Cerita Kakdr – Minggu ke-41 2021

ilustrasi menggunakan asumsi pembelian sebesar 1.000.000 Rupiah per 1X beli. Biang maupun Averaging Down.

Minggu 3 Oktober 2021 – Happy TP1 TP2 Paman mat_sur

Chat dari Paman mat_sur…
Sekali Layar Terkembang, Pantang Biduk Surut ke Pantai.
Kalau belum yakin, jangan dibeli.
Kalau sudah yakin, jalani sampai garis akhir.
Tahu apa yang sedang dilakukan, Lakukan apa yang kita tahu

Modal Biang 13.300… Jika di harga 7.250 Paman MatSur kalah mental dan memutuskan cut loss, maka saat itu dia akan merealisasikan kerugian sebesar 45.4%. Beli sebanyak 1.000.000 Rupiah tersisa 546.000 Rupiah jika direalisaikan (Cut Loss).
Tetapi Paman MatSur memutuskan untuk Averaging Down di harga 7.250

Posisi terakhir Paman MatSur:
Posisi AVG (1jt)
500.000 dijual dengan keuntungan 92%. Uang kembali 960.000
500.000 dijual dengan keuntungan 167%. Uang kembali 1.330.000
Posisi Biang (1jt)
500.000 dijual dengan keuntungan 46%. Uang kembali 725.000
tersisa 500.000 dalam posisi FP 59% berdasarkan harga closing jumat 1 oktober 2021 kemarin.

Modal 2.000.000 (Biang 1jt + AVG 1jt) sudah kembali 3.015.000 (960.000+1.330.000+725.000) artinya keuntungan total adalah sebesar 101% (1.515.000/1.500.000*100%)
Dan masih tersisa lot biang sebesar 500.000 Rupiah yang berdasarkan closing jumat kemarin di 21.175 posisi biang sekarang adalah FP 59%.
Happy TP1 TP2 Paman… Semoga bisa TP1 TP2 lagi ya untuk lot biangnya. Atau turun lagi juga gak apa apa jadi bisa buyback.


Minggu 3 Oktober 2021 – “Sekali Lirik, Oke sajalah” – by Bunga

4 Jenis Manusia
* Manusia bodoh yang tidak tahu dirinya bodoh
* Manusia bodoh yang tahu dirinya bodoh
* Manusia pintar yang tidak tahu dirinya pintar
* Manusia pintar yang tahu dirinya pintar
Selengkapnya bisa dibaca di sini


Senin 4 Oktober 2021 – Memanfaatkan Panen Raya untuk Rebalancing Porto

Hari ini IHSG naik cukup tinggi, sampai +1.8% dan kenaikan hari ini didorong bukan hanya oleh saham saham tertentu atau sektor tertentu, tetapi hampir merata (paling tidak emiten emiten di porto gue).
Jadi gue manfaatkan kesempatan untuk Take Profit sekaligus buyback emiten emiten yang sempat gue sort (ngesot : baca di sini ).

13 September Ngesot ADES di harga 3.100

Selain tahun ini tidak membagikan dividen (ADES sudah 8 tahun tidak membagikan dividen), masifnya promosi ADES di harga tertingginya saat itu (3.150) membuat gue cukup yakin kalau ini pasti akan turun.
Jadi kenaikan ADES yang sangat tinggi (dan cepat) dalam 3 bulan (sejak akhir Mei 2021) gue manfaatkan untuk TP2 sekaligus ngesot. (Gue sempat memperingatkan juga para pasukan pucuk agar berhati hati baca di sini)

29 September buyback sebagian
4 Oktober buyback lagi sebagian

Biasanya kenaikan yang tinggi dan cepat selalu diiringi penurunan (sesaat maupun terus menerus). Karena tujuan gue adalah ngesot, maka ketika ada kesempatan gue buyback. Biasanya gue kalau ngesot minimal gue mau ambil untung minimal 10%

Kebetulan tanggal 29 september berhasil TP dan ADES sudah untung 10% jadi gue buyback (jual 3.100, harga saat itu 2.700)
Lalu kemarin 4 oktober ada yang berhasil TP lagi dan kebetulan ADES malah lebih murah lagi jadi buyback lagi)

Intinya adalah harga Jual harus lebih tinggi dari harga beli
dan harga beli kembali harus lebih rendah dari harga jual.
Uda gitu aja.

