Dividen & Dua Sudut Pandangnya

Dividen menurut Wikipedia adalah pembagian laba kepada pemegang saham berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki. Pembagian ini akan mengurangi laba ditahan dan kas yang tersedia bagi perusahaan, tetapi distribusi keuntungan kepada para pemilik memang adalah tujuan utama suatu bisnis.

Dividend Payout Ratio (DPR) adalah rasio seberapa banyak laba perusahaan yang dibagi menjadi dividen kepada pemegang saham.
Jika keuntungan perusahaan tahun lalu adalah sebesar 100.000.000 dan diputuskan 50.000.000 nya akan dibagikan sebagai dividen, maka Dividen Payout Ratio (DPR) nya adalah sebesar 50%

Dividend Per Share (DPS) adalah dividen per lembar saham. Angka ini didapat dari pembagian dividen perusahaan dengan jumlah total lembar saham.
Jika telah diputuskan membagikan 50.000.000 sebagai dividen, selanjutnya dibagi dengan total lembar saham yang diterbitkan. Misalnya total saham diterbitkan adalah 1.000.000 lembar saham, maka setiap lembar sahamnya akan mendapatkan dividen sebesar 50 Rupiah.

Dividend yield adalah perbandingan seberapa besar dividen yang dibagi perusahaan terhadap harga saham yang sedang beredar.
Jika perusahaan memutuskan membagikan dividen sebesar 100 Rupiah per lembar, dan kita beli saham tersebut di harga 1.000 maka Dividen Yield nya atas modal kita adalah sebesar 9% setelah dipotong pajak dividen.
((100 – 10%) / 1.000) * 100%

Dua sudut pandang dividen yield

Jika awalnya kita membeli emiten ABCD & WXYZ sama sama sebanyak 100 Lot di harga 1.000 Rupiah dengan asumsi dividen sebesar 40 Rupiah per lembar.
Maka ketika membeli, kita menghitung potensi dividen yield yang akan kita terima kedepannya adalah sebesar 3.6% net setelah potong pajak (lihat kolom Yield Buy)

JIKA kemudian harga ABCD turun ke 700 (turun -30%) sementara WXYZ naik ke 1.300 (naik +30%) disini kita sudah harus mulai melihat dividen yield dari 2 sudut. Yaitu sudut harga modal dan sudut harga sekarang.

Di harga 700 ABCD membuat kita mengalami capital loss sebesar -30% (ingat ini sifatnya ilusi selama belum direalisasikan), tetapi disaat bersamaan dividen yield yang awalnya 3.6% di harga 1.000 pembelian pertama kita, sekarang telah berubah menjadi 5.14% di harga 700 jika kita beli lagi.

Sementara Di harga 1.300 WXYZ membuat kita mengalami capital gain sebesar +30% (ini juga sifatnya ilusi selama belum direalisasikan), tetapi disaat bersamaan dividen yield yang awalnya 3.6% di harga 1.000 pembelian pertama kita, sekarang telah berubah menjadi 2.77% di harga 1.300 jika kita beli lagi

Jika kita asumsikan Dividen 40 Rupiah itu sudah pasti, dan terjadi 3 skenario seperti ilustrasi diatas.

A. Jika kita membiarkan posisi ABCD & WXYZ seperti awalnya, total dividen yang akan kita terima adalah sebesar 800.000 Rupiah

B. Jika kita menjual ABCD (Cut Loss) dan menukarkan ke WXYZ, total dividen yang akan kita terima turun menjadi 612.000 Rupiah.
Turun 23.5% jika dibandingkan 800.000 Rupiah

C. Jika kita menjual WXYZ (Take Profit) dan menukarkan ke ABCD, total dividen yang akan kita terima naik menjadi 1.140.000 Rupiah.
Naik 42.5% jika dibandingkan 800.000 Rupiah

Untuk seorang trader, mungkin perhitungan dividen bukan menjadi faktor yang penting, tetapi bagi KakdrWay, Faktor dividen ini sangat penting karena dividen ini adalah ongkos tunggu selama menantikan bisa Take Profit di harga yang sudah kita tentukan sebelumnya.

Jangan anggap remeh kurang 188.000 Rupiah atau lebih 340.000 Rupiah.
188.000 atau 340.000 itu karena total nominal hanya 20 juta.
jika nominal menjadi 200 juta, maka -188.000 dan +340.000 akan berubah menjadi -1.880.000 dan +3.400.000
jika nominal menjadi 2 miliar, maka -188.000 dan +340.000 akan berubah menjadi -18.880.000 dan +34.000.000

Jadi….
Ayo kita mulai melihat dan menghitung tidak hanya dari 1 sudut pandang, tetapi dari dua…..

Bagikan :
About Kakdr 174 Articles
Founder of "Kakdr Way (Ncek Glodok Style)" --- Strategy Aliran Penangkap Pisau Jatuh Anti Cut Loss

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*