Dua Sudut Pandang

Paman, apa tidak rugi membiarkan posisi nyangkut terlalu lama cuma ngarepin dividen?
Kalau di Cut Loss kan uangnya bisa dipakai buat dibelikan saham lain yang lebih menjanjikan.

Itu kan bayangannya kayak gitu, Cut Loss rugi duit supaya bisa cuan di saham lain. Emangnya setelah cut loss terus dibelikan saham lain uda pasti untung? Kalau rugi lagi gimana? Cut Loss lagi? Duit kita ada berapa banyak untuk di Cut Loss?
Darimana kita yakin saham selanjutnya pasti akan memberikan keuntungan? sementara saham terakhir yang dibeli aja berakhir dengan cut loss.

Tanggal 15 November 2019 kemarin, rekening RDI gue ada bertambah uang sebesar 1.1 juta.
Terus ITMG nya gimana paman? Cuan atau Nyangkut?

Ilustrasi menggunakan tabel seperti pada artikel Mencatat Portofolio secara lengkap (Beli – Jual – Buyback sampai Perkembangan Equity) – Tutorial

Yes, nyangkut! hihihihi
Pertama kali gue beli ITMG pada bulan Maret 2018 (7 Lot di harga 21.850) dan kemudian Averaging Down lagi di bulan Agustus 2019 (11 Lot di harga 13.950)
Berdasarkan Strategi Dasar AVG & TP ala KakdrWay karena saat itu ITMG sudah turun lebih dari 30% sejak harga terakhir beli maka gue melakukan averaging down sebanyak nominal beli pertama kali (bukan sebanyak lot beli pertama kali)

Secara total, gue telah mengubah uang gue sebanyak 30.698.216 RUPIAH menjadi 18 Lot ITMG. Disaat ini (berdasarkan harga terakhir 15 November 2019) gue dalam posisi rugi total 8.487.814
Tetapi harus diingat, kerugian sebesar 8.487.814 itu baru terjadi jika kita realisasikan

Perlu kita ingat, ketika membeli saham, sebenarnya secara sadar kita telah mengubah satuan harta kita dari Rupiah menjadi Lot.
Memang di harga 12.375 gue akan mengalami kerugian sebesar 8 juta (-27%) jika gue realisasikan.
Harga itu selalu bergerak naik turun sesuai hukum permintaan. Ketika Permintaan lebih besar dari Penawaran maka harga Naik, Ketika Permintaan lebih kecil dari Penawaran maka harga akan turun.

Seringkali kita hanya terpaku pada Nominal Uang.
Dari ilustrasi diatas, sebetulnya ada 2 faktor yang menjadi poinnya. Yaitu jumlah Lot dan Jumlah Uang.
Ketika harga turun, jumlah uang akan menurun, tetapi banyak yang lupa bahwa jumlah lot nya tetap sama.

Ketika harga turun sampai 13.950 (saat gue memilih Averaging Down) jika saat itu kita melakukan aksi Cut Loss, maka Uang kita yang 15.295.000 itu turun menjadi 8.662.500.
Tetapi dengan melakukan aksi Averaging Down, maka dengan uang 15.295.000 yang awalnya di harga 21.850 kita hanya bisa mendapatkan 7 Lot, di harga 13.950 kita bisa mendapatkan 11 Lot

Dengan menggunakan asumsi rata rata dividen 3 tahun ITMG terakhir sebagai dividen tahun tahun yang akan datang, maka ketika kita beli di 21.850 yield yang akan kita dapatkan adalah sebesar 11.61% sementara di harga 13.950 jika kita beli lagi yieldnya malah naik jadi 18.18%

Ini adalah catatan dividen ITMG sejak pertama kali gue beli.

Ini adalah dividen yang sudah gue terima semenjak beli ITMG.
Sebanyak 4.484.250 ini adalah uang yang masuk di rekening RDI gue, yang mana uang tersebut sudah bersifat pasti, tidak peduli besok lusa harga ITMG mau naik atau turun.

Sekarang coba kita lihat kondisi gue di ITMG:
1. Posisi punya 18 Lot, tidak berkurang atau bertambah sama sekali
2. Posisi Floating Loss 8.487.814 ini akibat harga yang naik turun. Jika besok harganya lanjut turun maka floating loss nya bisa bertambah, tetapi jika harga kemudian naik, Floating loss nya bisa berkurang atau malah berubah menjadi Floating Profit.
3. Dividen yang sudah diterima adalah sebesar 4.484.250 ini sifatnya sudah pasti. Sudah masuk RDI. Besok lusa ITMG mau naik mau turun uang ini sudah tidak akan berkurang atau bertambah lagi.

Berdasarkan artikel Matematika – A Turun ke X & X Naik ke A harga dari 21.850 turun ke 12.375 itu namanya turun 43.64% (Rugi 43.64% jika kita realisasikan)
Tetapi harga dari 12.375 naik ke 21.850 itu namanya naik 55.88% (Untung 55.88% jika kita realisasikan)

Tetapi jika kita sanggup menunggu sampai harga ITMG kembali ke 21.850 beginilah posisi kita saat itu.

KAPAN?
Nah inilah yang gue gak bisa jawab. Bisa Besok, bisa minggu depan, bisa bulan depan, bisa tahun depan, atau bahkan bisa 5 tahun atau 10 tahun lagi. Tetapi selama menunggu kita kan masih (berpotensi berdasarkan sejarahnya) dikasih ongkos tunggu 2X setahun kan?

Dua Sudut Pandang:
1. me-REAL-isasikan kerugian
Plus
+ Maksimal kerugian 4.003.564 (4.484.250 – 8.487.814) , jika kedepannya harga ITMG terus turun kerugian tidak bertambah lagi.
Minus
– Kedepannya jika ITMG membagikan dividen gue sudah tidak dapat
– Jika ITMG rebound (naik kembali) gue tetap rugi 4.003.564

2. meng-ILUSI-kan kerugian
Minus
– Jika harga terus turun, kerugian gue bertambah
– Jika ITMG sampai delisting gue kehilangan seluruh modal gue (Dividen tidak termasuk)
Plus
+ Jika kedepannya ITMG tetap membagikan dividen seperti yang sudah sudah, gue berpotensi mendapatkan 2X dividen setiap tahunnya yaitu di bulan April & November
+ Jika kedepannya ITMG rebound (naik kembali) posisi kerugian gue bisa berkurang atau bahkan berubah menjadi keuntungan (capital gain).

Elu pilih yang mana?

About Kakdr 239 Articles
Founder of "Kakdr Way (Ncek Glodok Style)" --- Aliran Penangkap Pisau Jatuh Anti Cut Loss

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*