Jika kita menjual 10 lot saham AAAA di harga 1.100 (modal 1.000) untuk dibelikan saham BBBB di harga 1.000 juga, maka saat itu dengan menjual 10 lot AAAA kita bisa membeli 11 lot BBBB.
Jika kemudian BBBB naik ke 1.100 dan AAAA turun ke 1.000, maka saat itu dengan menjual 11 lot BBBB kita bisa membeli kembali 12 lot AAAA.
AAAA pindah ke BBBB pindah kembali ke AAAA…. 10 lot jadi 12 lot
begitu aja prinsipnya.
Tapi Ingat!!! Keystat & Dividen Rutin dalam memilih emiten tetap merupakan faktor yang sangat penting!

Masih tersisa GTC buyback terakhir, mudah2an berhasil buyback yaa…


Senin 4 Oktober 2021 – Kelakuan member!

Pada umumnya mental retail itu adalah Kuat Nahan Floating Loss, tetapi Tidak Kuat Nahan Floating Profit
Waktu posisi Floating Loss -30% bisa tahan untuk tidak cut loss, tetapi waktu posisi Floating Profit 5% atau 10% aja buru buru kabur.

Tetapi 1 tahun lebih ini apa yang di sharing dan bukti bukti yang diberikan oleh member lain yang berhasil take profit sesuai target awal (biasanya terstruktur seperti contoh di artikel TP1 TP2 TP3) menjadikan member lain semakin kuat mentalnya tidak terburu buru merealisasikan keuntungan ketika baru untung sedikit.
Dia aja bisa gue juga bisa

Hasilnya ya seperti ini….
GTC Sell gue cancel semua hihihi….
Yang penting tau apa yang sedang dilakukan dan melakukan apa yang diketahui ya Paman.


Selasa 5 Oktober 2021 – TePe di Pucuk?

Hari ini berkesempatan merasakan lagi TePe (Take Profit) di pucuk hehehe….
Inilah fungsi GTC yang sangat penting.
Dengan GTC kita uda gak perlu repot repot tiap hari pasang Order Buy & Order Sell, juga yang terutama adalah bisa menghindarkan kita mengambil keputusan beli / jual berdasarkan emosional (biasanya terpengaruh karena melihat running trade)

Buat rencana disaat bursa sudah tutup! Jangan buat rencana sambil lihat Running Trade.
Hari ini selain berkesempatan TP di pucuk, juga berkesempatan untuk buyback MICE yang gue sort 28 September semua. Berkat GTC juga!


Rabu 6 Oktober 2021 – Selalu Disiplin TP untuk AVG

Satu Hal yang selalu gue ingatkan kepada follower gue adalah jangan lupa untuk selalu konsisten TP untuk AVG.
Jika ada saham di porto kita yang sudah capai target, segera realisasikan untuk dibelikan saham lain (posisi Floating Loss atau tambah emiten baru).

Kita ini sedang berinvestasi di saham, bukan di perusahaan.
Karena kita jual beli nya di bursa (IHSG) bukan dengan perusahaan emiten.

Di bursa, harga itu pasti ada naik dan turun,
Ada Naik pasti juga ada Turunnya. Ada Naik Tinggi pasti juga ada Turun Dalamnya
Gak mungkin harga terus terusan naik tidak pernah turun atau sebaliknya.

Setiap harinya… saat bursa dibuka kembali, setiap emiten di porto kita pasti ada 2 kemungkinan yang terjadi. Naik atau Turun.
Dengan memiliki 1 emiten, artinya kita memiliki 1 kemungkinan Naik atau Turun
Dengan memiliki banyak emiten, artinya kita memiliki banyak kemungkinan Naik atau Turun

Seperti ilustrasi diatas, Tanggal 16 September gue merealisasikan keuntungan (take profit) dari ADES yang sudah naik tinggi yang kemudian gue belikan BJTM TOTO DLTA dan SOCI yang saat itu belum naik (rebalancing porto).
Jika hari itu kita tidak menjual ADES, maka besok lusanya hanya ada 2 kemungkinan yang akan terjadi dengan ADES yaitu Naik atau Turun.
Tetapi dengan menjual ADES untuk dibelikan 4 emiten lain, maka kita sebenarnya telah mengasuransikan keuntungan yang telah didapatkan.
Selanjutnya BJTM TOTO DLTA SOCI juga memiliki 2 kemungkinan yang akan terjadi yaitu Naik atau Turun

Jadi ibarat kita menukar 1 kesempatan naik atau turun dengan 4 kesempatan naik atau turun.
Menukar 1 emiten yang sudah naik, dengan 4 emiten yang belum naik.
Jangan lupa…. ada naik pasti ada turun.

