Menangkap Pisau Jatuh HMSP & PTBA – Pilih yang mana?

Kali ini KakdrWay coba menganalisa 2 saham Bluechips yang sama sama sedang jatuh dan sama sama sedang didera sentimen negatif.
PTBA (batubara) dengan sentimen negatif polusi nya & HMSP (rokok) dengan sentimen negatif kesehatan nya.

* Kedua emiten sama sama Bluechips, sama sama perusahaan dengan fundamental baik,
* HMSP dibacking Phillip Morris, PTBA dibacking oleh status BUMN
* Sama sama memberikan Dividen Yield tinggi


Lalu jika gue punya uang tapi hanya bisa memilih salah satu, mana yang akan gue pilih?


Mencari Tahu Resiko Maksimal HMSP

Menggunakan asumsi jika harga jatuh sampai PBV 1X


Mencari Tahu Resiko Maksimal PTBA

Menggunakan asumsi jika harga jatuh sampai PBV 1X

Atas pertimbangan nama besar emiten, produk yang dijual, pemegang saham mayoritas, keystat dan juga pertimbangan sejarah dividen maka dalam ilustrasi mencari tahu resiko maksimal hanya mengasumsikan jika harga jatuh sampai PBV = 1X, Dan ilustrasi rata rata dividen 3 tahun terakhir sebagai asumsi dividen yang akan dibagikan tahun tahun mendatang.

Pisau Jatuh
Baik HMSP maupun PTBA sama sama belum memenuhi standard mulai menangkap Pisau Jatuh ala KakdrWay yang minimal turun 50%
Jika ingin membuat ilustrasi sendiri dengan harga atau perhitungan dividen yield yang berbeda bisa mendownload di : AVG & TP Plan ala KakdrWay

Averaging Down
Jika kita menangkap pisau jatuh HMSP & PTBA dengan strategi dasar ala KakdrWay (baca : disini), maka persiapan untuk Averaging Down jika harga melanjutkan penurunan sampai PBV 1X adalah:
HMSP 1X Biang + 6X AVG
Dengan Total Lot sebanyak 428 Lot dan membutuhkan modal 35 juta , Rata rata modal per lembar jika kita gabung jadi satu adalah 816 Rupiah per lembar.
PTBA 1X Biang + 2X AVG
Dengan Total Lot sebanyak 74 Lot dan membutuhkan modal 15 juta , Rata rata modal per lembar jika kita gabung jadi satu adalah 2.209 Rupiah per lembar.
*Perlu diingat bahwa turunnya harga tidak berarti jelek. Harga yang turun artinya PBV ikut turun dan Dividen Yield menjadi Naik
*Perlu menjadi pertimbangan serius mengenai kesiapan modal untuk Averaging Down jika harga turun tidak terkontrol dan apalagi jika sampai kemudian tidur panjang.

Dividen Yield Jika (ini kita bicara jika) HMSP & PTBA sama sama jatuh sampai PBV 1X , maka di harga PBV 1X, modal Averaging Down terakhir akan memberikan kita ongkos tunggu (dividen yield) sebesar:
HMSP sampai 30% Dividen Yield Net
PTBA sampai 16% Dividen Yield Net


Membandingkan langsung HMSP vs PTBA

HMSP & PTBA sudah sama sama jatuh 40%+ sejak harga tertingginya, tetapi dalam posisi yang sama ini, PBV HMSP masih 9.1X sementara PBV PTBA hanya 1.9X.
Jika harga turun sampai PBV 1X (ini bukan pasti terjadi, tetapi KakdrWay selalu mempertimbangkan kemungkinan resiko dulu ketimbang kemungkinan potensi keuntungan. baca : https://kakdr.com/kakdr-way-yang-penting-jangan-rugi-dulu/ ) artinya PTBA paling banter tinggal turun separoh (50%) sementara HMSP masih bisa turun sampai 88% lagi.

Ada satu hal lagi yang cukup mengganggu gue dengan HMSP adalah bahwa pada tahun 2015 HMSP melakukan aksi korporasi Right Issue (baca : Pengertian Right Issue (HMETD) ala KakdrWay).
Logikanya Right Issue itu berarti butuh penambahan modal untuk semakin membesarkan perusahaan. Tetapi sejak tahun 2016 HMSP malah selalu membagikan 100% DPR.

Right Issue tahun 2015
DPR 100% sejak 2016

2 Hal ini
1. Harga sudah turun 45% PBV masih 9.1X
2. Right Issue tapi DPR 100%
Cukup mengganggu logika gue, tidak ada salahnya sih.

Lalu kalau gue disuruh memilih gue pilih yang mana?
Gue pilih PTBA


Sebelum membuat post ini, gue sempat membuat Polling di Stockbit tentang HMSP dan PTBA
Ini adalah hasil Menurut Polling member Stockbit

Hasil Polling Jam 4.40 (Hari yang sama)
Hasil Polling Jam 4.40 (hari yang sama)

About Kakdr 245 Articles
Founder of "Kakdr Way (Ncek Glodok Style)" --- Aliran Penangkap Pisau Jatuh Anti Cut Loss

5 Comments

    • Kalau masih pegang PTBA dari 2016 bukan untung itu namanya.

      Kalau beli PTBA di awal 2016 & sdh jual di akhir 2018, itu baru disebut untung

      Kalau habis jual itu, nanti akhir 2019 harganya turun lagi, terus beli lagi, baru itu dobel untung.

      • Sama dengan yg kakdr bilang, dengan tidak rugi saja sudah untung. Siapa yg bisa memprediksi di akhir 2018 dia turun sampe harga sekarang? Dan dengan harga sekarang saja gw udah untung kok. Hehehe

        • Yess….
          Harga itu bukan untuk ditebak naik turunnya.
          Tapi untuk diantisipasi.
          Kalau turun gimana? kalau naik gimana?
          Kalau uda cuan gimana jangan sampai berbalik rugi?
          Selama hasil akhirnya adalah Positif itu artinya sudah benar
          Selama hasilnya negatif artinya masih salah

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*