Masih banyak yang tidak bisa berhitung.

Hari ini gue iseng membuat 3 polling di stockbit

Polling pertama:
Jika hari Senin sore kemarin kita beli saham ABCD di harga 1.000
* Hari Selasa ARA (naik 25%)
* Hari Rabu ARA (naik 25% lagi)
* Hari Kamis ARB (turun 25%) dan kita jual di harga ARB
Berapakah keuntungan yang kita peroleh?

Polling kedua:
Jika hari Senin sore kemarin kita beli saham ABCD di harga 2.000
* Hari Selasa ARB (turun 25%)
* Hari Rabu ARB (turun 25% lagi)
* Hari Kamis ARA (naik 25%) dan kita jual di harga ARA
Berapakah kerugian yang kita alami?

Polling ketiga:
Ada 2 teman di stockbit si A dan si B (nama disamarkan) yang ingin menyewakan tongkat ali mereka seharga 100.000 perjam.
* Si A menawarkan cashback sebesar 20% + 10%
* Si B menawarkan cashback langsung sebesar 29%
Siapakah yang menyewakan tongkat alinya paling murah?

Hasil sementara 3 Poll (setelah 1 jam)

Mayoritas dari pelaku bursa adalah trader. Artinya mereka melakukan transaksi jual beli setiap hari di bursa untuk mencari keuntungan. Tetapi dari 3 polling, terlihat bahwa masih banyak yang tidak bisa berhitung dengan benar dalam aktifitas jual beli mereka.

Dalam Polling pertama dimana harga ABCD mengalami kenaikan sebesar 25% selama dua hari dan akhirnya hari selanjutnya turun 25%, terlihat masih banyak yang salah menjawab walaupun mayoritas sudah benar.
Bagi yang menjawab cuan +25%, trader type inilah yang sering gue temukan. Kayaknya kemarin Cutloss 10% tapi hari ini kan uda TP 10%, tapi kok modal gue berkurang ya?
Sementara yang menjawab cuan +33% uda gak usah diomongin deh, gak pake lama kapok pasti dia nyaham.

Pada polling pertama :
* Ketika harga naik di hari pertama, naik 25% itu adalah dari harga 1.000
Naik 250 Rupiah (1.000 * 25%) ke 1.250.
* Ketika harga naik di hari kedua, naik 25% itu adalah dari harga 1.250
Naik 310 Rupiah (1.250 * 25%) ke harga 1.560 (menyesuaikan fraksi harga 1.000an yang naik 5 per tick).
* Ketika harga turun di hari ketiga, turun 25% itu adalah dari harga 1.560
Turun 390 Rupiah (1.560 * -25%) ke harga 1.170.
Sehingga jika kita akhirnya menjualnya di harga 1.170 maka keuntungan yang kita peroleh adalah sebesar 17%. Rumus : ((1.170 – 1.000) / 1.000)

Pada polling kedua :
* Ketika harga turun di hari pertama, turun 25% itu adalah dari harga 2.000
Turun 500 Rupiah (2.000 * -25%) ke 1.500.
* Ketika harga turun di hari kedua, turun 25% itu adalah dari harga 1.500
Turun 375 Rupiah (1.500 * -25%) ke harga 1.125
* Ketika harga naik di hari ketiga, naik 25% itu adalah dari harga 1.125
Naik 280 Rupiah (1.125 * 25%) ke harga 1.405
Sehingga jika kita akhirnya menjualnya di harga 1.405 maka kerugian yang kita realisasikan adalah sebesar 29.75%. Rumus : ((1.405 – 2.000) / 2.000)

Jadi harus diingat baik baik,
*kalau harga 1.000 naik 10% kemudian turun 10% maka sebenarnya harga sudah turun 1%
Karena naik 10% itu dari 1.000 sementara kemudian turun 10% itu dari 1.100
*kalau harga 1.000 turun 10% kemudian naik 10% maka sebenarnya harga tetap turun 1%
Karena turun 10% itu dari 1.000 sementara kemudian naik 10% itu dari 900

Hal ini bisa dilihat dari polling ke tiga :
Walaupun mayoritas sudah menjawab benar, tetapi yang menjawab salah masih tetap banyak.
Cashback (atau bisa disebut Diskon) 20% + 10% bukan berarti cashback 30%.
Tetapi potong dulu 20% baru potong 10%. Kenapa disebut 20% + 10% bukan +30%? Karena ada selisih disana.
*1.000 kalau kita langsung potong 29% maka hasilnya adalah 710
rumusnya adalah 1.000 – 29%
* Tetapi 1.000 kalau dipotong dulu 20% baru ditambah 10% maka hasilnya adalah 720
rumusnya adalah 1.000 – 20% = 800 kemudian 800 – 10% = 720

Nah, Naik 25% kemudian turun 25%, Turun 25% kemudian naik 25%, Cashback 20% + 10% dan Cashback langsung 29%
Kalau begini aja kita gak bisa hitung, bagaimana kita mau trading?
harus diingat kalau didalam trading itu ada hitungan tambahan yaitu fee jual dan fee beli.

Kita beli seharga 1.000 dan jual di 900 kita akan dikenakan fee beli sekian persen dikali 1.000 dan sekian persen lagi dikali 900 sebagai fee jual.
Jadi beli 1.000 jual 900 bukan rugi 10%, tapi 10% + fee beli + fee jual

Kita beli seharga 1.000 dan jual di 1.100 kita akan dikenakan fee beli sekian persen dikali 1.000 dan sekian persen lagi dikali 1.100 sebagai fee jual.
Jadi beli 1.000 jual 1.100 bukan untung 10%, tapi 10% – fee beli – fee jual.

1x beli jual itu biaya kira kira 0.5% modal
10X beli jual itu biaya jadi 5% modal
100X beli jual itu biaya jadi 50% modal
Jadi kalau kita melakukan 200X beli jual, dengan hasil 100X untung 10% dan 100X rugi 10% maka setelah transaksi beli jual ke 200 modal kita sudah habis dimakan fee

Begitulah kira kira. Ayo biasakan berhitung sebelum membeli / menjual.
Berhitunglah dengan Persen, Jangan Nominal.

*Hasil akhir polling

Jika kita menggunakan sistem eliminasi dalam 3 polling ini, peserta yang menjawab salah dianggap terlempar dari bursa, maka peserta bursa sekarang ini hanya tersisa 59% untuk polling A, dan hanya 42% tersisa untuk polling B

About Kakdr 245 Articles
Founder of "Kakdr Way (Ncek Glodok Style)" --- Aliran Penangkap Pisau Jatuh Anti Cut Loss

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*