Hari ini 6 Oktober jika kita check kembali harga sekarang jika dibandingkan dengan harga Jual/Beli tanggal 16 september 2021 kemarin:
ADES jual 3.010 sekarang 2.560 untung 450 (17.57%) jika kita realisaikan (buyback)
BJTM beli 715 sekarang 750 untung 35 (4.89%) jika kita realisasikan
TOTO beli 202 sekarang 202 tidak untung tidak rugi
DLTA beli 3.730 sekarang 3.840 untung 110 (2.94%) jika kita realisasikan
SOCI beli 190 sekarang 206 untung 16 (8.4%) jika kita realisasikan.

Untung kan secara total?

Nah disini jika ada emiten yang sudah mencapai target jual kita lagi, kita bisa menjualnya kembali untuk dibelikan saham yang masih turun atau kembali turun.
TP untuk AVG kan?


Kamis 7 Oktober 2021 – Pola Berubah


Jumat 8 Oktober 2021 – Buyback MLTP

Hari ini berkesempataan Buyback MLTP yang direalisasikan keuntungannya pada 11 Juni 2021.
Jual di 4.600 buyback di 3.080 artinya ada selisih 1.520 Rupiah
1.520 / 3.080 * 100% = 49% keuntungan ditambah Lot kita kembali
MLPT ini termasuk emiten yang setiap tahunnya rutin membagikan Dividen


Jumat 8 Oktober 2021 – Setiap Habis Membeli / Menjual Pasti Selalu Menyesal

Sering kan mengalami?
Setelah di beli langsung nyangkut karena ternyata harga turun
Setelah di jual eh dia malah naik

Memang seperti itulah yang selalu terjadi. Habis dijual harga malah naik, Habis dibeli harga malah turun.
Tetapi itu jika kita lihat dengan Timeframe Pendek.

Timefram Panjang? Belum Tentu

Contoh Transaksi yang gue lakukan di tanggal 21 Juni 2021.
Setelah dijual, FPNI sempat naik sampai 296 Rupiah. MLPL sempat naik ke 770 dan MPPA ke 1.230
Setelah dibeli, BIRD turun ke 1.120, SMGR ke 7.800
Tapi itu adalah saat itu, timeframe pendek.
Hari ini?
Ternyata hari ini MLPL malah turun ke 420 dan MPPA ke 750. Jadi gak menyesal kan?
Sementara AALI sampai PTBA malah sudah naik tinggi.
Jadi kalau memang kita sudah memutuskan untuk dijual atau dibeli, selanjutnya (timeframe pendek) jika harganya malah naik (dijual) atau turun (dibeli), gak usah disesali.
Hari ini dan besok mungkin kita rugi karena menjual atau membeli
Tapi minggu depan, bulan depan atau tahun depan bisa jadi malah jadi untung.

Sekarang malah jadi untung kan?
Yang dijual : FPNI , MLPL , MPPA turun semua jika dibandingkan dengan harga jual 21 Juni 2021
Yang dibeli : Selain ASDM dan SMGR semuanya naik jika dibandingkan dengan harga beli 21 Juni 2021

Nantikan Cerita Kakdr – Minggu ke-42 2021 minggu depan.


= ====== ========
Cerita Kakdr Mingguan : DISINI
Sharing & Konsultasi : Group Telegram (No SP!)
Ngintip Porto Kakdr : DISINI (All Open, Harian – Mingguan – Emiten Emiten)
Belanja Online di Toko Kakdr : Ideal Official – Tokopedia
Belanja Online di Toko Kakdr : Inviti Office Chair – Tokopedia

About Kakdr 277 Articles
Founder of "Kakdr Way (Ncek Glodok Style)" --- Aliran Penangkap Pisau Jatuh Anti Cut Loss

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*