bad news.

Ncek Glodok : Hindari Spekulasi sebisa mungkin. Kalau biasanya sebulan bisa jual 10 buah pohon natal, maka jangan pernah stock lebih dari 10 buah pohon natal hanya karena mendengar berita kalau natal tahun ini akan lebih meriah.

Yang Ncek Glodok cari itu adalah kestabilan keuntungan harian secara jangka panjang, bukan mendadak sehari bisa cuan jutaan tapi besok lusa gak ada penjualan sama sekali.

Jangan memaksa menjual dalam keadaan sepi, ketika daya beli memburuk, bagaimanapun kita berusaha, jumlah permintaan tetap akan sama.
Ketika daya beli memburuk, stok pohon natal masukin gudang. Toh gak basi gak rusak dan gak ada masa expired. Tunggu sampai daya beli membaik kembali baru keluarkan lagi untuk dipajang.

Kakdr Way : Jangan menelan mentah mentah rekomendasi saham dari orang lain tanpa kita analisa terlebih dahulu.
Tanpa ilmu pun minimal kita masih punya logika untuk menilai, kira kira rekomendasi yang kita baca itu masuk akal atau tidak.
Apalagi rekomendasi saham berbayar.
Tanya dulu… Cut Loss diganti gak? hihihihi….

Kalau gak punya ilmu langit, jangan scalping (copet). Tanpa ilmu yang cukup, 3X copet 4X digebukin. Yesss 3X copet 4X digebukin.

Jangan langsung KIA SI ketika keluar berita buruk, di luar sana banyak yang sudah dapat bocoran berita buruk tersebut jauh sebelum berita itu sampai dibaca oleh kita. Jadi pada saat berita tersebut sampai di baca oleh kita, itu harga sudah pasti telah tersesuaikan. Jadi andaikan Cut Loss pun, kemungkinan besar lu akan Cut Loss di harga terendah.
Demikian pun dengan berita baik, ketika membaca berita baik, jangan langsung KIA SU dan kalap tambah posisi. kemungkinan besar pasti akan nyangkut di pucuk (beli di harga tinggi). Baca Kia Su & Kia Si disini

6. Don’t be afraid to be a loner but be sure that you are correct in your judgement. You can’t be 100% certain but try to look for weakness in your thinking. Buy on a scale and sell on a scale up.

7. Have the courage or your convictions once you have made a decision.

Ncek Glodok & Kakdr Way :
Percaya diri!
Sama sama dilahirkan oleh seorang wanita, sama sama makan nasi, sama sama bisa sakit. Lalu kenapa kita harus ikut apa kata orang? Orang lain juga bisa salah.

Yang terpenting sebelum mengambil sebuah keputusan atau menjalankan sebuah tindakan adalah kita sudah memiliki solusi dari dua sudut.

Hanya ada 2 kemungkinan dari tindakan yang kita lakukan. Yaitu Benar dan Salah.
Yang perlu kita persiapkan sebelum bertindak adalah sudah memiliki solusi jika kita salah.

Jika kita merasa sudah melakukan yang terbaik yang kita mampu, dan berani mengambil tindakan, itu artinya kita sudah menang. Apapun hasilnya nanti.
* Jika Salah, kita menang pengalaman, kita jadi tahu lain kali bagaimana mengambil tindakan yang lebih baik lagi.
* Jika Benar, kita menang hasil, menang pengalaman, kita jadi tahu lain kali di bagian mana yang masih bisa lebih di maksimalkan lagi.

Setiap manusia pasti akan berbuat kesalahan. Hanya dibedakan jumlah kesalahan yang dilakukannya (banyak / sedikit) dan kerugian yang dialami akibat kesalahan (besar atau kecil)

Sekali Layar Terkembang, Pantang Biduk Surut ke Pantai.

8. Have a philosophy of investment and try to follow it. The above is a way that i’ve found successful.

9. Don’t be in too much of a hurry to sell. If the stocks reaches a price that you think is a fair one, then you can sell but often because a stock goes up say 50%, people say sell it and button up your profit. Before selling try to reevaluate the company again and see where the stock sell in relation to its book value. Be aware of the level of the stock market. Are yields low and P-E ratios high. If the stock market historically high. Are people very optimistic etc?

10. When buying a stock, i find it helpfull to buy near the low of the past few years. A stock may go as high as 125 and then decline to 60 and you think it attractive. 3 years before the stock sold at 20 which show that there is some vulnerability in it.

Ncek Glodok & Kakdr Way :
Kira kira seperti inilah ilustrasinya. Kalau mau beli saham, selain screening awal sebaiknya juga melihat sejarah harga, di harga 11.150 harga memang sudah jatuh hampir separoh, tapi kalau kita lihat dari lingkup yang lebih lebar, akan terlihat bahwa di harga yang sudah jatuh banyak sejak tahun 2018 itu, sebenarnya masih naik banyak jika dilihat dari tahun 2017

Bursa itu tidak murni 100% dihitung berdasarkan Value. Ada banyak variable lain seperti emosional, hukum permintaan penawaran, rasa takut, rasa serakah dan lain lain.

kalau di tahun 2017 kita membeli di harga 800 dalam jumlah besar, dan saat ini harga ada di 11.150.
Kira kira kita akan beli lagi atau mending di jual?

Jadi kalau kita baru mau beli atas dasar harga sudah jatuh banyak, dilihat dulu sejarah harga sebelumnya.

Lalu kira kira bagaimana menentukan harga wajar beli nya?
yaitu Harga terendah ditambah harga tertinggi potong minimal 50%.
(800 + 20.000) / 2 = 10.400 ini paling tinggi nya.
karena bagaimanapun, ada naik pasti ada turun.
Jika ada harga 800 naik sampai 20.000, maka kemungkinan harga 11.150 turun kembali ke 800 itu pasti ada.

11. Try to buy asset at a dicsount then to buy earnings. Earnings can change dramatically in a short time. Usually asset change slowly. One has to know much more about a company if one buys earnings.

12. Listen to suggestion from people you respect. This doesn’t mean you have to accept them. Remember it’s your money and generally it is harder to keep the money than to make it. Once you lose a lost of money it is hard to make it back.

Ncek Glodok & Kakdr Way :
Jangan terlalu membela salah satu aliran apapun!
di bursa ada dua aliran besar yaitu Fundamental dan Teknikal. Masing masing memiliki plus poin dan min poin masing masing. Yang pasti kedua aliran ini telah membuktikan kebenarannya dengan dipakai oleh mayoritas pelaku bursa sampai sekarang.
Dengarlah pendapat dan pandangan dari keduanya, berteman baiklah dengan keduanya.
Disaat pandangan keduanya bertentangan, kita masih memiliki logika untuk menilai kira kira mana yang lebih benar.
Disaat pandangan keduanya bersamaan, disitulah kesempatan.

13. Try not to let your emotions affect your judgment. Fear and Greed are probably the worst emotions to have in connection with the purchase and sell of stocks.

Ncek Glodok & Kakdr Way :
Jangan pernah melibatkan emosional dalam mengambil keputusan.
Sebelum menekan tombol BUY, pastikan dulu kita telah memiliki Exit Plan dua arah.
* kalau analisa kita benar, kita mau ngapain?
* kalau analisa kita salah, kita harus ngapain?
Jika kita telah tau apa yang akan kita lakukan seandainya hal yang baik atau buruk terjadi, maka ketika mendadak muncul berita baik ataupun buruk, paling tidak kita bisa tetap tenang. Dalam keadaan tenang, kita bisa lebih rasional menganalisa berita baik atau buruk yang keluar.

Setiap berita buruk yang keluar, kejadian kedepan tidak pasti selalu buruk.
Setiap berita baik yang keluar, kejadian kedepan tidak pasti selalu baik.
Ingat! Bursa adalah dunia uang. Tidak ada yang namanya makan siang gratis di bursa.
Hanya ada antara MEmakan atau DImakan. Tinggal lu pilih mau duduk di kursi makan atau jadi hidangan di meja makan.

Mengambil keputusan disaat berita keluar itu sudah terlambat. Baca: Kia Su & Kia Si

14. Remember the work compounding. For example, if you can make 12% a year and reinvest the money back, you will double your money in 6 years, taxes included. Remember the rule of 72. Your rate of return into 72 will tell you the number of years to double the money.

Ncek Glodok & Kakdr Way :
Compounding (wikipedia)
Kalau lu sekarang mendepositokan 10.000.000 Rupiah dengan bunga pertahun 15% selama 5 tahun, maka di akhir tahun ke 5 uang 10.000.000 lu uda berubah jadi 20.113.571.
Bertambah 10.113.571 Rupiah tanpa diapa2in.

Kalau lu sekarang mendepositokan 10.000.000 Rupiah dengan bunga pertahun 15% selama 5 tahun, dan setiap tahun lu tambahkan uang sebesar 10.000.000 Rupiah lagi, maka di akhir tahun ke 5 uang 50.000.000 lu uda berubah jadi 87.537.384.
Bertambah 37.537.384 Rupiah tanpa diapa2in.

Kok dikit? ya karena lu cuma depositokan uang 10.000.000 dan 10.000.000 lagi per tahun, kalau Nol nya ditambah 3 jadinya banyak. Hihihihihi….

baca : Target, Compound dan (Waktu)

15. Prefer stocks over bonds, bonds will limit your gains and inflation will reduce your purchasing power.

16. Becarefull of leverage. It can go against you.

Jangan pernah membeli saham pakai Hutang!
Setiap saat harga memiliki 2 kemungkinan pergerakan, yaitu Naik atau Turun. Kita tidak bisa memastikan kapan tepatnya harga akan naik atau turun. Sementara Hutang atau Margin itu ada batas waktunya.

Misalnya tanggal satu kita membeli 10 Lot saham ABCD di harga 1.000 Rupiah (total 1.000.000 Rupiah) dengan hutang yang harus dibayar paling telat tanggal lima.
Maka jika pada tanggal lima harga ABCD ternyata berada di angka 900 Rupiah kita tetap harus menjualnya untuk membayar hutang yang telah jatuh tempo.
Rugi 100.000 Rupiah pun tetap harus dijual.
Ternyata di hari ke enam harga malah naik sampai 1.100 itu sudah tidak ada gunanya lagi. Karena 10 lot saham ABCD itu sudah terjual kemarin di harga 900 Rupiah.

Post ini akan di selesaikan secara bertahap…..


About Kakdr 245 Articles
Founder of "Kakdr Way (Ncek Glodok Style)" --- Aliran Penangkap Pisau Jatuh Anti Cut Loss

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*